By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Safari Dakwah Ulama Damaskus Singgah di PPFF, Semai Semangat Menuntut Ilmu bagi Santri Milenial
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Safari Dakwah Ulama Damaskus Singgah di PPFF, Semai Semangat Menuntut Ilmu bagi Santri Milenial
PPFF

Safari Dakwah Ulama Damaskus Singgah di PPFF, Semai Semangat Menuntut Ilmu bagi Santri Milenial

Dwi Widiyastuti
Last updated: July 2, 2026 4:11 pm
Dwi Widiyastuti
Published: July 2, 2026
Share
SHARE
Al-‘Allamah Al-Faqih Al-Muhaddits As-Sayyid As-Syaikh Prof. Dr. Muhammad Syarif Ash-Shawwaf Al-Hasani, Rektor Universitas Bilad al-Syam di Kompleks Syekh Ahmad Kuftaro, Damaskus, Republik Arab Suriah, hadir menyapa para santri melalui Muhadlarah ‘Ammah yang digelar pada Kamis (2/7) ba’da Subuh di Masjid Raudlatul Jannah PPFF.

 

Semarang – Keberkahan kembali menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF), Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang. Dalam rangkaian Rihlah Dakwah Indonesia 1447 H/2026 M, Al-‘Allamah Al-Faqih Al-Muhaddits As-Sayyid As-Syaikh Prof. Dr. Muhammad Syarif Ash-Shawwaf Al-Hasani, Rektor Universitas Bilad al-Syam di Kompleks Syekh Ahmad Kuftaro, Damaskus, Republik Arab Suriah, hadir menyapa para santri melalui Muhadlarah ‘Ammah yang digelar pada Kamis (2/7) ba’da Subuh di Masjid Raudlatul Jannah PPFF.

 

Kehadiran ulama terkemuka asal Damaskus tersebut menjadi bagian dari rangkaian dakwah di Indonesia sekaligus menghadirkan keberkahan tersendiri bagi keluarga besar PPFF. Sebelumnya, Syaikh Syarif Ash-Shawwaf tiba di Semarang pada Rabu (1/7) malam sekitar pukul 21.00 WIB dan disambut langsung oleh Pendiri dan Pengasuh PPFF, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA, sebelum beristirahat di ndalem Pengasuh PPFF.

 

Keesokan harinya, rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Subuh berjamaah di Masjid Raudlatul Jannah PPFF. Seusai shalat, Syaikh Syarif Ash-Shawwaf bersama Kyai Fadlolan melaksanakan ziarah ke makam almarhumah asy-Syahidah Ning Arina Sabiela Fadlolan, dibelakang mihrab masjid PPFF. Suasana khusyuk mewarnai awal perjalanan dakwah sebelum seluruh santri berkumpul dalam majelis ilmu.

 

Syaikh Syarif Ash-Shawwaf bersama Kyai Fadlolan melaksanakan ziarah ke makam almarhumah asy-Syahidah Ning Arina Sabiela Fadlolan

Suasana Masjid Raudlatul Jannah semakin khusyuk ketika Syaikh Syarif Ash-Shawwaf mulai menyampaikan mau’idhah hasanah tentang kemuliaan ilmu. Dalam nasihatnya, ditegaskan bahwa kemuliaan manusia terletak pada ilmu yang Allah SWT anugerahkan.

 

Kemuliaan tersebut tergambar dalam kisah Nabi Adam AS yang diajarkan ilmu oleh Allah SWT, kemudian dimuliakan dengan perintah sujud kepada para malaikat sebagai bentuk penghormatan atas kemuliaan ilmu. Dari kisah tersebut ditegaskan bahwa ilmu merupakan sebab diangkatnya derajat seorang hamba di sisi Allah SWT.

 

As-Syaikh Prof. Dr. Muhammad Syarif Ash-Shawwaf Al-Hasani berikan Muhadloroh Ammah dihadapan ribuan santri PPFF

 

Tak hanya itu, Syaikh Syarif Ash-Shawwaf juga mengingatkan bahwa siapa pun yang menginginkan kebahagiaan dunia hendaknya menempuh jalan ilmu. Demikian pula siapa yang mengharapkan kebahagiaan akhirat, maka ilmu merupakan bekal yang harus dimiliki. Bahkan, siapa pun yang menghendaki kebahagiaan dunia dan akhirat sekaligus tidak memiliki jalan lain selain bersungguh-sungguh menuntut ilmu.

 

Untuk menguatkan pesan tersebut, disampaikan pula maqalah yang dinisbatkan kepada Imam Syafi’i:

«من أراد الدنيا وخيرها فعليه بالعلم، ومن أراد الآخرة وخيرها فعليه بالعلم، ومن أرادهما وخيرهما معًا فعليه بالعلم.»

“Barang siapa menghendaki kebaikan dunia, hendaklah ia menempuh jalan ilmu. Barang siapa menghendaki kebaikan akhirat, hendaklah ia menempuh jalan ilmu. Dan barang siapa menghendaki keduanya, maka hendaklah ia menempuh jalan ilmu.”

 

Nasihat tentang pentingnya ilmu semakin menguat ketika Syaikh Syarif Ash-Shawwaf mengisahkan keteladanan sahabat Abdullah bin Abbas RA yang sejak usia muda menunjukkan semangat luar biasa dalam menuntut ilmu. Dengan kesabaran, adab kepada guru, dan kegigihan belajar kepada para sahabat senior, Ibnu Abbas RA tumbuh menjadi salah satu ulama besar dari kalangan sahabat yang ilmunya terus menjadi rujukan umat Islam hingga saat ini.

 

Para santri putra dan putri tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan seputar ilmu, dakwah, hingga upaya membangun kualitas diri sebagai penuntut ilmu

 

Suasana majelis semakin hangat saat sesi dialog dibuka. Para santri putra dan putri tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan seputar ilmu, dakwah, hingga upaya membangun kualitas diri sebagai penuntut ilmu. Kesempatan berdialog langsung dengan ulama asal Suriah tersebut menjadi pengalaman berharga yang semakin menumbuhkan semangat belajar para santri.

 

Kyai Fadlolan menyampaikan penegasan kembali terhadap poin-poin penting yang telah dipaparkan dalam mau’idhah tersebut

Menjelang penutupan, Kyai Fadlolan menyampaikan penegasan kembali terhadap poin-poin penting yang telah dipaparkan dalam mau’idhah tersebut. Kyai Fadlolan mengajak seluruh santri untuk senantiasa menjaga adab, menghormati guru, mencintai ilmu, serta istiqamah mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

 

Muhadlarah ‘Ammah kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Syaikh Eid Kamil Barakat, utusan Universitas Al-Azhar Mesir untuk Indonesia yang bertugas di PPFF Semarang. Suasana haru dan penuh keberkahan mengakhiri rangkaian majelis ilmu yang menjadi bagian dari Rihlah Dakwah Indonesia.

 

Muhadlarah ‘Ammah ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Syaikh Eid Kamil Barakat, utusan Universitas Al-Azhar Mesir untuk Indonesia yang bertugas di PPFF Semarang

Kehadiran Syaikh Syarif Ash-Shawwaf bukan sekadar menjadi bagian dari rangkaian Rihlah Dakwah Indonesia, tetapi juga meninggalkan jejak inspirasi bagi keluarga besar PPFF untuk terus menapaki jalan para penuntut ilmu. Semoga keberkahan majelis ini melahirkan generasi santri yang mencintai ilmu, memuliakan guru, menjaga adab, serta istiqamah mengamalkan ilmunya demi kemaslahatan umat.

Allahumma Amin.

(Ummi Tamami- Santri PPFF)

You Might Also Like

Konsep Piston Air Kaligawe: Solusi Aktif Banjir dan Rob
Analisis Konsep Ekowisata Genangan Abadi di Pantura Semarang: Kanalisasi, Wisata, dan Relokasi Tronton Goes Oedji, pemerhati dan survivor rob
Duet Yai Fadlolan – Bu Nyai Fenty Memang Hebat! Bangun Kemandirian Ekonomi Berbasis Islami, PPFF Dianugerahi “Pesantren Pendukung Ekonomi Sirkular Terbaik 2025”
Tak Identik Ngaji Kitab Kuning dan Alquran, Santri Ponpes di Semarang Ini juga Diajari Berwirausaha
May 16, 2026
TAGGED:Fadlolan Musyaffa'PPFFppff semarangsemarang
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?