
nujateng.com – Tahun Baru Hijriah merupakan momen penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah, dan menyusun langkah hidup yang lebih baik.
Pergantian tahun dalam kalender Islam bukan sekadar perubahan angka, tetapi juga kesempatan untuk melakukan hijrah menuju pribadi yang lebih taat dan bertakwa.
Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H jatuh pada Jumat, 16 Juni 2026. Momen ini dapat menjadi awal yang baik untuk memperbanyak amal saleh dan memperkuat komitmen dalam beribadah.
Berikut adalah tujuh amalan yang dianjurkan untuk mengawali Tahun Baru Hijriah dengan penuh keberkahan.
1. Muhasabah Diri (Introspeksi dan Evaluasi Diri)
Salah satu amalan terbaik di awal tahun adalah melakukan muhasabah atau evaluasi diri. Renungkan perjalanan hidup selama setahun terakhir.
Sudahkah shalat dijaga dengan baik?
Sudahkah hubungan dengan keluarga diperbaiki?
Sudahkah hak-hak orang lain ditunaikan?
Allah berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.”
(QS. Al-Hasyr: 18)
Muhasabah membantu kita menyadari kekurangan sekaligus menyusun langkah perbaikan di masa depan.
2. Memperbanyak Istighfar dan Taubat
Tahun baru adalah waktu yang tepat untuk membersihkan hati melalui taubat yang tulus.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Demi Allah, sungguh aku beristighfar dan bertaubat kepada Allah lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari.”
(HR. Bukhari)
Perbanyaklah membaca:
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullāha wa atūbu ilaih
“Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.”
Taubat yang sungguh-sungguh dapat menjadi pembuka keberkahan di tahun yang baru.
3. Menyusun Niat dan Target Kebaikan
Setiap amal bergantung pada niatnya. Karena itu, awali tahun baru dengan memperbarui niat dalam segala aktivitas.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Tuliskan target-target kebaikan yang ingin dicapai, seperti:
Lebih menjaga shalat berjamaah.
Menambah hafalan Al-Qur’an.
Memperbanyak sedekah.
Memperbaiki akhlak dan hubungan dengan sesama.
4. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah petunjuk hidup yang akan menerangi perjalanan seorang muslim.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.”
(HR. Muslim)
Awal tahun dapat menjadi momentum untuk memulai kembali kebiasaan membaca dan mentadabburi Al-Qur’an setiap hari.
5. Berpuasa di Bulan Muharram
Muharram termasuk salah satu bulan yang dimuliakan Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.”
(HR. Muslim)
Selain puasa sunnah biasa di bulan Muharram, umat Islam juga dianjurkan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram (Tasu’a dan Asyura).
6. Memperbanyak Sedekah dan Berbagi
Sedekah merupakan amalan yang mampu membuka pintu rezeki dan mendatangkan keberkahan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sedekah tidak akan mengurangi harta.”
(HR. Muslim)
Tahun baru menjadi saat yang tepat untuk memulai kebiasaan berbagi kepada fakir miskin, anak yatim, santri, atau siapa pun yang membutuhkan bantuan.
7. Memperbanyak Doa Memohon Keberkahan
Doa adalah senjata orang beriman. Awali tahun baru dengan memperbanyak doa agar Allah memberikan keberkahan, kesehatan, kemudahan urusan, dan keteguhan iman.
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
Allahumma inni as’alukal huda wat tuqa wal ‘afafa wal ghina.
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, penjagaan diri, dan kecukupan.”
(HR. Muslim)
Makna Hijrah yang Sesungguhnya
Tahun Baru Hijriah mengingatkan kita pada peristiwa hijrah Rasulullah ﷺ dari Makkah ke Madinah.
Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi juga berpindah dari kebiasaan buruk menuju kebaikan, dari kelalaian menuju ketaatan, dan dari keputusasaan menuju harapan kepada Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Seorang muhajir adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.”
(HR. Bukhari)
Tahun Baru Hijriah adalah kesempatan emas untuk memulai lembaran baru kehidupan.
Dengan memperbanyak muhasabah, taubat, membaca Al-Qur’an, berpuasa, bersedekah, memperbaiki niat, dan berdoa, insya Allah tahun yang baru akan menjadi lebih bermakna dan penuh keberkahan.
Semoga Allah menjadikan tahun ini sebagai tahun yang dipenuhi rahmat, keberkahan, kesehatan, kemudahan rezeki, serta keteguhan iman bagi kita semua.***
