By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: KH. A. Mustofa Bisri : Kita Krisis Komunikasi dan Krisis Silaturrahmi
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » KH. A. Mustofa Bisri : Kita Krisis Komunikasi dan Krisis Silaturrahmi
Berita

KH. A. Mustofa Bisri : Kita Krisis Komunikasi dan Krisis Silaturrahmi

adminnujateng
Last updated: October 20, 2025 8:55 am
adminnujateng
Published: April 15, 2016
Share
SHARE

Semarang, nujateng.com – Yang kita perlihatkan justru bukan sebagai orang Islam, orang Islam itu ada tatanannya, ada Qurannya ada sunahnya ada rasulnya  sebagai panutan, tapi kita alih-alih mengenal Allah, mengenal Nabi. Kita tidak mengenal Quran lewat syekh google.

Hal tersebut dilontarkan Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Leteh Rembang, KH. A. Mustofa Bisri, dalam acara talkshow Mata Najwa yang disiarkan di Metro TV, Rabu (13/4) kemarin malam.

Lebih lanjut, menurut Gus Mus, sekarang ini manusia sudah mulai memasuki krisis komunikasi dan krisis silaturrahmi bahkan ketika sedang duduk bersama saja, masing-masing sibuk melihat HPnya sendiri-sendiri.

“Alih-alih mengenal Allah, nabi, atau Al Quran. Kita duduk bersama ini bahkan sibuk melihat HPnya sendiri-sendiri, entah siapa yang diajak bicara,” ujar Gus Mus.

Padahal ketika masing-masing orang bertemu bisa melihat persamaan atau kembaran makhluk yang di ciptakan Allah SWT. Manusia sendiri menurut Gus Mus adalah makhluk yang dimulyakan Tuhan sebagai anak cucu Adam bukan sebagai kyai atau ustad.

“Kita jarang melihat manusia, kita krisis komunikasi, krisis silaturrahmi. Kalau kita ketemu pada manusia kita bisa lihat, oh ternyata ini sama dengan saya makhluk yang dihormati oleh Allah makhluk yang dihormati oleh Tuhan. Jadi Tuhan kita itu memulkyakan kita sebagai anak cucu Adam. Tidak menghormatika kita sebagai kiyai tidak sebagai ustad tidak sebagai pembawa Mata Najwa tapi sebagai manusia,”tegas mantan Rais Aam PBNU saat  acara takshow di Mata Najwa. [Abdus Salam/003]

You Might Also Like

Teknologi iPSC dan Sel Autologus Hadir di RSI Sultan Agung Semarang
Semarak dalam memperingati bulan bahasa 2025 dalam rangka pelatihan jurnalistik
Ringkasan Hasil Bahtsul Masail LBM MWC NU Kaliwungu
Mengenang Jihad Para Kiai dan Santri: PPFF Hidupkan Semangat Resolusi Jihad NU
Ribuan Santri MDT Kecamatan Songgom Brebes Ikuti Pawai Ta’aruf Sambut Hari Santri
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?