Pelatihan Totok Punggung Dasar & Pendalaman Angkatan Kedua Resmi Dibuka, Hadirkan Banyak Kisah Inspiratif

SEMARANG – nujateng.com – Pelatihan Totok Punggung Dasar & Pendalaman Angkatan Kedua yang diselenggarakan oleh Komunitas Totok Punggung Indonesia (KTPI) resmi dibuka di Hotel Muria Semarang, Sabtu (29/11). Acara pembukaan yang sedianya dilakukan oleh Bapak Wakil Wali Kota Semarang, pada sesi kegiatan yang sedang berlangsung saat ini dibuka oleh Mashadi Utomo dari DMI Kota Semarang, mewakili Bapak Iswar yang berhalangan hadir.
Pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah diadakan berkali-kali oleh KTPI. Tahun ini, pelatihan diisi oleh dua trainer nasional, yakni Bp. Achmad Agung Utomo dan Ibu Muly, yang memimpin jalannya materi dasar hingga pendalaman. Pak Agung juga menjabat sebagai Ketua 2 KTPI dan dikenal memiliki jaringan luas, termasuk para lurah pasar. Ia sebelumnya juga membuka pelatihan totok punggung di Srondol sekitar tiga bulan lalu, sebuah kegiatan yang turut diikuti oleh Pak Iswar sebagai peserta.
Testimoni Peserta: Dari Gangguan Kesehatan Membaik hingga Orang Tua yang Kembali Khutbah Jumat
Salah satu peserta, Eko Samudra Wibowo dari jamaah Masjid Al Furqon Klipang Semarang, memberikan kesaksian tentang manfaat langsung totok punggung. Ia sebelumnya mengalami gangguan buang air kecil hingga 12 kali per malam. Namun setelah mendapatkan terapi dan sekali praktik langsung dengan Bp. Agung, kondisinya membaik drastis.
“Semalam hanya kencing dua kali setelah diterapi. Sebelumnya dokter sudah memeriksa 4 bulan lalu, tapi setelah sosialisasi totok punggung hasilnya luar biasa,” tuturnya. Merasakan perubahan signifikan, ia kemudian mantap mengikuti pelatihan untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan masyarakat.
Kisah mengharukan juga datang dari Hambali asal Nganjuk. Ia mengikuti pelatihan demi membantu ayahnya yang mengalami stroke hingga tak dapat berbicara. Setelah rutin melakukan totok punggung pada titik tertentu selama satu bulan, ayahnya menunjukkan respons mengejutkan.
“Tiba-tiba bapak ngomong, ‘Aduh loro le, astaghfirulloh’. Saya lanjut totok selama enam bulan, alhamdulillah bapak bisa kembali beraktivitas dan bahkan khutbah Jumat lagi di masjid,” ungkapnya.
Totok Punggung untuk Keluarga dan Masyarakat
Mukhtar, Ketua PD KTPI Semarang, juga menyampaikan visi besar totok punggung. Sejak 2019 ia aktif mensyiarkan metode penyembuhan alami ini ke masyarakat, dengan harapan setiap rumah memiliki minimal satu terapis keluarga. KTPI juga rutin mengadakan bakti sosial ke takmir masjid dan komunitas lainnya.
Beliau turut membagikan pengalaman membantu seorang pasien gagal ginjal yang saat itu harus cuci darah. “Selama sekitar satu bulan sambil ditotok, dokter memeriksa lagi dan ternyata hasilnya membaik hingga dinyatakan sembuh. Padahal waktu itu kondisinya sudah sangat pucat,” jelasnya, yang juga menjabat Ketua Ranting NU Pudak Payung Banyumanik.
Jadwal Pelatihan
Pelatihan berlangsung selama dua hari:
Dasar: Sabtu, 29 November 2025 (08.30–15.00 WIB)
Pendalaman: Ahad, 30 November 2025 (08.30–15.00 WIB)
Registrasi dibuka pukul 07.30 WIB setiap harinya.
Peserta mendapatkan modul, coffee break, makan siang, bimbingan grup WA, dan sertifikat.
Informasi pendaftaran:
Agung: 0813 9137 9631
Wahyu: 0815 6612 085
Hari ini fokus pada Pelatihan Dasar, dilanjutkan besok dengan sesi Pendalaman.
