
SEMARANG – Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang menggelar Pelatihan Shalat Sempurna Bersanad oleh DR. KH. M. Sholeh Qosim, M.Si., Wakil Ketua JQH-PBNU, Wakil Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, sekaligus instruktur nasional pelatihan shalat bersanad, pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang berlangsung usai salat Magrib berjamaah di Masjid Raudlatul Jannah PPFF ini diikuti oleh para santri sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat pemahaman dan praktik ibadah shalat sesuai tuntunan Rasulullah SAW melalui sanad keilmuan yang bersambung hingga Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama.
Pelatihan tersebut diselenggarakan atas arahan dan komitmen Pendiri dan Pengasuh PPFF, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., M.A., dalam membekali santri dengan pemahaman ibadah shalat yang benar berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW sebagaimana diajarkan para ulama yang memiliki sanad keilmuan yang jelas dan bersambung sampai Rasulullah SAW.
Dalam pelatihan tersebut, DR. KH. M. Sholeh Qosim, M.Si. membimbing para santri secara rinci dan sistematis mengenai tata cara shalat sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.spiritualitas

Materi yang disampaikan tidak hanya berupa penjelasan teori, tetapi juga praktik langsung dengan memperhatikan setiap gerakan shalat secara detail.
Mulai dari cara berdiri yang benar saat shalat, posisi kaki dan tubuh, tata cara mengangkat tangan ketika takbiratul ihram, peletakan tangan saat bersedekap, pelaksanaan rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud, hingga tata cara mengucapkan salam, seluruhnya dijelaskan secara terperinci sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Dengan metode praktik langsung, para santri dapat memahami setiap gerakan secara lebih mendalam sehingga mampu mengamalkannya dengan benar dalam melaksanakan ibadah shalat.

Dalam penyampaiannya, Kyai Sholeh menjelaskan bahwa pelatihan ini menggunakan referensi yang bersumber dari kitab Safinatun Najah, Bidayatul Hidayah, Bulughul Maram dan Sullamut Taufiq, serta disempurnakan dengan rujukan dari para masyayikh dan muassis Nahdlatul Ulama, di antaranya ajaran KH. Raden Asnawi Kudus.
Pelatihan shalat bersanad ini memiliki makna yang sangat penting karena mengajarkan tata cara salat sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan diwariskan secara turun-temurun melalui mata rantai sanad para ulama.
Hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad SAW:
صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي
(رواه البخاري)
”Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.”
(HR. Bukhari)
Hadis tersebut menjadi landasan utama bahwa setiap muslim diperintahkan untuk melaksanakan shalat sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Oleh karena itu, melalui pelatihan shalat sempurna bersanad ini, PPFF berupaya meningkatkan kualitas ibadah shalat para santri agar sesuai berdasarkan sanad keilmuan yang sahih, serta para santri diharapkan mampu melaksanakan ibadah shalat dengan benar sesuai tuntunan Rasalullah SAW. Allahumma Aamiinn.
(Rihanah-Santri PPFF***)
