20 Santri PPFF Alumni MA Al-Musyaffa’ Kuliah di Universitas Al-Azhar Cairo Mesir
2 mins read

20 Santri PPFF Alumni MA Al-Musyaffa’ Kuliah di Universitas Al-Azhar Cairo Mesir

SEMARANG – nujateng.com – Tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 16 santri Madrasah Aliyah (MA) Al-Musyaffa’ Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang Angkatan ke-2 berangkat ke Mesir untuk menimba ilmu di bangku kuliah Universitas Al-Azhar Cairo.

Tahun pelajaran 2024/2025  sebanyak 20 santri Madrasah Aliyah (MA) Al-Musyaffa’ Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang Angkatan ke-3  menyusul 16 kakak kelas sebelumnya yang sudah kuliah di Universitas Al-Azhar Cairo, Rabu (17/12)


Pendiri dan Pengasuh PPFF DR. KH. Fadhlolan Musyaffa’ Lc, MA memberi tausyiah sekaligus memimpin doa bersama melepas keberangkatan mahasiswa baru Universitas Al-Azhar Cairo Mesir dari PPFF Semarang

Suasana haru penuh doa mengiringi walimatus safar keberangkatan 20 santri tersebut. Sejak sore hari, keluarga calon mahasiswa Universitas Al-Azhar mulai berdatangan ke lingkungan pesantren dilanjutkan sowan Kyai dan salah Isya berjamaah, acara berlanjut dengan pengarahan dan nasihat dari Pendiri dan Pengasuh PPFF, Kyai Fadlolan di Masjid Raudhatul Jannah PPFF.

Setelah seluruh proses administrasi dan visa perjalanan dinyatakan lengkap, merupakan sebagai hari bersejarah bagi mereka untuk memulai perjalanan menuju Cairo, Mesir, guna melanjutkan perkuliahan secara langsung, yang sebelumnya telah terlaksana matrikulasi bahasa Arab secara daring sebagai bagian dari materi akademik di Universitas Al-Azhar sejak September 2025.

Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti nyata keseriusan Pendiri dan Pengasuh PPFF, Dr. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA., dalam membuat lembaga pendidikan yang bermutu.

Meski baru berusia tujuh tahun, Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mencetak generasi unggul yang siap berkiprah dan bersaing di tingkat internasional.

Prosesi pelepasan dilaksanakan secara khidmat dan sarat haru.

Dalam nasihatnya, Kyai Fadlolan menegaskan pentingnya menjaga nama baik pesantren, keluarga, bangsa dan negara Indonesia selama menempuh studi di luar negeri.

Beliau juga mengingatkan para santri agar menuntut ilmu dengan penuh semangat dan keikhlasan demi meraih keberkahan dunia dan akhirat, serta sealu memegang teguh 3 manjement : (manjemen waktu, manajemen Prioritas, manajemen Taqarrub ilaAllah)

“Barang siapa yang sudah memulai jihad di jalan Allah, pasti janji Allah akan diberikan. Jangan pernah pesimistis. Tetap semangat menghafalkan Al-Qur’an, Alfiyyah, Fathul Qorib, serta membiasakan muhadatsah bahasa Arab. Sekalipun orang tua tidak memiliki biaya, gantungkanlah cita-cita setinggi langit. InsyaAllah qobul,” ujar Kyai Fadlolan.

Puncak acara pelepasan dilaksanakan di halaman pesantren dan disaksikan oleh ribuan santri PPFF, baik putra maupun putri.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa safar yang dipimpin langsung oleh Kyai Fadlolan, disusul lantunan adzan yang dikumandangkan oleh salah satu santri sungguh memecah suasana menjadi tangis haru dan bahagia yang mengiringi langkah para santri yang diberangkatkan ke Mesir.

Diharapkan, sepulangnya ke Tanah Air, para alumni Al-Azhar tersebut dapat menjadi ulama dan intelektual Muslim yang menyebarkan ilmu yang berkah dan bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadi teladan dan inspirasi bagi santri lainnya untuk terus semangat menuntut ilmu menggapai cita-cita. Allahumma amin.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *