By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Demi Mengejar Cinta Illahi, Ada Sebuah Kisah Seorang Raja yang Meninggalkan Tahtanya
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Demi Mengejar Cinta Illahi, Ada Sebuah Kisah Seorang Raja yang Meninggalkan Tahtanya
Artikel

Demi Mengejar Cinta Illahi, Ada Sebuah Kisah Seorang Raja yang Meninggalkan Tahtanya

Tasir Alamsyah
Last updated: January 31, 2026 12:15 pm
Tasir Alamsyah
Published: January 31, 2026
Share
SHARE

 


​nujateng.com – Kisah seorang raja yang biasanya identik dengan kemewahan, kekuasaan tanpa batas, dan harta yang melimpah.

Namun, sejarah Islam mencatat sebuah riwayat yang sangat menyentuh hati tentang seorang penguasa yang justru memilih meninggalkan segala kemegahan dunia demi fokus beribadah kepada Allah SWT.

Riwayat ini bersumber dari hadis yang dibawakan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya dan telah dishahihkan oleh Syekh Al-Albani dalam Silsilah Ahadits Shahihah (no. 2833) dari sahabat Abdullah bin Mas’ud.

Kesadaran akan Kefanaan Kekuasaan

Pada zaman dahulu, hidup seorang raja di dalam istananya yang megah.

Di tengah kemuliaannya, ia mulai merenung dan menyadari satu kebenaran mutlak, bahwa kerajaannya pasti akan hilang dan kedudukannya selama ini telah melalaikan dirinya dari beribadah kepada Rabb-nya.

Kesadaran inilah yang menjadi titik balik hidupnya.

Pada suatu malam, secara diam-diam ia pergi meninggalkan istana tanpa membawa pengawal maupun kemewahan.

Menjadi Pembuat Batu Bata di Negeri Orang

Keesokan harinya, sang raja telah sampai di wilayah kekuasaan raja lain.

Ia menuju ke tepi pantai dan memulai hidup baru sebagai orang biasa. Untuk menyambung hidup, ia bekerja sebagai pembuat batu bata.

Dari hasil keringatnya sendiri, ia mengambil upah secukupnya untuk makan, sementara sisanya ia sedekahkan kepada orang lain.

Ketekunan ibadah dan kedermawanannya ini akhirnya terdengar oleh raja yang berkuasa di daerah tersebut.

Pertemuan Dua Penguasa di Jalan Allah

Raja setempat sempat mengirim utusan untuk memanggilnya, namun ia menolak.

Akhirnya, sang raja sendiri yang datang menemuinya dengan mengendarai kendaraan kerajaan.

Saat melihat kemewahan itu datang, pembuat batu bata ini sempat berusaha lari, namun akhirnya berhenti ketika sang raja memanggilnya dengan lembut.

Dalam dialog yang mengharukan, ia mengakui identitas aslinya:

​”Aku adalah Fulan bin Fulan, mantan raja… Aku menyadari bahwa kekuasaan yang aku miliki pasti akan hilang dan telah menyibukkanku dari beribadah kepada Rabb-ku.”

Mendengar pengakuan tersebut, sang raja yang menemuinya justru merasa tersentuh dan berkata bahwa ia pun membutuhkan apa yang dilakukan oleh pembuat batu bata tersebut.

Akhirnya, raja kedua tersebut ikut turun dari kendaraannya, melepaskan dunianya, dan keduanya memilih hidup bersama untuk beribadah kepada Allah.

Akhir Hayat yang Mulia

Kedua mantan penguasa ini menghabiskan sisa hidup mereka dalam ketaatan hingga maut menjemput mereka secara bersamaan setelah berdoa agar diwafatkan oleh Allah.

Ibnu Mas’ud menuturkan bahwa jika beliau berada di tanah berpasir di Mesir, beliau bisa memperlihatkan kubur keduanya berdasarkan ciri-ciri yang disebutkan oleh Rasulullah SAW.

Pelajaran dari Kisah Seorang Raja Ini

​Kekuasaan adalah Amanah

Jabatan setinggi apa pun bersifat sementara dan tidak boleh melalaikan kita dari tujuan utama hidup, yaitu beribadah.

Keutamaan Tawakal

Meninggalkan dunia bukan berarti malas, melainkan memindahkan ketergantungan hati dari makhluk kepada Sang Khaliq.

Pengaruh Kesalehan

Keikhlasan seseorang dalam beribadah dapat menjadi inspirasi bagi orang lain untuk ikut berubah menuju kebaikan.

Semoga kisah seorang raja ini menginspirasi kita untuk selalu menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat.***

You Might Also Like

Ustadz Adi Hidayat Ungkap Rahasia Doa Setelah Wudhu: 8 Pintu Surga Terbuka untuk yang Mengamalkannya!
Kisah Tiga Orang yang Berlindung dalam Gua dan Tawassul dengan Amal Shalih
Belajar Takut yang Menenangkan: Rahasia Para Sufi untuk Hidup Lebih Jernih di Tengah Dunia yang Melelahkan
TKA di SMAN 1 Sigaluh: Mempersiapkan Siswa untuk Masa Depan
Dua Karunia Terbesar Hidup: Prof Sholihan Ungkap Makna Syukur atas Amanat Kehidupan dan Panggilan ke Tanah Suci
TAGGED:Imam AhmadSyekh Al-Albani
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?