By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Mengenal 12 Pahlawan Nasional dari Kalangan Nahdlatul Ulama
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Mengenal 12 Pahlawan Nasional dari Kalangan Nahdlatul Ulama
Artikel

Mengenal 12 Pahlawan Nasional dari Kalangan Nahdlatul Ulama

Tasir Alamsyah
Last updated: November 10, 2025 3:18 am
Tasir Alamsyah
Published: November 10, 2025
Share
SHARE

nujateng.com – Sejak berdiri pada 31 Januari 1926, Nahdlatul Ulama (NU) telah menorehkan sejarah panjang dalam perjuangan bangsa Indonesia.

Didirikan oleh para ulama pejuang, NU bukan hanya lembaga keagamaan, melainkan juga kekuatan moral dan spiritual yang ikut menegakkan kemerdekaan.

Banyak tokoh NU yang berperan penting dalam memperjuangkan, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan.

Atas jasa dan pengorbanannya, pemerintah menetapkan 12 tokoh NU sebagai Pahlawan Nasional.

Inilah sosok-sosok ulama yang menginspirasi generasi penerus bangsa.

12 Tokoh NU yang Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

1. KH. Hasyim Asy’ari

Pendiri Nahdlatul Ulama dan pencetus Resolusi Jihad 22 Oktober 1945.

Fatwanya mewajibkan umat Islam berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 17 November 1964.

2. KH. Abdul Wahid Hasyim

Anggota BPUPKI dan PPKI yang berperan besar dalam perumusan dasar negara.

Ia juga memperkenalkan sistem pendidikan modern di Pesantren Tebuireng.

Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional tahun 1960.

3. KH. Zainul Arifin

Pemimpin Laskar Hizbullah dan Wakil Perdana Menteri Indonesia (1953–1955).

Ulama keturunan Barus, Sumatera Utara, ini dikenal sebagai tokoh perjuangan militer dan politik.

Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional tahun 1963.

4. KH. Zainal Musthafa

Penggerak perlawanan Singaparna di Tasikmalaya melawan penjajahan Jepang.

Ia wafat sebagai syuhada dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 6 November 1972.

5. KH. Idham Chalid

Ketua Umum PBNU terlama (1956–1984) sekaligus Wakil Perdana Menteri RI.

Sosok ulama visioner ini diabadikan pada uang kertas Rp5.000. Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2011.

6. KH. Abdul Wahab Chasbullah

Pendiri NU dan penggagas Tashwirul Afkar, Nahdlatul Wathan, serta Nahdlatut Tujjar.

Ia dikenal sebagai tokoh ulama yang memadukan semangat keagamaan dan nasionalisme.

7. KH. As’ad Syamsul Arifin

Pemimpin perjuangan di Situbondo, Jember, dan Bondowoso.

Dikenal karena semangatnya menjelaskan bahwa Pancasila sejalan dengan nilai-nilai Islam.

Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 9 November 2016.

8. KH. Syam’un

Ulama sekaligus perwira militer dari Banten. Ia pernah menjadi Komandan PETA dan Brigadir Jenderal TKR.

Gugur dalam perjuangan, dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 8 November 2018.

9. KH. Masykur

Pejuang sekaligus Menteri Agama RI yang pernah memimpin Barisan Sabilillah dalam Pertempuran 10 November 1945.

Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 8 November 2019.

10. H. Andi Mappanyukki

Raja Bone dan tokoh NU Sulawesi Selatan yang berjuang melawan penjajahan Belanda dan Jepang.

Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 5 November 2004.

11. H. Andi Djemma

Raja Luwu sekaligus pejuang kemerdekaan di Sulawesi Selatan.

Dikenal sebagai tokoh perlawanan rakyat terhadap penjajah.

Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 6 November 2002.

12. H. Usmar Ismail

Sastrawan, wartawan, dan sutradara film yang juga menjabat Ketua I PBNU (1964–1970).

Dikenal sebagai Bapak Film Indonesia dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 25 Oktober 2021.

Para ulama NU tidak hanya berjuang di medan perang, tetapi juga di bidang dakwah, pendidikan dan sosial.

Mereka menanamkan nilai keikhlasan, nasionalisme dan cinta tanah air yang menjadi fondasi kokoh Indonesia hingga kini.

“Cinta tanah air adalah bagian dari iman.”
KH. Hasyim Asy’ari

Warisan mereka terus hidup dalam semangat santri dan generasi muda yang meneruskan perjuangan di berbagai bidang kehidupan.

Penetapan 12 tokoh Nahdlatul Ulama sebagai Pahlawan Nasional menjadi bukti nyata bahwa peran ulama sangat besar dalam sejarah Indonesia.

Mereka adalah teladan tentang bagaimana iman, ilmu dan nasionalisme berpadu untuk membangun negeri.***

You Might Also Like

Cara Mudah Hitung Zakat Perdagangan: Panduan Lengkap agar Harta Bersih dan Berkah!
KH Idham Chalid: Dari Santri Kalimantan hingga Wajah di Uang Rp5.000, Ulama Moderat yang Jadi Simbol Indonesia!
Do’a Cespleng Rasulullah, Do’a-do’a Mustajab yang Cepat dikabulkan Allah SWT
Kesedihan dalam Islam, Teladan Nabi Ya‘qub agar Hati Tetap Berharap
Bagaimana Dosa Bisa Merusak Rezeki dan Kebahagiaan Anda, Inilah Bahaya Tersembunyi dari Berbuat Maksiat 
TAGGED:KH Hasyim Asy'ari
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?