Rahasia Waktu Puncak Tahajud Menurut Gus Baha: Langit Terbuka, Doa Mustajab Turun
3 mins read

Rahasia Waktu Puncak Tahajud Menurut Gus Baha: Langit Terbuka, Doa Mustajab Turun

NUJATENG.COM – Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat istimewa dalam Islam. Ibadah ini dilakukan di malam hari setelah tidur, hingga menjelang waktu subuh. Namun, menurut ulama kharismatik asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, tidak semua waktu malam memiliki keutamaan yang sama.

Dalam salah satu ceramahnya, Gus Baha menegaskan bahwa waktu paling utama atau puncak sholat tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir. Pada waktu inilah, kata beliau, langit terbuka, rahmat Allah turun, dan doa para hamba lebih mudah dikabulkan.

Sepertiga Malam Terakhir: Saat Allah SWT Menyapa Hamba-Nya

Gus Baha menjelaskan, berdasarkan hadits Rasulullah SAW, pada sepertiga malam terakhir Allah SWT “turun ke langit dunia” dan menyeru dengan penuh kasih:

“Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta ampun, akan Aku ampuni. Dan siapa yang memohon rezeki, maka akan Aku beri.”

Momen inilah yang disebut puncak spiritual malam, di mana hati manusia dalam kondisi paling tenang, dan hubungan dengan Allah mencapai kedalaman yang tak bisa digambarkan.

Karena itu, Gus Baha menekankan agar umat Islam menjaga waktu-waktu sepertiga malam terakhir, baik dengan sholat tahajud, berdzikir, atau sekadar memohon ampun dengan hati yang ikhlas.

Doa Mustajab yang Dianjurkan Gus Baha Saat Tahajud

Selain waktu, Gus Baha juga menekankan pentingnya membaca doa yang bersumber dari hadits Nabi Muhammad SAW. Salah satu doa yang beliau anjurkan untuk dibaca saat sujud atau setelah tahajud adalah:

“Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samaawaati wal-ardh wa man fiihinna…”

(Artinya: “Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji. Engkaulah Pemelihara langit dan bumi serta seluruh makhluk di dalamnya…”)

Doa ini bukan sekadar permohonan, tetapi juga pengakuan atas kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Dengan memuji-Nya terlebih dahulu, doa seorang hamba akan lebih mudah diterima, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW dan diterangkan oleh para ulama termasuk Gus Baha.

Keutamaan Sholat Tahajud: Jalan Terdekat Menuju Ridha Allah

Menurut Gus Baha, tahajud bukan hanya ibadah malam, tetapi latihan spiritual untuk membentuk hati yang tenang dan penuh syukur. Beliau menjelaskan bahwa orang yang rutin melaksanakan tahajud akan mendapatkan tiga keutamaan besar:

1. Wajah yang Bercahaya

Cahaya ketenangan dan keikhlasan akan terpancar dari wajah orang yang rajin bangun malam, bahkan tanpa perlu hiasan duniawi.

2. Hati yang Lapang

Mereka yang terbiasa bermunajat di malam hari akan lebih mudah menghadapi ujian hidup dengan sabar dan tawakal.

3. Keberkahan dalam Urusan Dunia dan Akhirat

Tahajud membuka pintu-pintu rezeki, menenangkan jiwa, dan menjadikan seseorang lebih dekat kepada Allah dalam setiap langkah hidupnya.

Jangan Lewatkan Waktu Langit Terbuka

Gus Baha sering menegaskan bahwa doa yang dipanjatkan di sepertiga malam terakhir memiliki kekuatan luar biasa. Saat dunia terlelap, dan hanya sedikit orang yang bangun, di situlah rahmat Allah turun dengan lembut.

Jika kamu sedang dalam kesulitan, mencari petunjuk hidup, atau ingin memperbaiki diri, bangunlah di waktu itu. Lakukan dua rakaat dengan hati yang ikhlas, bacalah doa yang diajarkan Rasulullah, dan percayalah pertolongan Allah akan datang di waktu yang paling tepat.

“Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
(QS. Al-Isra: 79)

Semoga kita termasuk golongan yang mampu menjaga malamnya dengan ibadah, dan mendapatkan kemuliaan yang dijanjikan Allah SWT.***

Disclaimer: Artikel ini sudah terbit di portalpekalongan.com dengan judul: Waktu Puncak Sholat Tahajud Menurut Gus Baha dan Doa Mustajab yang Dianjurkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *