By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Gus Qoyyum Ingatkan Dosa Tersembunyi di Haul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Gus Qoyyum Ingatkan Dosa Tersembunyi di Haul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i
Berita

Gus Qoyyum Ingatkan Dosa Tersembunyi di Haul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i

Ali Arifin
Last updated: January 8, 2026 7:27 am
Ali Arifin
Published: January 8, 2026
Share
SHARE
NUJATENG.COM – WEDING – BONANG – DEMAK – Ribuan orang dari berbagai daerah mengikuti pengajian Haul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i. Kegiatan ini berlangsung meriah dan memenuhi halaman Pondok Pesantren Al Amanah di Gang Mawar III, Dukuh Bener, Desa Weding, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Senin siang (5/1).

Sebagai pembicara KH Abdul Qoyyum Mansur (Gus Qoyyum), pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem, Kabupaten Rembang dan Habib Ali Pekalongan.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Amanah di Gang Mawar III, Bener ,Weding Bonang Kabupaten Demak, KH Abdullah Haidar (Gus Abdar) dalam sambutannya menjelaskan, rangkaian kegiatan haul dimulai dengan pertemuan Jamiyyatul Qurro’ Wal Huffadz PAC Kecamatan Bonang, semaan Al-Quran oleh oleh para santri dan temu alumni Santi Al Amanah.

Hadir dalam kesempatan itu Dosen Madya Tk. IIII Akpol, Lemdiklat Polri AKBP Imam Safii SIK MSi yang menyampaikan rasa syukurnya dapat menghadiri haul tersebut.

“Alhmdulillah, saya bisa menghadiri Haul ke 13 dan bisa bertemu dengan keluarga besar Mbah Amanah, jadi seperti reuni keluarga” tuturnya.

Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem, Rembang KH Abdul Qoyyum Mansur (Gus Qoyyum) dalam tausiyahnya mengingatkan umat Islam untuk mewaspadai dosa lahir batin  dan penyakit hati yang banyak menghinggapi orang-orang modern.

“Dosa-dosa yang tidak nampak (dosa halus)” dosa ini tidak tampak secara lahiriah, tetapi berat di sisi Allah karena merusak hati (amrâdh al-qulûb),’’ katanya.

Dosa yang tidak nampak menurut Gus Qoyyum Lasem yaitu merasa lebih baik dari orang lain. Bukan sekadar sombong terang-terangan, tetapi merasa ibadah kita lebih ikhlas, merasa kelompok kita paling benar, merasa amaliyah kita paling lurus. “Merasa suci itu lebih berbahaya daripada berbuat maksiat, karena maksiat masih sadar dosa,’’ kata gus Qoyyum.

Ujub terhadap amal sendiri menurutnya juga sangat berbahaya. Bangga dengan shalat, ilmu, dakwah dan jabatan agama.’’Padahal semua itu karunia Allah, bukan hasil kehebatan diri,’’ tutur Gus Qoyyum.

Gus Qoyum juga menceritakan kedekatan Kyai Hamdan dengan Habib Ali Pekalongan di akhir sesi penyampaian materi tausiyah.***

 

You Might Also Like

Debat OSIM MTs Tanbihul Ghofilin Banjarnegara 2025: Ajang Latihan Demokrasi bagi Siswa Madrasah
Hadiah Itu Berupa Zarkasi ke Mbah Dalhar Gunungpring dan Mbah Mad Watucongol Magelang
Segini Biaya Stem Cell dan Cuci Darah untuk Pasien Gagal Ginjal, Pilih Yang Mana?
Kajian Spesial Ramadan di Masjid Islamic Centre bertema Memurnikan Ibadah untuk Meraih Ridha Allah
PRNU Tlogosari Kulon Gelar Baksos Pengobatan Gratis dan Thibbun Nabawi
TAGGED:BonangDemakGus QoyyumKH Abdul Qoyyum Mansur
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?