By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Katib Syuriah PBNU: Surat Pemberhentian Ketum Sah dan Berlaku
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Katib Syuriah PBNU: Surat Pemberhentian Ketum Sah dan Berlaku
Berita

Katib Syuriah PBNU: Surat Pemberhentian Ketum Sah dan Berlaku

Saifudin
Last updated: November 28, 2025 6:31 am
Saifudin
Published: November 27, 2025
Share
SHARE


SURABAYA – nujatengcom –
Sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) makin ditegaskan oleh Katib Syuriyah PBNU, KH Sarmidi Husna, yang memastikan bahwa Surat Edaran 4785 adalah sah, termasuk pada poin pemberhentian KH Yahya sebagai Ketua Umum.

Ia menjelaskan bahwa hasil Rapat Harian Syuriyah pada 20 November 2025 memutuskan dua hal:

Meminta KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam waktu tiga hari, Jika tidak, Syuriyah memberhentikan dari jabatan Ketua Umum PBNU.

“Mulai 26 November pukul 00.45 WIB, Gus Yahya sudah tidak menjabat Ketua Umum. Kepemimpinan PBNU berada di tangan Rais Aam sampai ditetapkan Pj Ketum,” kata KH Sarmidi.

Ia juga menegaskan bahwa jalur keberatan adalah melalui Majelis Tahkim NU, bukan melalui perdebatan opini.

Terkait polemik stempel digital, KH Sarmidi menuturkan bahwa kendala teknis Digdaya memang terjadi, tetapi substansi keputusan Syuriyah tetap sah.

“Ini masalah internal organisasi. Syuriyah bekerja sesuai prosedur. Pada saatnya, rapat-rapat resmi PBNU akan memberikan penjelasan lebih utuh kepada jamaah,” ujarnya.

Di tengah hiruk-pikuk perdebatan administratif dan isu sabotase sistem digital, pertemuan tanpa rencana antara dua pucuk pimpinan PBNU di langit Surabaya menjadi pengingat penting:

Bahwa kerukunan ulama tetap terjaga, bahkan ketika dinamika organisasi sedang menegang.

Bahwa atasan masih rukun, sementara kegaduhan justru ramai di tingkat bawah.

Dan bahwa skenario Tuhan selalu indah—mengajak pemimpin NU kembali ke titik awal pergerakan, seolah memberi pesan bahwa perjalanan menuju abad kedua harus dimulai dengan kejernihan, persatuan, dan kejernihan hati.***

You Might Also Like

Aura Positif, Inilah Rahasia dan Doa Agar Wajah Senantiasa Bercahaya dan Berakhlak Mulia
Resmi! Pemerintah Tetapkan BPIH 2026, Cek Biaya yang Harus Dibayar Jamaah
Guru SMAN 1 Sigaluh Berprestasi: Henny Murdhiastuti Raih Juara 3 Video Pembelajaran SMA PGRI
Pergerakan Alumni Pesantren dalam Menjaga Marwah Kyai Pesantren Berharap Ridlo Ilahi
UNDIP Semarang Bebaskan UKT dan Living Cost 95 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatra
TAGGED:gus yahyanketum pbnukiai miftachul akhyarkiai MiftahPBNUpengelolaan tambangzionisme
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?