14 Do’a Istighfar Penghapus Dosa dan Penyejuk Jiwa, Lengkap Arab, Latin dan Artinya
nujateng.com – Istighfar adalah amalan yang paling mudah diucapkan namun memberikan pengaruh besar bagi ketenangan jiwa dan ampunan dosa.
Rasulullah Saw mencontohkan banyak bacaan istighfar yang bisa diamalkan setiap hari, terutama ketika seorang hamba ingin memperbaiki diri dan bertaubat.
Berikut 14 do’a istighfar lengkap untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Istighfar Paling Ringkas
اَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ
Astaghfirullāh.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”
2. Istighfar Umum
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ رَبِّي مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullāha Rabbī min kulli dzanbin wa atūbu ilaih.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Tuhanku dari segala dosa dan aku bertaubat kepada-Nya.”
3. Sayyidul Istighfar (Istighfar Terbaik)
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allāhumma anta Rabbī, lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā ‘abduka, wa anā ‘alā ‘ahdika wa wa‘dika mā istaṭa‘tu, a‘ūdzu bika min syarri mā ṣana‘tu, abū’u laka bini‘matika ‘alayya, wa abū’u bidzanbī, faghfir lī fa innahu lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.
Artinya:
“Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perjanjian dan janji kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.”
4. Do’a Pendek Nabi
رَبِّ اغْفِرْ لِي
Rabbighfir lī.
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku.”
5. Do’a Ampunan Menyeluruh
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ، دِقَّهُ وَجِلَّهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ، وَعَلَانِيَتَهُ
Allāhumma-ghfir lī dzanbī kullahu, diqqahu wa jilālahu, wa awwalahu wa ākhirahu, wa ‘alāniyatahu wa sirrahu.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku; yang kecil maupun besar, yang awal maupun akhir, yang tampak maupun yang tersembunyi.”
6. Do’a Istighfar Lengkap untuk Rahmat dan Rezeki
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاهْدِنِي، وَارْزُقْنِي، وَعَافِنِي
Allāhumma-ghfir lī, warhamnī, wahdinī, warzuqnī, wa ‘āfinī.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, beri aku petunjuk, rezeki, dan kesehatan.”
7. Istighfar Agung
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullāhal-‘Azhīma alladzī lā ilāha illā huwa al-ḥayyu al-qayyūmu wa atūbu ilaih.
Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang Maha Menjaga. Aku bertaubat kepada-Nya.”
8. Do’a Taubat
اللَّهُمَّ تُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Allāhumma tub ‘alayya innaka anta at-tawwābur-raḥīm.
Artinya: “Ya Allah, terimalah taubatku. Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
9. Do’a Ampunan untuk Diri dan Orang Tua
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ
Allāhumma-ghfir lī wa li-wālidayya.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku.”
10. Do’a dari Al-Qur’an
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا
Rabbana ighfir lanā dzunūbanā.
Artinya: “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami.”
11. Do’a Taubat dalam Al-Qur’an
وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Wa tub ‘alaynā innaka anta at-tawwābur-raḥīm.
Artinya: “Terimalah taubat kami, Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
12. Do’a Nabi Musa
رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي
Rabbi innī dzhalamtu nafsī faghfir lī.
Artinya: “Ya Tuhanku, aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku.”
13. Do’a Penghapus Dosa di Akhir Majelis
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Subḥānaka Allāhumma wa biḥamdika, asyhadu allā ilāha illā anta, astaghfiruka wa atūbu ilaik.
Artinya: “Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
14. Do’a Rahmat dan Ampunan
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ
Rabbighfir warham wa anta khairur-rāḥimīn.
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah dan rahmatilah aku. Engkau sebaik-baik Pemberi rahmat.”
Istighfar bukan sekadar ucapan yang meluncur dari bibir ia adalah jalan pulang bagi hati yang letih, obat bagi jiwa yang gelisah, dan jembatan yang menghubungkan seorang hamba dengan kasih sayang Tuhannya.
Dengan membaca 14 do’a istighfar di atas secara rutin, seorang muslim sedang membuka pintu-pintu kebaikan, ampunan dosa, keluasan rezeki, ketenangan hati, serta kemudahan dalam hidup.
Setiap kali kita beristighfar, kita sedang mengatakan kepada Allah bahwa kita ingin berubah, ingin menjadi lebih baik dan ingin hidup yang lebih bersih dari dosa.
Dan Allah, dengan segala luasnya rahmat, selalu membuka pintu-Nya bagi siapa pun yang datang memohon ampun.
“Sesungguhnya Allah sangat gembira menerima taubat hamba-Nya.” (HR. Muslim)
Semoga rangkaian istighfar ini menjadi amalan harian kita, menjadi penyejuk hati, penghapus dosa dan jalan untuk mendapatkan keberkahan hidup.***
