By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Sunarti: Pentingnya Diklat Jurnalistik sebagai Bagian dari Penguatan Literasi Sekolah
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Sunarti: Pentingnya Diklat Jurnalistik sebagai Bagian dari Penguatan Literasi Sekolah
Berita

Sunarti: Pentingnya Diklat Jurnalistik sebagai Bagian dari Penguatan Literasi Sekolah

Dwi Widiyastuti
Last updated: October 28, 2025 3:41 am
Dwi Widiyastuti
Published: October 28, 2025
Share
SHARE

BANJARNEGARA – nujateng.com – Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMA Banjarnegara yang juga guru Mapel Bahasa Indonesia SMAN 1 Banjarnegara Sunarti menyatakan pelatihan jurnalistik tidak sekadar untuk meningkatkan skill siswa peserta menjadi lebih baik dalam hal menulis berita, namun juga penting untuk penguatan literasi terhadap ilmu dan dunia jurnalistik itu sendiri.

“Bagi kami, kegiatan ini sangat membanggakan, karena animo siswa mengikuti kegiatan luar biasa. Ada 116 siswa perwakilan SMA/SMK/MA dari seluruh wilayah Kabupaten Banjarnegara. Kami menggelar pelatihan kegiatan ini dengan tema ‘Jurnalistik di Era Digital Gerakan Menulis di Media dalam Rangka Menyongsong Indonesia Emas 2045,’ dengan tujuan anak-anak semakin pandai menulis berita,” kata Sunarti saat pidato di acara pembukaan diklat jurnalisti di Aula SMAN 1 Banjarnegara, Senin, 27/10/2025.

Sudarto SPd MM, kepala SMAN 1 Banjarnegara saat pidato sebelum membuka diklat jurnalistik mengharapkan kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan peserta dalam hal menulis. Tidak hanya menulis berita, namun menulis makalah apa saja, termasuk persiapan menulis karya tulis, skripsi atau apa saja.

“Kami harap dari kegiatan ini muncul bibit-bibit unggul di dunia jurnalistik di masa depan,” katanya.

Ali Arifin, pimred nujateng.com, portalpekalongan.com, dan banjarnegaraku.com tampil sebagai pembicara tunggal dalam kegiatan yang digelar oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMA se Banjarnegara itu

Ali Arifin juga menjelaskan konsep dasar jurnalistik. Wartawan harus memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas. Wartawan harus memahami teori jurnalistik, produk-produk jurnalistik, bentuk-bentuk berita, struktur redaksi dan sebagainya.

“Tak hanya itu, skill atau kemampuan menulis berita, mencari angle yang menarik, menguasai teknik repotase, hingga penggunaan atau pemilihan bahasa yang baik sesuai standar Bahasa Indonesia Baku. Adapun definisi jurnalistik yaitu serangkaian aktivitas untuk menyebarluaskan informasi melalui media (cetak, elektronik, cyber) dengan mendasarkan kaidah bahasa dan kode etik jurnalistik,” ujarnya.

Dan, lanjut dia, hal penting yang tidak boleh diabaikan oleh para wartawan saat menulis berita adalah 5 W + 1 H.

Pentingnya 5 W + 1 H  dalam membuat berita. Beroita apa saja bentuknya, terutama straight news atau berita langsung.

“Konsep dasar jurnalistik dalam pembuatan yaitu 5W+1 H yaitu What (Apa), Who (siapa), Where (di mana), When (kapan), dan Why (mengapa)) ditambah How (bagaimana). Jangan sampai pembaca berita bertanya kapan kejadiannya? siapa yang ngomong?” kata Ali Arifin, saat menjadi pemateri Kegiatan Pelatihan Jurnalistik dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Tahun 2025.

Lebih jauh Ali Arifin menambahkan bahwa mengapa setiap berita harus memenuhi kaidah baku 5 W + 1 H, karena publik pembaca (situs online, dot com), pemirsa (tv) dll ingin mendapatkan informasi yang lengkap.

“Mereka akan sangat respek kepada media yang bisa menampilkan berita lengkap 5W + 1 H. Mereka tidak lagi mengernyitkan dahi atau mengeluh, dan bergumam: berita tidak lengkap gini kok disajikan di media mainstream. Jangan sampai pembaca atau pemirsa televisi kurang puas karena penyajian sebuah berita tidak lengkap.”***

(Annisa Zahra Mauludina / SMAN 1 Banjanegara)

You Might Also Like

Gus Qoyyum Ingatkan Dosa Tersembunyi di Haul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i
Muslimat dan Fatayat NU Ranting Wujil, Memperingati Isra’ Mi’raj di Pesantren Al Hasan
Yai Fadlolan Pimpin Doa dan Munajat Keluarga Besar PPFF Semarang untuk Hidupkan Malam Nishfu Sya’ban
Tiga Hari Tak Mau Mundur, Gus Yahya Akan Dicopot dari Jabatan Ketum PBNU
Mengkampanyekan Konsep Nutrinomic untuk Kesehatan Masa Depan secara Mandiri
TAGGED:mgmp bahasa indonesiasman 1 banjarnegara
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?