Nyadran, Tradisi dari Leluhur yang Terus diabadikan Warga RW 8 Branggah Blanten Nyatnyono

Ungaran, nujateng.com – Tradisi nyadran terus diabadikan oleh warga RW O8 (Branggah, Blanten) Nyatnyono, Ungaran Barat, Semarang.
Nyadran pada tahun 2026 ini dilaksanakan di Masjid Roudlotul Abidin Blanten RT 04/RW O8, Nyatnyono pada hari Kamis, (15/01/2026).
Tidak hanya warga RW 08 Nyatnyono, Nyadran kali ini juga dihadir para sesepuh dan alim ulama juga tokoh masyarakat sekitar Sendang Putri, Sendang Rejo dan Genuk Barat.
Supri sebagai pemandu acara menyampaikan susunan acara , pertama pembukaan, sambutan panitia, sambutan Kepala Desa, Tahlil, Asrokol dan di tutup dengan doa.
Kyai Sakroni sebagai perwakilan dari panitia menyampaikan nyadran adalah salah satu ritual kirim doa untuk para leluhur, orang tuan atau saudara yang sudah mendahului kita menghadap Allah SWT.
“Doa yang kita panjatkan bisa menjadikan ketentraman dan kebahagian bagi orang-orang yang sudah meninggal dan menjadikan luas kuburnya.” katanya.
Kami mohon maaf jika dalam pelaksanaan dan penyambutan para tamu masih ada kekurangan.
“Dan kami berterimakasih atas antusias seluruh warga atas keikhlasannya menghadiri acara nyadran pada hari ini.” tambahnya.
Parsunto selaku Kepala Desa Nyatnyono berhalangan hadir dikarenakan bersamaan dengan acara pertemuan Nasional seluruh Kepala Desa di Boyolali.
Mustain sebagai perwakilan dari pemerintah desa dan juga sebagai Sekretaris (carik) Desa Nyatnyono menyampaikan salam dan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala Desa.
Dalam sambutanya Mustain menyampaikan pada tahun ini dana desa mengalami penghematan yang biasanya 1,3 M, sekarang hanya 330.000.000
“Adapun penyerapan dana desa pada tahun ini lebih banyak pada bidang kesehatan.” urainya
“Diinformasikan pada seluruh warga Desa Nyatnyono bagi yang punya tanah dan belum bersertifikat tahun ini ada program PTLS lagi, maka peluang ini dimanfaatkan jika tidak akan diambil desa lain.”harapnya
Koprasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Nyatnyono sudah mulai dibangun di Blanten RT 04/RW 08 sebagai tindaklanjut dari program pemerintah pusat.
Bagi warga yang ingin menjadi anggota bisa download sendiri aplikasi KDMP. dan mengisi seluruh data formulir pendaftaran.
Untuk Ketua KDMP Desa Nyatnyono Wahyu Trihatmoko yang juga Ketua RW 08, siap membantu, melayani dan memberikan informasi yang menyeluruh tentang KDMP untuk seluruh warga.
“Dengan adanya KDMP ini diharapkan warga bisa mengambil manfaatnya, ikut mensukseskan dan jangan tanya dulu boleh pinjam uang tidak.”kelakarnya

Lantunan tahlil yang dipimpin Kyai Abdul Rochman membawa kesejukan dan kedamaian dihati para hafirin.
Doa untuk keselamatan, kesehatan, kesejahteraan seluruh warga dibacakan oleh Kyai Asrori, sebagai penutup dari rangkaian acara nyadran.***
