By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: PPFF Semarang Cetak Santri Kuat Ilmu Agama, Punya Kecakapan Hidup dan Mandiri Ekonomi
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » PPFF Semarang Cetak Santri Kuat Ilmu Agama, Punya Kecakapan Hidup dan Mandiri Ekonomi
Berita

PPFF Semarang Cetak Santri Kuat Ilmu Agama, Punya Kecakapan Hidup dan Mandiri Ekonomi

Ali Arifin
Last updated: January 22, 2026 12:06 am
Ali Arifin
Published: January 22, 2026
Share
SHARE

NUJATENG.COM – SEMARANG –Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Fadlul Fadhlan (PPFF), DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA., bersama Ibu Nyai Hj. Fenty Hidayah, S.Pd.I benar-benar fokus mendidik para santrinya  tak hanya kuat dalam hal ilmu agama namun juga nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan etos kerja islami menjadi karakter yang melekat dalam praktik usaha.

Melalui Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP) Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Semarang tidak hanya mencetak santri yang kuat secara keilmuan agama, tetapi juga memiliki kecakapan hidup dan kemandirian ekonomi.

Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP) Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Semarang merupakan tulang punggung kemandirian ekonomi pesantren.

BUMP ini dibangun sebagai sistem usaha terintegrasi yang menopang keberlangsungan pendidikan pesantren sekaligus menjadi media pembelajaran kewirausahaan bagi santri.

BUMP PPFF dikelola dengan prinsip profesional, amanah, dan berorientasi keberlanjutan.

Seluruh unit usaha berada dalam satu manajemen pesantren dan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan internal pesantren, memberdayakan santri, serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Keuntungan usaha dikembalikan sepenuhnya untuk penguatan fasilitas pendidikan, operasional pesantren, dan pengembangan unit usaha baru.

Melalui BUMP, PPFF tidak hanya mencetak santri yang kuat secara keilmuan agama, tetapi juga memiliki kecakapan hidup dan kemandirian ekonomi.

Model pengelolaan ini menempatkan BUMP sebagai sarana strategis pembentukan santripreneur, yaitu santri yang mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja setelah kembali ke tengah masyarakat.

Hingga saat ini, BUMP PPFF Semarang menaungi berbagai unit usaha produktif lintas sektor.

Di bidang ritel dan jasa, BUMP mengelola dua unit Adam Mart, Syauqi Bookshop, Butik Pakaian Sabiela, Laundry, layanan air minum isi ulang, serta usaha pemilahan dan pengolahan sampah bernilai ekonomi.

Pada sektor kuliner, BUMP PPFF mengembangkan PPFF Food and Bakery, pujasera, kantin pesantren, katering, Cafe Santri, Cafe Langit, Es Coklat dan aneka minuman herbal, serta dua unit teh container.

Pada sektor ketahanan pangan, BUMP PPFF menjadi penggerak utama melalui PPFF Farm, PPFF Garden dan PPFF Greenhouse.

Unit ini mencakup greenhouse melon, budidaya jamur, sayuran, jamur, aneka pohon buah, cabai, bawang merah, berbagai tanaman herbal sebagaimana pohon kelor, katuk, sereh, bunga telang, jahe merah, laos, temulawak dll, serta pengolahan produk pangan turunan.

Di bidang peternakan dan perikanan, BUMP PPFF mengelola budidaya kambing, ayam petelur dan pedaging, bebek, aneka unggas, serta perikanan bioflok lele, nila, patin, dan bawal. Pengembangan maggot turut dijalankan sebagai bagian dari integrasi ketahanan pangan dan ekonomi sirkular pesantren.

Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah dan UNDIP bekerjasama dengan PPFF dalam mengembangakan program kemandirian pangan, melalui budidaya sayuran dan cabai yang telah ditanam selama beberapa bulan di lahan PPFF.

Selasa (20/1), kunjungan dari BI dan Undip dalam rangka monitoring dan evaluasi, sekaligus panen cabai di lahan PPFF.

Acara tersebut dilakukan dengan memanen cabai bersama, dan dilanjutkan dengan menyantap gorengan dan hasil panen buah asli dari kebun PPFF.

Ke depannya, PPFF diharapkan mampu menjadi kiblat dalam Kemandirian Ekosistem Ekonomi Pesantren dan Ekonomi Nasional, serta mampu menjadi percontohan bagi pesantren-pesantren lainnya.***

You Might Also Like

Unissula: Benteng Ketahanan di Garis Depan Kaligawe
Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nuridin Idris Selenggarakan Ujian Munaqosah 30 Juz Qur’an
Redaksi nujateng.com dan Penasihat Gelar Doa Bersama, Guyon Maton, hingga Ziarah Waliyullah di Nyatnyono Ungaran
Ribuan Santri dan Jamaah Pengajian Tabarrukan Hadiri Haul ke-4 Ning Arina Sabiela Fadlolan
PRNU Tlogosari Kulon Gelar Baksos Pengobatan Gratis dan Thibbun Nabawi
TAGGED:Kyai FadlolanPPFFppff semarangYai Fadlolan
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?