Debat OSIM MTs Tanbihul Ghofilin Banjarnegara 2025: Ajang Latihan Demokrasi bagi Siswa Madrasah
2 mins read

Debat OSIM MTs Tanbihul Ghofilin Banjarnegara 2025: Ajang Latihan Demokrasi bagi Siswa Madrasah

BANJARNEGARA. nujateng. Com – Halaman Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tanbihul Ghofilin Banjarnegara tampak meriah pagi ini Selasa, 21 Oktober 2025.

Para siswa berkumpul dengan penuh antusias mengikuti kegiatan Debat Calon Ketua Organisasi Intra Madrasah (OSIM) periode 2025–2026.

Debat calon ketua Osim ini menjadi acara penting bagi para peserta untuk menampilkan kemampuan berpikir kritis dan beradu gagasan secara sehat.

Baca Juga: MI NU 1 Situwangi Gelar Kelas Motivasi Bersama Dosen Telkom University Purwokerto

Dalam sambutannya, Irfan Fauzi, M.Pd, selaku Pembina OSIM, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran berdemokrasi di lingkungan madrasah.

“Debat ini adalah miniatur dari Pemilu, dan jika di pondok pesantren, ini juga miniatur dari imtihan. Maka bersainglah secara jujur dan adil. Dalam setiap pertandingan pasti ada kalah dan menang. Jika kalah, terimalah dengan lapang dada; jika menang, jalankan tanggung jawab sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Debat calon ketua Osim dimulai dengan suasana tertib dan penuh semangat. Satu per satu kandidat tampil memaparkan visi dan misi mereka di hadapan para siswa serta dewan guru.

Tak hanya berbicara tentang program kerja, para kandidat juga menunjukkan kemampuan berargumen dan menjawab pertanyaan spontan dari panitia.

Menariknya, salah satu kandidat datang dalam kondisi kurang sehat namun tetap berpartisipasi penuh dalam acara. Irfan memberikan apresiasi atas dedikasi tersebut.

“Ada salah satu kandidat yang sebenarnya sedang dalam kondisi kurang fit, tapi tetap hadir demi kelancaran acara. Ini bentuk tanggung jawab seorang calon pemimpin yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Baca Juga: Kebahagiaan Tak Terduga, Doa yang Tersembunyi: Pesan Menyentuh dari Gus Baha tentang Cinta dan Keikhlasan

Adapun enam kandidat Ketua OSIM tahun ini terdiri dari tiga siswa dan tiga siswi, semuanya duduk di kelas VIII MTs Tanbihul Ghofilin Banjarnegara.

Kandidat Putra: Alfanie Ma’ruf, Fahri Zidni, dan Bazka Irsyad.

Kandidat Putri: Lyla Tsalitsa Azmy H., Lailatul Robi’ah, dan Naelatul Muna R.

Debat OSIM ini menjadi wadah berharga bagi siswa untuk memahami arti kepemimpinan, tanggung jawab, dan sportivitas.

Dengan menjalankan kegiatan debat ini, MTs Tanbihul Ghofilin Banjarnegara terus menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini di lingkungan madrasah.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *