Gus Baha: Selagi Masih Bisa, Bacalah Doa Ini Dalam Sholatmu! Agar Hati Tenang dan Tak Was-was
NUJATENG.COM – Sholat adalah tiang agama dan rukun Islam kedua setelah syahadat. Kewajiban ini harus dijalankan oleh setiap muslim yang telah baligh dan berakal. Rasulullah Saw. bahkan mencontohkan tata cara sholat secara rinci, dari takbir pertama hingga salam terakhir, menunjukkan betapa agung dan pentingnya ibadah sholat dalam kehidupan umat Islam.
Sholat bukan hanya kewajiban, tetapi juga momen komunikasi langsung antara hamba dengan Allah Swt. Dalam setiap gerak dan bacaan, terdapat zikir dan doa yang menumbuhkan ketenangan hati serta rasa syukur atas nikmat yang diberikan-Nya.
Makna Sholat Sebagai Tiang Agama
Sebagai ibadah wajib, sholat menjadi amalan pertama yang akan dihisab di hari kiamat. Karena itu, melaksanakan sholat dengan penuh kekhusyukan dan mengikuti sunnah Rasulullah Saw. merupakan hal yang sangat dianjurkan.
Selain bacaan wajib seperti Al-Fatihah, ruku’, dan sujud, dalam sholat juga terdapat bacaan sunnah yang sangat dianjurkan dibaca, salah satunya adalah doa iftitah.
Pesan Gus Baha Tentang Doa Iftitah
Dalam sebuah ceramah yang diunggah di kanal YouTube Catur Luhur, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang dikenal sebagai Gus Baha, menegaskan pentingnya membaca doa iftitah saat sholat, meski hukumnya tidak wajib.
“Doa iftitah dalam sholat itu tidak wajib, tetapi kalau ada kesempatan bacalah!” ujar Gus Baha.
“Karena tidak ada riwayat ulama yang meninggalkan doa iftitah, meskipun sedikit.”
Doa iftitah memiliki makna mendalam, terutama pada bagian:
“Inna sholaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin”
Artinya: “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.”
Filosofi Doa Iftitah: Jalan Menuju Surga
Menurut Gus Baha, doa iftitah bukan sekadar pengantar dalam sholat, tetapi memiliki filosofi spiritual yang tinggi. Kalimat tersebut mengandung penyerahan total seorang hamba kepada Tuhannya — baik dalam ibadah, kehidupan, maupun kematian.
“Terdapat makna filosofi dalam doa iftitah yang dapat mengantarkan seseorang ahli sholat ke surga,” ujar Gus Baha.
Orang yang istiqamah membaca doa iftitah dalam setiap sholat, kata Gus Baha, termasuk golongan orang yang beruntung. Sebab, ketulusan dalam doa tersebut membuka pintu keberkahan dan ketenangan hati.
Agar Tidak Was-Was Dalam Sholat
Rasa was-was saat sholat sering kali menjadi gangguan bagi banyak orang. Pikiran melayang, ragu apakah bacaan sudah benar, atau perasaan sholat belum sempurna. Gus Baha mengingatkan bahwa rasa was-was adalah bisikan setan yang ingin menggoyahkan kekhusyukan umat Islam.
Dengan membaca doa iftitah secara istiqamah, seorang muslim bisa menenangkan hatinya dan mengusir gangguan pikiran yang membuatnya tidak fokus.
“Jika kita tidak meninggalkan doa iftitah dalam sholat, tidak perlu was-was. Sebab, was-was itu bisikan setan,” tegas Gus Baha.
Amalan Kecil, Pahala Besar
Doa iftitah memang sunnah, tetapi bagi Gus Baha, menjaganya adalah bentuk cinta kepada sunnah Rasulullah Saw. dan wujud penghormatan terhadap ibadah sholat itu sendiri.
Meski singkat, doa ini bisa menjadi pembuka kekhusyukan dan penolak was-was dalam ibadah. Semoga setiap muslim mampu istiqamah membacanya, agar sholat kita semakin sempurna dan diterima oleh Allah Swt.***
Disclaimer: Artikel ini sudah terbit di portalpekalongan.com dengan judul: Gus Baha: Selagi Ada Kesempatan Bacalah Doa Ini Dalam Sholatmu! agar Tidak Was – was
