KH. Sa’id bin KH. Armia Waliyullah dari Tegal

0
KH. Sa’id bin KH. Armia Waliyullah dari Tegal

Khakim, Anggota Banser Muda yang Cinta Ulama’

0
Salatiga, nujateng.com - Menjadi seorang Anggota Barisan Ansor Serba Guna (BANSER) bagi Ahmad Nur Khakim merupakan satu kebanggaan tersendiri. Pasalnya, pemuda yang akrab disapa Kang...

Pengetahuan Milenial: Sekelumit Cerita dari KH. M Dian Nafi’

0
Solo, nujateng.com - Setelah mengadakan Training of Instructure, PKC PMII Jawa Tengah sowan kepada KH. Dian Nafi’ di Pondok Pesantren Al-Mu’ayyad, Solo, Rabu (6/12)....

Berdiri Sejak 1965, Pelanggan Datang Cium Tangan

0
Semarang, nujateng.com- Peta kuliner di Kota Semarang kian berkembang pesat sejalan dengan tingginya minat masyarakat menjelajahi dunia yang satu ini. Berbagai menu baru dari...

Paling Nikmat Dimakan dengan Es Kombor

0
Semarang, nujateng.com- Mungkin, dari namanya, banyak orang yang mengira makanan ini terbuat dari bantalan rel kereta api. Dinamakan Ganjel Rel karena roti ini bentuknya...

NU CARE LAZISNU adalah “Raksasa” yang Sedang Tidur

0
Guntur Raditya Wardhana, ketika dikenalkan dengan Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (NU CARE LAZISNU Jateng) oleh seorang sahabatnya langsung  mengatakan...

KH Abdus Salam Alhafidz; Suara Hilang, Tak Lagi Bisa Kumandangkan Adzan

0
Semarang, nujateng.com- Penjaga masjid merupakan salah satu pekerjaan dari sekian perkerjaan yang ada di dunia, dengan tugas untuk menjaga dan mengurusi masjid, mereka juga...

Hargai Diri Sendiri

0
Semarang, nujateng.com – Banyak yang tak sadar kalau seseorang tidak sedang menghargai diri sendiri.  Mengapa demikian, hal itu bisa saja terjadi pada seseorang yang...

Sunan Madusari dan Rindunya Kepada Nabi Muhammad

0
Oleh: Slamet Ja’far (Pengurus Radio NU Temanggung) Sunan Madusari, sebuah nama yang cukup asing di telinga kita, terutama warga Temanggung. Apalagi warga luar Temanggung. Bila Anda...

Suka Duka Dakwah Mbah Raoyan Menggoro Tembarak

0
Oleh: Slamet Ja’far (Pengurus Radio NU Temanggung)  Membaur dengan budaya dan tradisi. Itulah cara elegan para walisongo mendakwahkan Islam di Indonesia, tak terkecuali di tanah Jawa....