By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Istri Galau karena Suami Tinggalkan Shalat: Haruskah Tetap Taat? Ini Penjelasan Ulama!
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Istri Galau karena Suami Tinggalkan Shalat: Haruskah Tetap Taat? Ini Penjelasan Ulama!
Istri Galau karena Suami Tinggalkan Shalat: Haruskah Tetap Taat? Ini Penjelasan Ulama!
Artikel

Istri Galau karena Suami Tinggalkan Shalat: Haruskah Tetap Taat? Ini Penjelasan Ulama!

Dwi Widiyastuti
Last updated: November 19, 2025 2:29 am
Dwi Widiyastuti
Published: November 19, 2025
Share
Istri Galau karena Suami Tinggalkan Shalat: Haruskah Tetap Taat? Ini Penjelasan Ulama!
SHARE

NUJATENG.COM – Dalam banyak rumah tangga, masalah ibadah sering menjadi sumber kegelisahan. Salah satunya ketika suami tidak lagi melaksanakan shalat, padahal istri sudah berusaha menasihati dengan baik. Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah istri masih wajib taat kepada suami yang meninggalkan kewajiban agama?

Contents
Makna Saling Menasihati Menurut UlamaApakah Istri Wajib Taat pada Suami yang Tidak Shalat?Tafsiran Ayat oleh Imam Al-KhazinBatas Ketaatan: Tidak Wajib Taat dalam KemaksiatanBagaimana Istri Menasihati Suami agar Mau Shalat?1. Gunakan Bahasa yang Lembut2. Pilih Waktu yang Tepat3. Ajak dengan Teladan4. Doakan Diam-diamKetaatan dalam Rumah Tangga dan Upaya Merawat Keharmonisan

Islam memang menempatkan ibadah sebagai pilar kehidupan, namun Islam juga mengatur relasi suami-istri secara jelas, termasuk adab saling menasihati dalam kebaikan.

Allah SWT berfirman dalam QS Al-‘Ashr ayat 3:

“Dan saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran.”

Makna Saling Menasihati Menurut Ulama

Syekh Nawawi Banten menjelaskan bahwa nasihat dalam kebenaran berarti mendorong keluarga untuk melaksanakan kewajiban syariat, sedangkan nasihat dalam kesabaran berarti saling menguatkan agar tetap istiqamah dalam menjauhi maksiat.
Karena itu, tindakan istri yang menasihati suami untuk shalat adalah bentuk cinta dan tanggung jawab dalam rumah tangga.

Apakah Istri Wajib Taat pada Suami yang Tidak Shalat?

Banyak istri mengira bahwa ketika suami bermaksiat, kewajiban taat menjadi gugur. Namun para ulama menjelaskan bahwa ketaatan istri tidak terkait dengan ibadah pribadi suami.

Dalam QS An-Nisa ayat 34 disebutkan bahwa perempuan salehah adalah yang qanitat, yaitu yang taat kepada suami selama dalam batas yang baik dan tidak bertentangan dengan syariat.

Tafsiran Ayat oleh Imam Al-Khazin

Dalam Tafsirul Khazin, kata qanitatun dijelaskan sebagai:

“Para perempuan yang berbuat baik dan taat kepada suami mereka.”

Namun, ketaatan tersebut tidak bersifat mutlak.

Batas Ketaatan: Tidak Wajib Taat dalam Kemaksiatan

Sayyid Muhammad bin Alawi menegaskan:

“Taat kepada suami berlaku dalam semua perintah, selama bukan perintah untuk bermaksiat kepada Allah. Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Sang Pencipta.”

Artinya, istri tetap wajib taat kepada suami selama sang suami tidak menyuruhnya melakukan hal yang haram, melanggar hukum, atau merugikan.

Perbuatan buruk suami, seperti meninggalkan shalat, tidak membatalkan hak dan posisi suami sebagai pemimpin keluarga.
Namun, istri tetap boleh tidak menaati jika suami memerintahkannya melakukan maksiat.

Bagaimana Istri Menasihati Suami agar Mau Shalat?

1. Gunakan Bahasa yang Lembut

Sampaikan dengan cara yang baik agar pesan diterima tanpa menyinggung ego suami. Rasulullah SAW berpesan:

“Berwasiatlah tentang kebaikan kepada para wanita.” (HR Bukhari dan Muslim)

Ini menjadi teladan agar kedua belah pihak saling menjaga perasaan.

2. Pilih Waktu yang Tepat

Hindari menegur ketika suami sedang marah, lelah, atau tertekan.

3. Ajak dengan Teladan

Istri yang menjaga ibadah sering menjadi inspirasi bagi suami untuk kembali taat.

4. Doakan Diam-diam

Hidayah adalah urusan Allah. Doa istri untuk suami memiliki kekuatan besar.

Ketaatan dalam Rumah Tangga dan Upaya Merawat Keharmonisan

Ketaatan istri bukanlah bentuk ketertindasan, tetapi harmoni dalam peran yang saling melengkapi. Sementara itu, suami juga berkewajiban memberi teladan baik termasuk dalam soal shalat.

Jika istri ingin menasihati, lakukanlah dengan kelembutan agar tidak berubah menjadi sumber konflik. Rumah tangga yang harmonis adalah rumah tangga yang saling mengingatkan, bukan saling meremehkan.***

Disclaimer: Artikel ini sudah terbit di nuonline.id dengan judul: Suami Sering Meninggalkan Shalat, Bolehkah Istri Mengabaikannya? 

You Might Also Like

Ta’dhim: Ilmu Tak Akan Turun pada Hati yang Sombong Mengapa Santri Dulu Utamakan Adab Sebelum Kitab?
Menguak Rahasia Tajalli: Bisakah Cahaya Ilahi Hadir di Tengah Hidup Modern yang Penuh Hiruk-Pikuk?
MGMP Bahasa Indonesia Tingkat SMA/SMK/MA Kab. Banjarnegara Gelar Pelatihan Jurnalistik Untuk Siswa
Mengejutkan! Inilah Sifat-Sifat Orang Shalih Menurut Ulama Klasik: No. 3 Paling Sering Dilupakan!
STOP Bullying Sebelum Terlambat! Ternyata Pencegahannya Dimulai dari Rumah, Bukan Sekolah!
TAGGED:fiqih rumah tanggahukum pernikahan islamkeluarga sakinahsuami tidak shalattaat kepada suami
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?