By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Duet Yai Fadlolan – Bu Nyai Fenty Memang Hebat! Bangun Kemandirian Ekonomi Berbasis Islami, PPFF Dianugerahi “Pesantren Pendukung Ekonomi Sirkular Terbaik 2025”
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Duet Yai Fadlolan – Bu Nyai Fenty Memang Hebat! Bangun Kemandirian Ekonomi Berbasis Islami, PPFF Dianugerahi “Pesantren Pendukung Ekonomi Sirkular Terbaik 2025”
Berita

Duet Yai Fadlolan – Bu Nyai Fenty Memang Hebat! Bangun Kemandirian Ekonomi Berbasis Islami, PPFF Dianugerahi “Pesantren Pendukung Ekonomi Sirkular Terbaik 2025”

Ali Arifin
Last updated: November 29, 2025 2:33 am
Ali Arifin
Published: November 29, 2025
Share
SHARE

SEMARANG (nujateng.com) – Duet Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Semarang yaitu DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA. dan Bu Nyai Fenty Hidayah SPdI memang hebat.

Diasuh dan digulowentah dengan beragam usaha disertai doa yang sungguh-sungguh membuat PPFF Semarang kembali mengukir prestasi yang membanggakan.

Dalam ajang Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, PPFF Semarang dianugerahi penghargaan sebagai “Pesantren Pendukung Ekonomi Sirkular Terbaik Tahun 2025.”

Acara tersebut digelar pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di Ballroom Gumaya Tower Hotel, Kota Semarang, dengan mengusung tema: “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan.”

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas ikhtiar pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai keislaman, kemandirian santri, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Prestasi ini menjadi wujud nyata dari visi besar pengasuh PPFF, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA., yang sejak awal menanamkan bahwa pesantren harus menjadi pusat keberkahan, tidak hanya dalam bidang keilmuan agama, tetapi juga dalam kemandirian hidup dan penguatan ekonomi umat.


Di bawah bimbingan beliau, PPFF diarahkan menjadi pesantren yang menanamkan ruh khidmah dan kemandirian. Santri tidak hanya dibekali ilmu, namun juga latihan keterampilan hidup melalui berbagai unit usaha pesantren.

Semangat inilah yang menghidupkan ekosistem pesantren berbasis ekonomi sirkular, yang menjadi dasar diraihnya penghargaan ini.

PPFF mengembangkan sistem terpadu yang mengajarkan santri untuk menjaga kesinambungan sumber daya, antara lain melalui: pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk alami, pengelolaan peternakan berorientasi keberlanjutan, budidaya maggot dan pengolahan sampah organik, pertanian pesantren yang menopang kebutuhan harian santri.

Seluruh program tersebut bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi menjadi media tarbiyah agar santri memiliki kesadaran akan amanah sebagai khalifah fil ardl.

PPFF memandang penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi sebagai amanah dan tanggung jawab moral untuk terus menjaga nilai keikhlasan dan kebermanfaatan.

Dengan diraihnya penghargaan ini, PPFF berharap dapat terus menjadi pesantren yang istiqamah dalam membangun kemandirian umat, sekaligus menjadi rujukan bagi pesantren lain dalam mengembangkan ekonomi berkelanjutan. Semoga langkah ini menjadi bagian dari jalan panjang keberkahan dan wasiat para guru.

Ketahanan pangan dan unit usaha yang dikembangkan PPFF antara lain dari sektor peternakan unggas: ayam pedanging dan petelur, mentok, bebek, angsa dan burung dara.

Dari peternakan kambing jawa dan gibas, dari sektor perikanan: ikan lele, nila, patin, bawal.

Dari sektor pertanian: cabe, jagung, bawang, jamur tiram, terong, kangkung, bayam, buncis dan berbagai jenis sayur.

Dari buah-buahan: melon, pepaya, dan berbaga jenis pohon buah.

Sedangkan berbagai badan usaha pesantren (BUMP) yang lain disekitar dalam.pesantren dibangun 2 unit mini market, butik pakaian, toko buku & kitab, 2 unit cafe, laundry, kantin pujasera.

Semua itu ditangani oleh santri dan melibatkan tenaga dari masyarakat sekitar untuk mengerjakan kerjaan berat dan serius. Sedangkan santri hanya sebagai latihan skill manajemen pengadaan pelaksanaan dan pelayanan.***

You Might Also Like

Berlangsung 3 Hari, Wabup Wakhid Dorong Festival Literasi Jadi Penggerak Kreativitas dan Ekonomi
Siapa Bilang Santri Cuma Bisa Ngaji? Intip Skill Bisnis F&B ala Santri Yai Fadlolan
Kajian Rutin Jumat Malam Sabtu MWCNU Ngaliyan Semarang Angkat Tema Zuhud dan Taqwa di Tengah Tantangan Zaman
Konsep Piston Air Kaligawe: Solusi Aktif Banjir dan Rob
Masjid Islamic Center Semarang Dipenuhi Jamaah Haji dan Pengantar, Suasana Haru dan Penuh Doa
TAGGED:BI JatengBI Jawa TengahBu Nyai FentyBu Nyai Fenty HidayahFadlolan Musyaffa'kemqndirian ekonomiPesantren Pendukung Ekonomi Sirkular Terbaik Tahun 2025PPFFPPFF SearangYai Fadlolan
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?