
Oleh : Akhmad Sururi ( Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah)
Sudah satu minggu lebih Mas Ali Arifin meninggalkan kita semua tim media sosial di Jawa Tengah. Kepergiannya pada hari Rabu 15 Juli 2026 meninggalkan warisan pengalaman dan ilmu tentang jurnalistik khususnya kepada saya yang sedang belajar menulis. Beliau sangat memiliki makna dalam pengembaraan di dunia jurnalistik yang tidak kenal lelah. Sebagian ilmunya saya serap untuk dipraketkan saat saya menulis dibeberapa media on line.
Awal perkenalan saya dengan Mas Ali Arifin saat ada pertemuan PW DMI Jawa Tengah di Semarang. Saya memperkenalkan diri sebagai Sekretaris PD DMI ( Dewan Masjid Indonesia) Kab Brebes yang kebetulan sering menulis. Niat saya dengan tambah teman dan jejaring untuk belajar dalam dunia jurnalistik, maka akan tambah ilmu pengetahuan yang tidak saya dapatkan dibangku perkuliahan.
Al hamdulillah persahabatan dan komunikasi setelah pertemuahn awal beralanjut sampai akhir hayat Beliau.
Sikap Beliau yang ramah, terbuka dan sangat komunikatif menjadi kesan tersendiri untuk saya. Meskipun pertemuan komunikasi darat terhitung sangat jarang, akan tetapi komunikasi dunia maya selalu intens melalui HP. Semua tulisan saya dikirimkan via handphone. Saat Beliau tidak sibuk tulisan saya akan segera diunggah di media on line milik Beliau (Portal Banjaenegara,com dan Pekalingann.Com) Namun saat Beliau sibuk atau dalam perjalanan Beliau memberitahu via WA.
Komunikasi yang intens akhirnya membuka peluaang untuk berbagai pengalaman dan menjalin kerjasasama dengan DPW FKDT Jawa Tengah. Kebetulan Sebagian besar artikel berita atau atau tulisan opini saya banyak mengangkat tentang Madrasah Diniyah Takmiliyah dan FKDT ( Forum Komunikasi Diniyah Takmilyah ). Hal tersebut yang menjadikan Beliau tertarik ingin mengajak kerjasa sama untuk mempublis berita tentang Madrasah Diniyah .
Penandatanganan MOU Kerjasama antara Pemred Banjarnegara.com dan Portal Pekalongan. com dengan DPW FKDT Jawa Tengah dilaksanakan saat Porsadin ( Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah) tingkat Provinsi Jawa Tengah di Banjarnegara. Saat itu bertindak sebagai saksi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah, H Mustain Akhmad. Mas Ali Arifin sebagai pihak pertama, sementara saya mewakili DPW FKDT Jawa Tengah selaku pihak kedua.
Selang kurang lebih satu stengah tahun berikutnya Beliau mengajak saya untuk bersama menghidupkan kembali media online yang sudah lama vakum, yaitu NU Jateng.com. Beliau termasuk pendiri media online tersebut. Akan tetapi media tersebut sudah agak lama kurang beroperasi katanya. Merupakan suatu kebanggan dan kebahagiaan bagi saya diajak Beliau untuk bergabung dengan media online berbasis nahdliyin. Sangat kebetulan beberapa tim media tersebut ada yang dari desa Nyatnyono Kec Ungaran Barat, satu kampung dengan Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Kyai Abdu Rohman.
Saya harus berterima kasih kepada Beliau yang telah memberikan banyak pelajaran tentang dunia jurnalistik. Keikhlasan dan ketulusan dalam memberikan pengetahuan kepada siapapun termasuk kepada saya semoga menjadi bekal amal yang menemani di alam barzah. Semoga Beliau mendapatkan tempat di taman surga. Amin. Al Fatihah..
