
SEMARANG – NUJATENG.COM – Dampak nyata bagi masyarakat menjadi nafas utama setiap gerak langkah lembaga sosial Filal Khoirot Semarang.
Di momen Idul Adha 1447 H, lembaga ini kembali membuktikan komitmennya sebagai jembatan kebaikan dengan mendistribusikan 500 paket daging kurban yang disalurkan tepat sasaran kepada warga prasejahtera di Mijen, Kota Semarang.
Pelaksanaan kegiatan ini dipusatkan di sekretariat Yayasan, Jl. Maryadi gang Banjarsari 3, Kp. Batok, RT 02/02, Kelurahan Bubakan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Kamis, (28/05/2026).
Ini tidak hanya sekadar prosesi penyembelihan hewan, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk menumbuhkan kepedulian di tengah tantangan ekonomi masyarakat.
Mengedepankan Kemanusiaan, Kurban sebagai Solusi Sosial
Ketua Panitia Pelaksana Kurban Filal Khoirot 2026, Slamet Supriyanto, S.Bns menegaskan bahwa fokus utama lembaga adalah memastikan setiap amanah dari ahli kurban benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan.
”Filal Khoirot hadir bukan sekadar untuk formalitas ibadah. Kami memaknai kurban sebagai instrumen dakwah sosial yang berpihak pada kemanusiaan. Dengan mendistribusikan 500 paket daging langsung ke rumah warga, kami ingin memastikan semangat berbagi ini menjadi oase harapan bagi warga prasejahtera di sekitar kita,” ujar Slamet Supriyanto.
Model Pemberdayaan Filal Khoirot, Lebih dari Sekadar Berbagi
Sejak berdiri pada tahun 2013, Filal Khoirot Semarang telah bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.
Kebermanfaatan lembaga ini dirasakan dalam berbagai lini:
Jaring Pengaman Sosial: Penyaluran santunan rutin bagi dhuafa yang membantu meringankan beban ekonomi harian.
Peningkatan SDM: Pelatihan keterampilan bagi masyarakat marginal agar lebih berdaya secara mandiri.
Pendidikan Berkelanjutan: Dukungan pendidikan bagi anak yatim dhuafa sebagai investasi masa depan yang lebih baik.
Sistem kerja yang transparan, mulai dari pendataan penerima hingga pelaporan kepada donatur, menjadi kunci utama mengapa kepercayaan masyarakat terhadap Filal Khoirot terus meningkat setiap tahunnya.
Mengajak Masyarakat Bergerak Bersama

Filal Khoirot Semarang memandang bahwa kebermanfaatan yang luas hanya bisa dicapai melalui kolaborasi.
Dengan melibatkan santri dan warga sekitar, lembaga ini tidak hanya membagikan paket daging, tetapi juga membangun ikatan sosial (ukhuwah islamiyah) yang kuat.
”Semangat gotong royong adalah aset terbesar kita. Kami mengundang seluruh elemen masyarakat, donatur, maupun relawan untuk terus membersamai langkah Filal Khoirot. Setiap kontribusi Anda adalah harapan baru bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkas Slamet.
Melalui pendekatan yang inklusif dan solutif, Filal Khoirot terus membuktikan diri sebagai lembaga yang membumi, senantiasa hadir di saat masyarakat membutuhkan, dan terus berdedikasi membangun keberlanjutan sosial di Kota Semarang.***
