By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Gus Baha: Jangan Hanya Minta Doa Haji Mabrur, Belajarlah Dulu Sebelum Berangkat ke Tanah Suci!
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Gus Baha: Jangan Hanya Minta Doa Haji Mabrur, Belajarlah Dulu Sebelum Berangkat ke Tanah Suci!
Gus Baha: Jangan Hanya Minta Doa Haji Mabrur, Belajarlah Dulu Sebelum Berangkat ke Tanah Suci!
Uncategorized

Gus Baha: Jangan Hanya Minta Doa Haji Mabrur, Belajarlah Dulu Sebelum Berangkat ke Tanah Suci!

Dwi Widiyastuti
Last updated: October 20, 2025 4:50 am
Dwi Widiyastuti
Published: October 20, 2025
Share
Gus Baha: Jangan Hanya Minta Doa Haji Mabrur, Belajarlah Dulu Sebelum Berangkat ke Tanah Suci!
SHARE

NUJATENG.COM – Ulama kharismatik asal Rembang, Jawa Tengah, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, kembali menyampaikan pesan penting bagi umat Islam yang berniat menunaikan ibadah haji. Dalam salah satu ceramahnya, beliau menyoroti fenomena banyaknya orang yang meminta doa agar hajinya mabrur, namun tanpa diiringi usaha untuk memahami ilmu dan tata cara ibadah tersebut.

Contents
Ilmu Sebelum Amal: Landasan Penting dalam Meraih Haji MabrurAnalogi Cerdas: Belajar Haji Seperti Belajar Mengendarai MotorPentingnya Pendidikan Agama Sebelum Berangkat HajiHaji Mabrur Dimulai dari Ilmu dan Kesungguhan

Gus Baha menegaskan bahwa permintaan semacam itu menunjukkan kurangnya kesadaran terhadap hakikat ibadah haji. “Saya merasa kecewa ketika ada orang yang ingin dijadikan haji mabrur tanpa melalui proses pembelajaran yang cukup. Ini sama saja seperti memohon keselamatan dalam berkendara sepeda motor tanpa bisa mengendalikannya. Tidak masuk akal,” ujar Gus Baha dengan tegas.

Ilmu Sebelum Amal: Landasan Penting dalam Meraih Haji Mabrur

Menurut Gus Baha, haji bukan sekadar perjalanan spiritual ke Tanah Suci, tetapi juga ibadah yang memiliki aturan, rukun, dan tata cara yang sangat rinci. Karena itu, seseorang yang ingin meraih predikat haji mabrur harus terlebih dahulu memahami ilmunya dengan benar.

“Sebelum meminta doa agar hajinya mabrur, kuasailah dulu ilmunya. Pelajari syarat, rukun, dan larangannya. Jangan hanya berharap hasil tanpa memahami proses,” tegas beliau.

Beliau menambahkan, orang yang tidak memahami cara melakukan tawaf, wukuf, atau bahkan menjaga adab di Masjidil Haram, akan kesulitan menjalankan haji secara sempurna. Pemahaman yang keliru bisa mengurangi nilai ibadah itu sendiri.

Analogi Cerdas: Belajar Haji Seperti Belajar Mengendarai Motor

Untuk memudahkan jamaah memahami pesannya, Gus Baha memberikan analogi yang sederhana namun mengena.
“Meminta doa haji mabrur tanpa tahu cara berhaji, itu sama seperti meminta keselamatan berkendara padahal belum bisa naik motor,” ujarnya.

Beliau menjelaskan, bahkan orang yang sudah mahir mengendarai motor pun bisa celaka jika tidak berhati-hati. Apalagi yang belum pernah belajar sama sekali. Begitu pula dengan haji ilmu adalah kunci keselamatan dan keberkahan dalam perjalanan menuju Baitullah.

Pentingnya Pendidikan Agama Sebelum Berangkat Haji

Gus Baha menekankan bahwa pendidikan agama adalah fondasi utama sebelum menjalankan ibadah apa pun, termasuk haji dan umrah. Ia berharap umat Islam tidak sekadar mengejar status sosial sebagai “haji”, melainkan benar-benar memahami makna dan tujuan ibadah tersebut.

“Keberhasilan mendapat haji mabrur bukan karena banyaknya doa, tapi karena benar dalam memahami dan melaksanakan ibadah itu,” tutur Gus Baha. Ia menambahkan bahwa belajar agama bukan hanya kewajiban, melainkan bentuk cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Haji Mabrur Dimulai dari Ilmu dan Kesungguhan

Melalui ceramahnya yang lugas dan penuh makna, Gus Baha mengingatkan umat agar tidak terburu-buru meminta doa haji mabrur tanpa belajar terlebih dahulu. Ilmu menjadi bekal utama agar ibadah haji berjalan dengan benar, khusyuk, dan diterima Allah SWT.

“Belajarlah dulu sebelum meminta doa. Karena doa tanpa ilmu bisa kehilangan arah,” pungkas Gus Baha.

Dengan memahami esensi ibadah, calon jamaah haji tidak hanya meraih gelar “haji”, tetapi juga memperoleh predikat mabrur ibadah yang diterima dan membawa keberkahan hidup di dunia dan akhirat.***

Disclaimer: Artikel ini sudah terbit di portalpekalongan.com dengan judul: Gus Baha Membagikan Kiat untuk Haji Mabrur: Belajar Terlebih Dahulu Sebelum Meminta Doa

You Might Also Like

Semangat One Goal One Energy, di Ajang ECLAVO SMANSAPERJAKA
​Perlunya Tarif Jasa Medis Nasional untuk DPJP dalam Dinamisasi Angka Klaim Berdasarkan INA-CBG’s dan DRG
Bedah Buku “Sihir di Nusantara” Kembali Digelar, Kali Ini di Salatiga
Jurnalistik di Era Digital dan Pandemi Hoak, Simak Penjelasan Ali Arifin
Panduan Lengkap Doa dan Dzikir Setelah Sholat Lima Waktu (Arab, Latin, dan Artinya)
TAGGED:Ceramah IslamDoa HajiGus BahaGus Baha RembangHaji dan UmrahHaji MabrurIbadah HajiIlmu AgamaKH Ahmad Bahaudin NursalimTausiyah
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?