Sulit Bayar Utang? Begini Hukum Utang dalam Islam dan Doa Mustajab agar Segera Lunas!
3 mins read

Sulit Bayar Utang? Begini Hukum Utang dalam Islam dan Doa Mustajab agar Segera Lunas!

NUJATENG.COM – Utang merupakan bagian dari realitas kehidupan manusia. Hampir setiap orang pernah berutang baik kepada individu, keluarga, maupun lembaga keuangan. Dalam Islam, utang (dayn) bukan sekadar urusan ekonomi, tetapi juga menyangkut moral dan spiritual.

Islam memperbolehkan seseorang berutang selama dilakukan dengan niat yang baik, penuh tanggung jawab, dan dalam kondisi mendesak. Namun, Islam juga menekankan pentingnya melunasi utang tepat waktu, karena utang yang tidak dibayar bisa menjadi beban di dunia maupun di akhirat.

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا، أَدَّاهَا اللهُ عَنْهُ، وَمَنْ أَخَذَهَا يُرِيدُ إِتْلَافَهَا، أَتْلَفَهُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ
“Barang siapa yang mengambil harta orang lain dengan maksud akan membayarnya, maka Allah akan memudahkan pelunasannya. Dan barang siapa yang mengambilnya dengan niat merusaknya (tidak melunasinya), maka Allah akan membinasakannya.”
(HR. Ibnu Majah)

Hadis ini menjadi dasar penting bahwa niat yang tulus dalam berutang sangat berpengaruh terhadap pertolongan Allah SWT.

Etika dan Prinsip dalam Berutang

Islam menempatkan utang sebagai tanggung jawab besar yang harus disertai niat baik dan kesadaran penuh. Ada beberapa prinsip penting yang harus diperhatikan seorang Muslim dalam berutang:

  1. Berutang hanya saat benar-benar perlu.
    Jangan menjadikan utang sebagai kebiasaan, apalagi untuk hal-hal konsumtif.

  2. Menulis dan mencatat utang.
    Sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 282, mencatat transaksi utang adalah perintah Allah untuk menghindari perselisihan di kemudian hari.

  3. Berniat sungguh-sungguh untuk melunasi.
    Allah akan menolong orang yang jujur dalam niatnya.

  4. Tidak menunda pembayaran tanpa alasan yang sah.
    Menunda membayar utang padahal mampu termasuk perbuatan zalim dalam pandangan Islam.

Doa Mustajab Saat Kesulitan Membayar Utang

Kadang, meski sudah berusaha keras, seseorang tetap merasa berat untuk melunasi utang karena kondisi ekonomi yang sulit. Dalam situasi seperti itu, Rasulullah SAW memberikan solusi berupa doa khusus agar diberi kemudahan dan kelapangan rezeki.

Kisah ini diriwayatkan dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, sebagaimana dikutip dari Sunan At-Tirmidzi. Disebutkan bahwa seorang budak mukatib datang kepada Sayyidina Ali RA dan mengeluh tentang kesulitannya membayar utang.

Sayyidina Ali kemudian berkata:

“Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepadaku? Jika engkau punya utang sebesar Gunung Shir, niscaya Allah akan melunasinya.”

Doa tersebut adalah:

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allâhummak finî bi ḥalâlika ‘an ḥarâmika, wa aghninî bi faḍhlika ‘amman siwâka.

Artinya:
“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal daripada yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu daripada selain Engkau.”

Menurut Imam Tirmidzi, hadis ini tergolong hasan dan menjadi salah satu doa paling dianjurkan untuk dibaca bagi siapa pun yang tengah terjerat utang.

Spiritualitas di Balik Doa Pelunas Utang

Doa ini mengandung pesan spiritual yang dalam. Ia bukan hanya memohon pelunasan utang, tapi juga meminta agar Allah memberikan kecukupan melalui rezeki yang halal dan berkah.

Ketika seseorang membaca doa ini dengan penuh keikhlasan, ia sedang memohon agar hatinya terlepas dari ketergantungan pada manusia, dan hanya bergantung pada pertolongan Allah semata. Sebab, sejatinya rezeki, kelapangan, dan kemampuan untuk melunasi utang semuanya berasal dari-Nya.

Niat Baik, Usaha, dan Doa Akan Membuka Jalan Keluar

Berutang dalam Islam bukanlah hal yang dilarang, namun ia adalah tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan kejujuran dan amanah. Bagi yang tengah kesulitan membayar utang, jangan berputus asa. Teruslah berusaha, perbaiki niat, dan panjatkan doa sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW.

Semoga Allah SWT memberikan kelapangan rezeki, memudahkan setiap urusan, dan menuntun langkah kita untuk segera menunaikan kewajiban dengan hati yang tenang.***

Disclaimer: Artikel ini sudah terbit di portalpekalongan.com dengan judul: Hukum Utang dalam Islam dan Panjatkan Doa Ini saat Kesulitan Bayar Utang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *