Sambut Ramadhan, Madin Takmiliyah Nurul Janah Wujil Gelar Pawai Keliling Desa
2 mins read

Sambut Ramadhan, Madin Takmiliyah Nurul Janah Wujil Gelar Pawai Keliling Desa

 

SEMARANG, NUJATENG.COM – Suasana penuh sukacita menyelimuti Lingkungan Krajan Lor, Desa Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan, TPQ Qiraati dan Madrasah Diniyah (Madin) Takmiliyah Nurul Janah menggelar kegiatan pawai keliling desa pada Selasa (17/02/2026).

Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan batin dan fisik para santri serta masyarakat setempat dalam menyongsong bulan yang paling dinantikan umat Muslim sedunia.

​Sejarah Berdirinya Madin Nurul Janah
​Kepala Madin Takmiliyah Nurul Janah Wujil, Ustadz Ma’ruf Muzaka, S.Pd.I, menjelaskan bahwa madrasah yang berlokasi di RT 02/04 Krajan Lor ini berdiri berkat semangat pengabdian.

“Madrasah ini lahir dari sebuah keprihatinan sepuluh tahun silam, melihat anak-anak yang hanya bermain setiap sore tanpa kegiatan keagamaan yang terstruktur. Hal ini menggugah hati para alumni Pondok Pesantren besar seperti Lirboyo, Ploso, Tegalrejo, hingga Futuhiyah Demak untuk mendirikan wadah pendidikan,” ungkap Ma’ruf.

​Ia menambahkan, tonggak awal kepemimpinan madrasah ini dinahkodai oleh Ustadz Abdul Latif, seorang santri alumni Ponpes Ploso.

Kurikulum Berbasis Pesantren

Madin Nurul Janah menerapkan kombinasi metode Qiraati dan pengajian Kitab Kuning layaknya di pesantren. Jadwal pembelajaran berlangsung setiap Senin hingga Jumat, pukul 16.30–17.30 WIB.

Kegiatan harian dimulai dengan :
​Shalat Ashar berjamaah.
​Pembacaan Asmaul Husna.
​Murojaah hafalan.
​Pembelajaran di kelas masing-masing.

Pawai Ta’aruf: Mencetak Generasi Berakhlakul Karimah

Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Ahmad Muradin, menyebutkan bahwa pawai ini diikuti oleh 80 santri, didampingi wali murid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus Takmir Masjid.

“Tujuan utama kami adalah agar santri merasa gembira menyambut Ramadhan. Kami ingin mereka memiliki kenangan indah masa kecil saat belajar di Madin Nurul Janah yang akan mereka bawa hingga dewasa nanti,” ujar Ustadz Ahmad Muradin.

Selama bulan Ramadhan, Madin Nurul Janah juga telah menyiapkan serangkaian program spesial, di antaranya:

Pesantren Ramadhan
​Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa)
​Materi Birrul Walidain (Berbakti kepada orang tua) dan Kisah Sejarah Nabi.

Sebagai pengajar materi Sejarah Kebudayaan Islam, Ustadz Ahmad menekankan pentingnya meneladani perjuangan para Nabi, terutama dalam menegakkan kalimat tauhid dan membentuk Akhlakul Karimah.

“Bersama Madin Nurul Janah, kami berkomitmen mencetak generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, serta berguna bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *