
SEMARANG – nujateng.com – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang tidak hanya menghadirkan kemeriahan pawai ta’aruf, perlombaan, dan berbagai kegiatan pendukung. Di balik suksesnya penyelenggaraan, berbagai elemen masyarakat turut mengambil bagian memberikan pelayanan dan dukungan kepada para peserta serta ofisial dari seluruh Indonesia.
Salah satunya datang dari Komunitas Totok Punggung Indonesia (KTPI) melalui AWM KTPI Kota Semarang, yang hadir memberikan dukungan di bidang kesehatan dan kebugaran bagi para kafilah MTQ Nasional XXXI.
Kehadiran AWM KTPI menjadi salah satu bentuk kepedulian sekaligus upaya melengkapi pelayanan bagi peserta yang harus menjalani rangkaian kegiatan MTQ dengan agenda yang cukup padat, terlebih sebagian besar kontingen datang dari luar daerah dengan menempuh perjalanan panjang.
50 Terapis Disiapkan di Hotel Kontingen
Untuk mendukung kegiatan tersebut, AWM KTPI Kota Semarang menyiapkan sekitar 50 terapis totok punggung yang ditempatkan dan disiagakan di sejumlah hotel yang menjadi tempat penginapan kontingen MTQ Nasional XXXI.
Tim AWM KTPI menjalin kerja sama dan bersinergi dengan pihak hotel untuk memberikan layanan kepada para peserta dan ofisial yang membutuhkan relaksasi setelah menempuh perjalanan jauh maupun mengikuti berbagai aktivitas MTQ.
Metode totok punggung yang diperkenalkan KTPI merupakan salah satu metode terapi komplementer dengan teknik tekanan pada titik-titik tertentu menggunakan jari tangan. Dalam pengembangannya, metode tersebut diperkenalkan sebagai salah satu ikhtiar menjaga kebugaran yang selaras dengan prinsip Thibbun Nabawi.
Pelayanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi peserta dan ofisial MTQ, tetapi secara umum juga dapat dimanfaatkan oleh tamu hotel lainnya.
Perjalanan Panjang dari Makassar, Berlanjut Pawai Ta’aruf
Salah satu peserta MTQ yang berasal dari Makassar merasakan langsung manfaat layanan tersebut.
Peserta itu sebelumnya harus menempuh perjalanan darat sekitar 12 jam menuju bandara di Makassar, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat sekitar dua jam hingga tiba di Semarang.
Belum cukup sampai di hotel untuk beristirahat, peserta tersebut masih harus mengikuti pawai ta’aruf sebagai bagian dari rangkaian pembukaan MTQ Nasional XXXI.
Perjalanan panjang ditambah aktivitas yang cukup padat tentu menguras tenaga. Setelah mendapatkan fasilitas terapi di hotel, peserta tersebut mengaku merasa senang dan lebih nyaman.
Layanan tersebut membuat kondisi tubuhnya terasa lebih rileks sehingga kembali menambah semangat untuk mengikuti rangkaian kegiatan MTQ.
Kisah tersebut menjadi gambaran bagaimana dukungan sederhana di bidang kebugaran dapat memberikan manfaat bagi peserta yang tengah mengikuti agenda nasional dengan mobilitas tinggi.
Bukan Hanya di MTQ Nasional
Kiprah AWM KTPI Kota Semarang dalam bidang kesehatan juga tidak berhenti pada momentum MTQ Nasional XXXI.
Sebelumnya, tim AWM KTPI juga turut hadir memberikan dukungan pada Kejurnas Balap Mobil di POJ Tanjung Mas, Semarang. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari kiprah komunitas dalam memberikan layanan kebugaran pada berbagai kegiatan yang membutuhkan dukungan kesehatan dan stamina peserta.
Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan AWM KTPI tidak hanya berfokus pada satu momentum kegiatan, tetapi terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui layanan kesehatan komplementer dan edukasi kebugaran.
Turut Membekali Tim Kesehatan Jamaah Haji Kota Semarang
Kiprah AWM KTPI Kota Semarang juga berlanjut dalam kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan jamaah haji.
Dalam kesempatan lainnya, tampak Tim AWM KTPI Kota Semarang bersama Founder Terapi Totok Punggung berfoto bersama Ustadz Abdurrahman dalam kegiatan Halal Bihalal sekaligus persiapan pembekalan bagi tim kesehatan yang akan mendampingi jamaah haji Kota Semaran.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dan berbagi pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kebugaran, khususnya bagi tim yang nantinya akan mendampingi jamaah dalam perjalanan ibadah haji yang membutuhkan kondisi fisik prima.
Dengan pengalaman terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari olahraga, pelayanan jamaah hingga momentum MTQ Nasional.
AWM KTPI Kota Semarang terus berupaya mengambil peran sesuai kapasitasnya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menjaga Kesehatan, Mendukung Kelancaran MTQ
Bagi Tim AWM KTPI Kota Semarang, kesehatan peserta merupakan salah satu bagian penting yang turut mendukung suksesnya MTQ Nasional XXXI.
Para peserta dan ofisial datang dari berbagai penjuru Indonesia dengan latar perjalanan dan kondisi fisik yang berbeda-beda. Mereka kemudian harus mengikuti serangkaian agenda, mulai dari kedatangan, pawai ta’aruf, pembukaan hingga perlombaan dan kegiatan lainnya.
Karena itu, keberadaan layanan kebugaran di hotel diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar memberikan kenyamanan kepada para tamu dan peserta selama berada di Kota Semarang.
“Semoga seluruh rangkaian MTQ Nasional XXXI berjalan lancar, seluruh peserta dan ofisial diberikan kesehatan, kekuatan serta kemudahan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai,” harap Tim AWM KTPI Kota Semarang.
Momentum MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang pun menjadi semakin lengkap. Jika para qari dan qariah berjuang menampilkan kemampuan terbaiknya dalam mengagungkan ayat-ayat Al-Qur’an, di sisi lain berbagai pihak ikut memberikan dukungan agar mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan kondisi yang sehat dan prima.
Dari Semarang, MTQ Nasional XXXI bukan hanya tentang kompetisi dan prestasi, tetapi juga tentang pelayanan, kebersamaan, sinergi, dan kepedulian terhadap para tamu dari seluruh penjuru negeri.
