
Searah dengan komitmen Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmilyah ( DPP FKDT ) terkait dengan usulan insentif untuk Guru MDT, Ketua Umum DPP FKDT KH Lukman Hakim menekankan pendataan guru MDT seluruh Indonesia. Hal tersebut sangat penting karena pemerintah tidak mungkin menganggarkan tanpa ada data penerima anggaran. Oleh karena itu dirinya meminta kepada semua Ketua DPW FKDT Propinsi se Indonesia untuk mengkordinir pendataan guru MDT ( Madrasah Diniyah Takmilyah) secara berjenjang. DPW FKDT meminta data guru dari DPC FKDT Kab/Kota. DPC FKDT Kab / Kota menerima data dari DPAC FKDT Kecamatan, dan data Kecamatan bersumber dari masing-masing MDT di desa desa.
” Saya minta DPW FKDT se Indonesia bisa menyukseskan pendataan guru MDT secara valid.. Ini sangat penting karena akan menjadi data pokok pendukung pada saat pengajuan audiensi atau RDP ( Rapat Dengar Pendapat) dengan komisi VIII dan X. Berbicara dihadapan para pengambil kebijakan harus disertai dengan data, tanpa data tentu tidak akan berdampak terhadap anggaran, ” kata H Lukman Hakim saat menyampaikan sambutan Penutupan Rapimnas DPP FKDT di hotel Bidakara Jakarta.
Sebelumnya KH Lukman Hakim menyatakan dihadapan Menteri Agama RI, Prof Dr Nazaruddin Umar bahwa impian besar guru MDT sejahtera menjual sebuah impian yang terus diperjuangkan. Dirinya tidak akan lelah dan tidak akan berhenti berjuang untuk mensejahterakan guru MDT di Indonesia. Karena itu dirinya selalu mendorong pemerintah daerah untuk memperhatikan nasib kesejahteraan guru MDT saat berkunjung di pelosok daerah se Indonesia.
Wakil Sekjen PBNU juga meminta kepada seluruh Ustad MDT se Indonesia untuk mendoakan para pemimpin bangsa baik yang dipusat maupun di daerah agar diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam memimpin negeri Indonesia serta memiliki keberpihakan kepada guru MDT. Ketulussn dan keikhlasan doa seluruh Ustad MDT se Indonesia diharapkan akan mengetuk kesadaran para pengambilan kebijakan di negara ini untuk memperhatikan nasib guru MDT.
Kembali tentang pendataan, Ketua Umum DPP FKDT mengajak semua Ketua DPW FKDT Propinsi se Indonesia untuk segera bergerak melakukan pendataan. Data ini akan menjadi database guru MDT milik FKDT. Mengingat pentingnya pendataan guru MDT secara berjenjang maka Ketua FKDT Propinsi agar terus mengawal proses pendataan tersebut sampai selesai.
Rapimnas DPP FKDT yang dihadiri oleh seluruh Ketua dan Sekretaris DPW FKDT Propinsi se Indonesia pada tanggal. 10 sd 12 Juli 2026 juga membahas Rencana Porsadin tingkat nasional dan Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Kader Penggerak FKDT. Porsadin tingkat nasional akan dilaksanakan di Jakarta.
