Ribuan Santri dan Jamaah Pengajian Tabarrukan Hadiri Haul ke-4 Ning Arina Sabiela Fadlolan

SEMARANG, Ahad, 08 Maret 2026 menjadi hari yang begitu khidmat bagi keluarga besar Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF), Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang dalam menggelar peringatan haul ke-4 al-Syahidah Al-Marhumah Ning Hj. Arina Sabiela Fadlolan (Ning Bella). Haul yang berlangsung khidmat dihadiri ribuan santri, alumni, dan jamaah yang memadati area makam Ning Bella meluber ke Sahah Tahfidh, merupakan bangunan yang bulan lalu masih belantara, kini menjadi salah satu pusat aktivitas santri, mulai dari menghafal Al-Qur’an, ngaji pasanan, hingga rutinitas pembacaan Qasidah Burdah.
Peringatan haul dimulai dengan jamaah shalat Ashar, dilanjut 40 kali khataman 30 juz Al-Qur’an oleh seluruh santri. Menjelang Maghrib, santri berkumpul di lapangan utama untuk berbuka puasa bersama, sementara para asatidz dan jamaah berbuka bersama Pengasuh di ndalem, menghadirkan suasana Ramadlan yang penuh kebersamaan dan berkah.

Usai shalat Tarawih berjamaah, acara dilanjutkan pembacaan Maulid Qasidah Burdah menjadi acara puncak Haul. Lantunan syair pujian kepada Baginda Nabi Muhammad SAW karya Imam Al-Bushiri ini memiliki makna mendalam bagi keluarga besar PPFF Semarang. Bagi santri Fadhlul Fadhlan, Qasidah Burdah bukan sekadar bacaan biasa, melainkan napas spiritual yang senantiasa dilantunkan secara istiqamah. Tradisi ini terus dijaga sebagai warisan kecintaan al-Asyahidah al-Marhumah Ning Hj. Arina Sabiela terhadap Rasulullah SAW semasa hidupnya.
Ning Bella dikenal sebagai sosok yang cerdas dan supel. Lahir di Kairo, 14 November 1999, putri pertama dari DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA. dan Ibu Nyai Hj. Fenty Hidayah, S.Pd.I. Al-Syahidah wafat pada 8 Maret 2022 di usia 22 tahun saat menempuh perjalanan pulang usai berziarah 5 Makam Wali Qutub di Mesir:
1). Makam Grand Syekh Abdul Halim Mahmud di desa Assalam, kecamatan Bilbis, Prov. Al Sharqeya.
2). Waliyullah Imam Para Dai Syekh Muhammad Mutawalli asy-Sya’rawi, terletak di Kampung Daqadus (Dakados), Mit Ghamr, Provinsi Daqahliyah, Mesir.
3).Sidi Al-Ahmady, kompleks pesarean Syekh Ahmad Al-Badawi, Tanta, provinsi Al Gharbeya.
Ziarah ditutup di dua wali qutb di Alexandria yaitu 4). Syekh Abul Abbas Almursyi dan 5). Imam Bushiry pemilik Maulid Qashidah Burdah.
Ziarah kepada 5 Wali Qutb tersohor di Mesir dilakukan dalam satu hari melintasi 4 provinsi. Usai ziarah berjam-jam di makam Imam Bushiry, sang Wali Qutb idola Ning Bella, ternyata perpisahan terakhir dan membawa pesan menjadi wakil Imam Bushiry untuk disemayamkan di Semarang Indonesia.
Kepergiannya Ning Bella, meninggalkan kesan mendalam bagi para santri yang mengenalnya sebagai pribadi yang mencintai ilmu dan Al-Qur’an.
Melalui haul ini, semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada keluarga besar PPFF Semarang, berharap para santri dapat meneladani jejak langkah Ning Bella dalam menuntut ilmu dan menanamkan rasa cinta yang kuat kepada Nabi Muhammad SAW.
