Mengejutkan! Inilah Sifat-Sifat Orang Shalih Menurut Ulama Klasik: No. 3 Paling Sering Dilupakan!
2 mins read

Mengejutkan! Inilah Sifat-Sifat Orang Shalih Menurut Ulama Klasik: No. 3 Paling Sering Dilupakan!

NUJATENG.COM – Dalam percakapan sehari-hari, kata shalih sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang baik, taat, atau berakhlak luhur. Namun, para ulama tafsir klasik seperti Imam Al-Baidhawi, Ibnu Katsir, dan Imam Khazin memberikan definisi yang jauh lebih dalam. Menurut mereka, orang shalih bukan sekadar baik secara moral, tetapi juga komitmen penuh untuk menaati Allah, membersihkan jiwa, dan mengerjakan amal lahir maupun batin.

QS Ali Imran ayat 114 menyebutkan empat karakter utama orang shalih. Ayat ini bukan hanya gambaran, tetapi juga standar bagi setiap Muslim untuk menilai kualitas dirinya.

Karakter-Karakter Orang Shalih dalam Al-Qur’an

1. Kokoh Beriman kepada Allah dan Hari Akhir

Sifat pertama yang ditekankan adalah iman yang benar, tanpa keraguan sedikit pun. Keimanan ini meliputi keyakinan dalam hati, ucapan lisan, dan pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Iman yang kuat membuat seseorang sadar bahwa hidup di dunia hanyalah perjalanan singkat menuju akhirat, tempat semua amal dipertanggungjawabkan. Inilah fondasi utama keshalihan.

2. Aktif Menyuruh kepada Kebaikan dan Mencegah Kemungkaran

Menurut ulama besar seperti Wahbah Az-Zuhaili, orang shalih bukan hanya memperbaiki dirinya, tetapi juga berusaha memperbaiki lingkungannya. Mereka menjadi contoh bagi sesama, hadir sebagai penuntun, bukan sekadar penonton. Ini pula yang menjadikan para Nabi seperti Ismail, Idris, dan Dzulkifli dipuji sebagai orang shalih dalam Al-Qur’an.

3. Cepat dan Semangat dalam Mengerjakan Kebajikan

Orang shalih adalah pecinta kebaikan. Mereka tidak menunda amal, tidak menunggu waktu ideal, dan tidak menunggu motivasi dari luar. Sebaliknya, mereka berlomba-lomba melakukan amal saleh, sebagaimana perintah Allah: “Fastabiqûl khairât” bersegeralah dalam kebaikan.

Rasulullah SAW pun mengingatkan agar umatnya segera beramal sebelum datang fitnah yang mengacaukan iman.

Penjelasan Para Ulama tentang Makna Shalih

Orang shalih adalah mereka yang menghabiskan usia untuk ketaatan dan membelanjakan hartanya di jalan Allah. Hidupnya berporos pada keridaan Ilahi.

Menurut Ibnu Katsir

Keshalihan mencakup amal lahir dan batin bukan hanya tampilan luar, tetapi juga kebersihan hati.

Menurut Imam Al-Khazin

Orang shalih adalah yang memiliki akidah benar dan amal sesuai sunah. Akidah dan amal adalah dua sayap keshalihan yang tidak bisa dipisahkan.

Menjadi Shalih adalah Perjalanan Sepanjang Usia

Keshalihan bukan status instan, melainkan proses panjang yang melibatkan iman, amal, akhlak, dan kontribusi sosial. QS Ali Imran:114 menjadi panduan penting bagi setiap Muslim agar terus memperbaiki diri. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang shalih, istiqamah, dan layak menerima rahmat-Nya. Aamin.***

Disclaimer: Artikel ini sudah terbit di nuonline.id dengan judul: Khutbah Jumat: Sifat-sifat Orang Shalih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *