By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Makna Rizki Halalan Tayyiban Habib Umar di Islamic Centre Manyaran Jateng
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Makna Rizki Halalan Tayyiban Habib Umar di Islamic Centre Manyaran Jateng
Uncategorized

Makna Rizki Halalan Tayyiban Habib Umar di Islamic Centre Manyaran Jateng

Ali Arifin
Last updated: October 17, 2025 8:07 am
Ali Arifin
Published: October 17, 2025
Share
SHARE

SEMARANG – nujateng.com
Dalam lanjutan ceramahnya di Islamic Centre Manyaran, Habib Umar menekankan pentingnya mencari dan mengonsumsi rizki yang halal lagi baik (halalan tayyiban). Menurut beliau, halal dan tayyib bukan hanya sekadar label makanan, tetapi juga menjadi cerminan kebersihan hati dan sumber keberkahan hidup seorang muslim.

Habib Umar menjelaskan dengan gaya khasnya yang sederhana namun penuh makna, bahwa segala sesuatu yang halal boleh kita makan, sementara yang haram wajib kita tinggalkan. Beliau memberi contoh ringan namun membekas di hati jamaah:

“Kalau dikasih ayam goreng, lalu ditanya, ini sembelihan siapa? Kalau dijawab ‘sembelihan Pak To’, berarti jelas halal — baru kita makan. Tapi kalau dijawab ‘yanah…’, artinya tidak jelas, ya jangan dimakan.”

Ungkapan “yanah”, yang biasa dituturkan Habib Umar dengan logat khas dan senyum ramah, menjadi penegasan bahwa dalam urusan makanan, seorang muslim harus berhati-hati dan tidak sembarangan. Ketidakjelasan sumber makanan bisa berakibat pada hilangnya keberkahan dan bahkan dapat memengaruhi perilaku seseorang.

Habib Umar menekankan bahwa makanan yang haram atau tidak jelas asalnya dapat mengeraskan hati dan mempengaruhi akhlak, sedangkan makanan yang halal dan tayyib menjadi sumber kebaikan yang memancarkan cahaya iman dalam diri seseorang.

Beliau mengingatkan, bahwa segala sumber akhlak yang baik bersumber dari Rasulullah ﷺ, yang menjadi teladan utama bagi umat Islam dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam hal menjaga kehalalan rezeki.

Di akhir ceramahnya, Habib Umar berdoa agar seluruh jamaah diberi kemampuan untuk selalu berhati-hati dalam mencari rezeki, menjaga kehalalan makanan, serta senantiasa meneladani akhlak mulia Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga kita semua diberi rizki yang halalan tayyibah, diberi hati yang bersih, dan dimudahkan untuk meneladani akhlak Rasulullah ﷺ.”

You Might Also Like

Peran Pemuda Islam dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025, Menyalakan Semangat Persatuan di Era Digital
Langit Bergetar dari Nusantara! Indonesia Resmi Jadi Negara Paling Rajin Berdoa di Dunia
Berawal dari Bahasa Berlanjut ke Film, Arintan Mutia Pangesti Siswi SMAN 1 Purwareja Klampok Banjarnegara Ukir Prestasi di Tiga Ajang Besar
Muhammad Khoiri: Dari Buruh Mebel Jadi Wisudawan Berprestasi
DPAC FKDT Kersana Brebes Gelar Sosialisasi SIMADINAH dan Persiapan Hari Santri Nasional 2025
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?