By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
Reading: Nikmat Allah Tak Terbatas, Hati Tenang dengan Amal Saleh
Share
Font ResizerAa
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Nikmat Allah Tak Terbatas, Hati Tenang dengan Amal Saleh
Kajian

Nikmat Allah Tak Terbatas, Hati Tenang dengan Amal Saleh

Saifudin
Last updated: February 6, 2026 10:50 pm
Saifudin
Published: February 6, 2026
Share
SHARE

SEMARANG – nujateng.com – Kajian Sabtu Ceria kembali digelar dengan penuh kekhusyukan di masjid, diawali dengan mujahadah bersama jamaah. Setelah itu, kajian dilanjutkan dengan penyampaian materi tematik oleh Dr. KH. Multazam Ahmad, MA yang mengangkat tema tentang nikmat Allah yang tidak terbatas dan keyakinan akan rezeki dari-Nya.

Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa setiap kehidupan yang Allah ciptakan pasti telah disertai dengan jaminan rezeki. Oleh karena itu, manusia tidak perlu galau dan resah memikirkan urusan dunia secara berlebihan, seperti memikirkan “besok makan apa”. Yang jauh lebih penting, menurut beliau, adalah merenungkan apakah besok kita masih diberi kesempatan hidup oleh Allah atau tidak. Kesadaran inilah yang seharusnya menumbuhkan ketenangan dan rasa tawakal.

Dr. KH. Multazam Ahmad, MA kemudian mengutip Surat An-Nahl tentang perumpamaan binatang ternak, khususnya sapi. Beliau menjelaskan bahwa sapi memakan rumput, lalu di dalam perutnya terjadi proses pengolahan yang menghasilkan kotoran, namun di saat yang sama Allah juga mengeluarkan susu yang bersih dan bermanfaat bagi manusia. Ayat ini disebut sebagai ayat kauniyah, yakni tanda-tanda kekuasaan Allah di alam semesta yang mengajak manusia untuk berpikir, belajar, dan mengambil pelajaran.

Dari ayat tersebut, jamaah diajak untuk tetap tenang dalam menjalani kehidupan, serta terus istiqamah dalam beramal saleh, menjalankan amar makruf nahi munkar. Di tengah hiruk-pikuk dunia dengan beragam pola pikir manusia, kita dituntut untuk mampu memfilter informasi dan nasihat. Bahkan, apabila kebaikan itu disampaikan oleh siapa pun—termasuk dari seorang anak kecil—selama ucapannya benar dan baik, maka patut untuk didengar karena bisa menjadi hikmah dan pengingat bagi diri kita.

Beliau menegaskan bahwa pada hakikatnya setiap manusia diseru untuk amar makruf nahi munkar, sesuai dengan kapasitas dan perannya masing-masing. Begitulah bentuk kasih sayang dan kekuasaan Allah yang menciptakan berbagai macam kenikmatan untuk manusia. Oleh karena itu, Allah memerintahkan manusia untuk makan dan minum dari rezeki-Nya, namun dengan satu pesan penting: jangan berlebihan, serta pastikan yang dikonsumsi adalah halal dan thayyib, menjauhi perkara syubhat, apalagi yang haram.

Kajian Sabtu Ceria ini menjadi pengingat bagi jamaah untuk memperkuat iman, menenangkan hati, dan menata hidup dengan penuh rasa syukur atas nikmat Allah yang tiada batas.

You Might Also Like

Kajian Pagi di Masjid Islamic Centre Jateng: “Menolak Bencana dengan Doa dan Upaya”
Kajian Rutin Majelis Taklim Sakinah – “Rumahmu adalah Surgamu”
Puasa Sirr dan Empat Amal yang Dirindukan Surga
Kajian Rutin Masjid Al Falah Mendut Kalipancur Bahas Fikih Darah Wanita dan Etika di Masjid
Kajian Mabādi’ul Fiqh Masjid Al Falah Mendut Kalipancur – Ahad Pagi
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?