
nujateng.com – Memasuki usia senja dengan kondisi fisik yang sehat dan ingatan yang tajam adalah impian setiap orang.
Namun, salah satu tantangan terbesar bagi lansia adalah penurunan daya ingat atau pikun.
Dalam terminologi Islam, kondisi pikun yang parah sering disebut sebagai Ardzalil Umur, yakni masa tua yang lemah di mana seseorang kembali kehilangan daya ingatnya seperti masa kanak-kanak.
Selain melakukan pola hidup sehat dan melatih otak, bagi seorang Muslim, kekuatan doa adalah senjata utama.
Berdoa memohon perlindungan dari pikun bukan hanya soal menjaga memori, tetapi juga agar kita tetap bisa menjalankan ibadah dengan sempurna hingga akhir hayat.
Doa Anti-Pikun Sesuai Sunnah
Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk menangkal kepikunan terdapat dalam hadits sahih riwayat Imam Bukhari. Berikut adalah bacaannya:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
Allahumma inni a’udzu bika minal bukhli, wa a’udzu bika minal jubni, wa a’udzu bika an uradda ila ardzalil ‘umuri, wa a’udzu bika min fitnatid dunya, wa a’udzu bika min ‘adzabil qabri.
Terjemahan
”Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir, aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut, aku berlindung kepada-Mu dari dikembalikan ke usia yang paling hina (pikun), aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia, dan aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur.”
Tips Menjaga Kesehatan Otak Secara Islami
Selain konsisten mengamalkan doa tersebut, berikut adalah beberapa langkah nyata yang bisa dilakukan agar terhindar dari pikun:
Menjaga Interaksi dengan Al-Qur’an: Membaca dan menghafal Al-Qur’an adalah senam otak terbaik bagi umat Islam. Aktivitas ini menjaga sel-sel saraf otak tetap aktif.
Menjaga Pola Makan Sunnah: Mengonsumsi madu, kurma, dan kacang-kacangan dipercaya baik untuk kesehatan saraf dan otak.
Tetap Bersosialisasi: Bergabung dalam komunitas, mengikuti pengajian, atau sekadar bercengkerama dengan keluarga dapat mencegah penurunan kognitif akibat kesepian.
Melakukan Hobi yang Produktif: Menulis, berkebun, atau mempelajari hal baru sangat efektif untuk merangsang kinerja otak kanan dan kiri.
Menghadapi masa tua dengan pikiran yang jernih adalah sebuah berkah yang luar biasa.
Dengan mengombinasikan ikhtiar lahiriah-seperti menjaga pola makan dan aktivitas otak-serta ikhtiar batiniah melalui doa terhindar dari pikun, kita berharap Allah SWT senantiasa menjaga lisan dan pikiran kita dalam ketaatan.
Mari mulai amalkan doa ini setiap selesai shalat fardhu dan jadikan masa tua kita masa yang penuh keberkahan serta jauh dari kondisi Ardzalil Umur.***
