By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Perselingkuhan Bukan Sekadar Dosa: Luka Psikologisnya Bisa Turun ke Generasi Berikutnya
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Perselingkuhan Bukan Sekadar Dosa: Luka Psikologisnya Bisa Turun ke Generasi Berikutnya
Perselingkuhan Bukan Sekadar Dosa: Luka Psikologisnya Bisa Turun ke Generasi Berikutnya
Artikel

Perselingkuhan Bukan Sekadar Dosa: Luka Psikologisnya Bisa Turun ke Generasi Berikutnya

Dwi Widiyastuti
Last updated: November 19, 2025 2:35 am
Dwi Widiyastuti
Published: November 19, 2025
Share
Perselingkuhan Bukan Sekadar Dosa: Luka Psikologisnya Bisa Turun ke Generasi Berikutnya
SHARE

NUJATENG.COM – Kasus perselingkuhan kini semakin sering muncul di media sosial, terutama yang melibatkan publik figur. Padahal, tindakan ini bukan hanya pelanggaran moral, tetapi juga merusak perjanjian sakral dalam pernikahan, atau Mitsaqan Ghalidza.

Contents
Larangan Keras dalam Islam: Mengapa Perselingkuhan Sangat Dilarang?Makna Larangan Ini Menurut UlamaDampak Perselingkuhan: Luka yang Tak Selalu Terlihat1. Dampak Berat terhadap PasanganPandangan Islam2. Dampak terhadap Anak: Luka yang Bisa Turun ke Generasi BerikutnyaPerspektif Syariat: Menjaga Keturunan3. Dampak pada Keluarga Besar dan Lingkungan SosialMaqasid Syariah dan Kewajiban Menjaga MoralitasMengapa Perselingkuhan Bisa Menjadi Luka Turunan?

Dalam perspektif syariat, perselingkuhan merupakan bentuk zina muhsan, yaitu zina yang dilakukan oleh seseorang yang sudah menikah. Islam menegaskan beratnya dosa ini karena menghancurkan kehormatan keluarga dan merusak struktur sosial.

Larangan Keras dalam Islam: Mengapa Perselingkuhan Sangat Dilarang?

Rasulullah SAW memperingatkan keras siapa pun yang merusak hubungan rumah tangga orang lain. Dalam riwayat An-Nasai dijelaskan bahwa tidak termasuk pengikut Nabi adalah mereka yang merusak hubungan suami-istri dengan tipu daya, baik dengan menyebarkan keburukan pasangan maupun memuji orang lain agar hubungan rumah tangga retak.

Makna Larangan Ini Menurut Ulama

Larangan ini bukan sekadar menjaga pernikahan, tetapi juga menjaga stabilitas sosial, kehormatan keluarga, dan keturunan. Kerusakan yang ditimbulkan oleh zina dan perselingkuhan bisa merembet jauh melampaui dua orang yang terlibat.

Dampak Perselingkuhan: Luka yang Tak Selalu Terlihat

Perselingkuhan bukan sekadar pengkhianatan emosional. Dampaknya merambat ke tiga lapisan: pasangan, anak, dan lingkungan sosial.

1. Dampak Berat terhadap Pasangan

Bagi pihak yang dikhianati, perselingkuhan ibarat hantaman besar pada mental. Banyak yang mengalami trauma hingga gangguan mental seperti depresi atau PTSD. Penelitian oleh Jhunar John M. Tauy & Jennie A. Perez (2023) menunjukkan bahwa pengkhianatan dalam hubungan dapat memicu gangguan psikologis serius akibat kehilangan kepercayaan.

Pandangan Islam

Islam sangat memuliakan orang yang mampu menjaga diri dari zina. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menolak ajakan zina karena takut kepada Allah akan berada dalam naungan-Nya di hari kiamat. Ini menunjukkan betapa besar nilai kesetiaan dan penjagaan diri dalam agama.

2. Dampak terhadap Anak: Luka yang Bisa Turun ke Generasi Berikutnya

Masa kecil adalah fondasi pembentukan karakter seseorang. Ketika anak menyaksikan atau merasakan konflik akibat perselingkuhan, jejak luka emosionalnya dapat terbawa hingga dewasa.

Penelitian Alexander E. Schmidt dkk (2015) menyebutkan bahwa anak dari keluarga yang mengalami perselingkuhan rentan mengalami:

  • Krisis kepercayaan
  • Kesulitan menjalin hubungan
  • Gangguan kesehatan mental
  • Kecenderungan mengulangi pola perselingkuhan orang tuanya

Perspektif Syariat: Menjaga Keturunan

Syekh Al-Jurjawi menegaskan bahwa larangan zina juga bertujuan menjaga keturunan dari kerusakan moral, percampuran nasab, dan hilangnya hak waris. Ini menunjukkan bahwa dampak zina tidak hanya personal, tetapi generasional.

3. Dampak pada Keluarga Besar dan Lingkungan Sosial

Perselingkuhan dapat memicu konflik berkepanjangan dalam keluarga besar. Munculnya stigma dan pengucilan sosial juga menjadi beban tambahan bagi pihak-pihak yang terlibat.

Penelitian Aminat Adeola Odebode dkk (2021) menunjukkan bahwa perselingkuhan dapat menimbulkan hilangnya empati sosial, kerusakan hubungan kekeluargaan, hingga munculnya perilaku antisosial.

Maqasid Syariah dan Kewajiban Menjaga Moralitas

Dalam kerangka maqasid syariah, menjaga kehormatan (hifzhul ‘irdh) merupakan bagian penting dari upaya mencegah mudarat sosial. Perselingkuhan adalah tindakan yang merusak tatanan ini.

Mengapa Perselingkuhan Bisa Menjadi Luka Turunan?

Karena keluarga adalah ekosistem pertama bagi anak. Ketika ekosistem ini terguncang, luka yang ditinggalkan tidak hanya dirasakan di masa kini, tetapi bisa membentuk pola perilaku dan trauma hingga dewasa.

Oleh sebab itu, menjaga kesetiaan dan keharmonisan rumah tangga bukan hanya tugas moral, tetapi juga investasi jangka panjang dalam kesehatan psikologis generasi.

Perselingkuhan tidak pernah menjadi masalah pribadi semata. Ia adalah tindakan destruktif yang merambat ke hati pasangan, jiwa anak-anak, hubungan keluarga besar, hingga moralitas masyarakat. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk menjaga amanah pernikahan dan kehormatan keluarga. Wallahu a’lam.***

Disclaimer: Artikel ini sudah terbit di nuonline.id dengan judul: Perselingkuhan dan Jejak Luka yang Menurun ke Generasi Berikutnya

You Might Also Like

Mengapa Kita Harus Berdoa? Ternyata Inilah Rahasia Besar yang Diungkap Nabi SAW!
Mengapa Harta Bisa Menjadi Musibah? Belajar dari Kisah Tragis 3 Pemuda Bani Israil
Makam Tumpang Jadi Polemik: Bolehkah Menumpuk Jenazah Baru di Atas Makam Lama Menurut Islam?
7 Do’a Agar diberi Rezeki Berlimpah dan Diringankan Segala Masalah
Ketika Umat Islam Menjauhi Ulama: Bencana yang Diam-Diam Mengintai Umat
TAGGED:dampak perselingkuhanislam dan keluargaperselingkuhanpsikologi pernikahantrauma anak
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?