3 mins read

NU Ranting Desa Nyatnyono: Mujahadah dan Do’a Bersama Mengawal Indonesia, Menuju Peradaban Dunia

Ungaran, nujateng.com – Hari Santri Nasional selalu di peringati setiap tanggal 22 Oktober dan untuk tema pada tahun ini 2025 “Bersama Mengawal Indonesia, Menuju Peradaban Dunia”.

Sebagai rangkaian dari peringatan Hari Santri NU Ranting Nyatnyono mengadakan Mujahadah dan Do’a bersama yang dilaksanakan pada hari Rabu, (22/102025).

Bertemapat di Masjid Subulussalam dukuh Krajan, desa Nyatnyono dan juga sebagai Masjid bersejarah peningalan Waliyullah Hasan Munadi.

Seluruh warga NU Nyatnyono hadir memenuhi Masjid dan acara dimulai pukul 20:30 sesuai agenda panitia.

Parsunto memaknai Hari Santri adalah sebuah spirit bagi Santri untuk mempunyai kewajiban meneruskan perjuangan Mbah Kyai Hasim Asari dan Mbah Kyai Ahmad Dahlan terkaiit resolusi jihad dan menjaga kemerdekaan RI sampai hari ini yang ke 70 dan untuk hari santri yang ke 10.

“Peran pemerintah sangat bagus dalam melindungi para santri dengan program-program pemerintah yang berada di pondok pesantren, sebagai contoh MBG sudah masuk ke santri-santri yang baerada dipondok pesantren,”jelasnya

Dalam bidang keagamaan Pemerintah Desa Nyatnyono terus bersinergi dengan pengurus Ranting NU demi kemajuan desa.

“Dalam menyikapi pemberitaan trans 7 yang lagi viral, sebenarnya menyakitkan hati para santri bahkan masyarakat se Indonesia juga dari wali santri dan juga alumni, apalagi Kyai Kyai besar yang di framing seperti itu kita merasa sakit hati, namun kita ambil sisi positifnya menggugah hati para santri, alumni, wali santri lebih cinta lagi pada pondok pesantren,”tambahnya

Dalam memperingati Hari Santri pemerintah Desa Nyatnyono berkerja sama dengan ranting NU menyelenggarakan lomba-lomba dan terkahir pada tanggal 26 oktober.

Dan sebagai akhir peringatan Hari Santri ada apel bersama dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat di lapangan sendang putri, dilanjutkan dengan pawai dimulai dari sendang putri kemudian sendangrejo, kemudian Kekelurahan Genuk naik lewat Blantendan titik terakhirnya di makam Mbah Hasan Munadi.

Dalam menjalankan roda organesasi Ranting NU Nyatnyono tidak jalan sendiri ada pendukung dibawahnya yaitu IPNU dan IPPNU.

Ahmad Sultoni sebagai Ketua IPNU dan IPPNU ranting Nyatnyono menyampaikan betapa penting peran IPNU dan IPPNU sebagai kader muda untuk melatih berorganesasi baik di internal maupun luar, adapun anggota IPNU sekarang 15 orang dan IPPNU 12 oranhg total 27 orang.

Hari santri dimata IPNU dan IPPNU sangat penting tidak hanya buat santri tapi buat umat muslim semuanya bagi yang menjalankan iman dan takwa.

“Tanpa ajaran Ustadz, Kyai baik Ustadz kampung atau Kyai kampung kita tidak akan bisa mengaji, memahami ilmu penetahuan dan ilmu ketakwaan,’urainya.

Dalam menanggapi kenakalan remaja yang terjadi saat ini disebabkan pergaulan yang salah, mereka merasa bahwa hidup diluar itu ada bekingan, temen-temenya banyak, maka perlu dibangun pendidikan karakter dan akhlak yang baik untuk anak-anak muda.

“Perkembangan dunia digital yang sangat pesat saat ini sebagai contoh media sosial platfon apapun kita sebagai anak muda dimudahkan dalam mengakses apapun dan memepermudah pekerjaan kita sehari-hari, tetapi harus digunakan sebijak mungkin,”jelasnya.

Jangan samapai media sosial digunakan untuk menyebar fitnah dan sebagainya, karena akan mengadu domba antar satu golongan dengan golongan lainya dan itu bukan ajaran islam, karena ajaran islam itu rahmatan lil alamin baik untuk semua kalangan, kita jaga sebagai kader IPNU dan IPPNU Islam itu bener-bener rahmatan lil alamain.

“Kita tidak mimihak manapun tapi berjalan diatas keimanan dan ketakwaan kita, sesuai syariat Islam yang kita jalankan, jangan sampai kita menyakiti hati orang lain, golongan orang lain maupun ras orang lain karena kita hidup di Indonesia yang Bhinika Tunggal Ika.”tambahnya

Mujahadah dan do’a untuk keselamatan, kesehatan, kesejahteraan untuk bangsa Indonesia di pimpin oleh Kyai. Ahmad Saeful Mujib yang juga sebagai Rais Syuriah NU Ranting Desa Nyatnyono.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *