By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
Reading: Mengenal Pengasuh Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nuridin Idris , Sosok Kyai Istiqomah Menjaga Qur’an dan Pengusaha Sukses
Share
Font ResizerAa
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Mengenal Pengasuh Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nuridin Idris , Sosok Kyai Istiqomah Menjaga Qur’an dan Pengusaha Sukses
BeritaPendidikan

Mengenal Pengasuh Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nuridin Idris , Sosok Kyai Istiqomah Menjaga Qur’an dan Pengusaha Sukses

Saifudin
Last updated: May 3, 2026 11:54 am
Saifudin
Published: May 3, 2026
Share
SHARE


.Oleh : Akhmad Sururi

Sosok KH Nuridin Idris yang selama ini banyak dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses di Kab Brebes. Toko dengan bangunan yang megah di beberapa tempat wilayah Brebes menjadi bagian usaha yang dirintis oleh keluarga sejak puluhan tahun silam. Termasuk toko matrial, pupuk dan obat-obatan pertanian dengan nama Rekso Tani serta toserba Rekso Mart di Kedawon tepatnya di jalan raya Jatibarang Sitanggal Km 2 , desa Rengaspendawa Kec Larangan Kab Brebes. Toko besar yang terbaru di Sitanggal.

Selain sebagai pengusaha KH Nuridin Idris juga menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nuridin Idris. Sebagai Pengasuh Pesantren dirinya sudah bertekad bulat dengan sepenuh hati khidmah untuk Pesantren. Itulah sebabnya setelah kegiatan di toko setiap hari sebagian besar waktunya digunakan untuk mengajar santri dan menyimak bacaan Qur’an mereka.

Pondok Pesantren yang didirikan sejak tahun 2017 berbasis Qur’an dengan spesifikasi hafalan Qur’an atau Tahfidzul Qur’an 30 Juz. Semula asrama Pondok khusus putra ada disamping kediaman Beliau. Namun seiring dengan bertambahnya santri hari ini seluruh Santri dengan jumlah 1200 lebih santri sudah menempati asrama baru yang sangat luas dengan bangunan yang megah di sebelah barat Kediaman Beliau dengan radius kurang lebih 100 m.

Pria kelahiran 14 Agustus 1958 sesungguhnya memiliki jiwa sebagai pendidik. Hal tersebut dibuktikan saat masih muda pernah menjadi guru MI Kedawon. Lebih dari itu beberapa lembaga pendidikan di dukuh Kedawon dalam proses berdirinya KH Nuridin Idris menjadi pionir utama. Termasuk MTs Miftahul Ulum dan yang paling terakhir adalah berdirinya SMK NU Ma’arif Larangan.

Disamping sebagai pendidik, Beliau juga sebagai aktivis NU,mulai menjadi pengurus IPNU saat masih muda. Organisasi NU menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari lahan khidmah kepada Ulama.Di tingkat Kabupaten pernah menjadi Bendahara PCNU Kab Brebes. Sebelumnya pernah menjadi Ketua Tanfidziah MWC NU Larangan. Kiprah perjuangan untuk Nadlatul Ulama tidak diragukan lagi. Bahkan kalau berdiskusi tentang NU bisa betah lama dengan Beliau.

Sebagai Pengasuh Pesantren, KH Nuridin Idris sangat menjaga Istiqomah dalam beribadah dan mendidik seluruh santri santrinya. Setiap hari bangun sebelum subuh, sholat tahajud dan wiridan menjadi rutinitas sepanjang hidupnya. Seluruh aktivitas kesehariannya memilki makna baik dari sisi ibadah atau sisi sebagai pengusaha. Kebiasaan tersebut sejak dirinya masih muda sampai sekarang.

Saat menghadapi santri dengan menyimak bacaan Qur’an, KH Nuridin Idris sangat teliti dengan seluruh bacaan yang dibacakan oleh santri. Disinilah yang menjadikan setiap santri yang akan disimak bacaan Qur’annya oleh Beliau harus betul betul memillki persiapan yang matang. Mereka berharap saat membaca Qur’an dihadapan Beliau tidak menemui banyak kesalahan.

Sebagai bukti kecintaan kepada Qur’an Beliau memberikan hadiah uang sebesar lima ratus ribu bagi santri yang bisa menghafal 1 juz dalam jangka 20 hari. Ini menjadi penyemangat dan motivasi kepada santri untuk lebih giat menghafal Al-Qur’an. Penghormatan KH Nuridin Idris kepada Qur’an juga sangat tinggi dengan memohon kepada Para Penguji atau Munaqis dengan memaksa baju toga. Baju tersebut dipakai sebagai bentuk penghormatan kepada Al Qur’an.

Tidak cukup disitu, KH Nuridin Idris juga memberikan penghargaan atau apresiasi kepada santri lulusan yang mendapatkan bea siswa di perguruan tinggi negeri karena hafal 30 Juz bil bhoib. Bentuk penghargaan tersebut berupa biaya makan setiap bulan selama proses perkuliahan di perguruan tinggi negeri dengan syarat tinggal di Pesantren.

Itu semua menjadi bagian rasa kecintaan KH Nuridin Idris kepada Qur’an dan santri yang menghafal Al-Qur’an. Tentu mereka yang hari ini menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nuridin Idris tidak sebatas hafal bi lafdzi tapi juga arti atau terjemahan serta pemahaman terkait dengan ayat ayat Qu’ran. Dengan demikian Qur’an akan menjadi jiwa dan prilaku dalam kehidupan sehari hari.

You Might Also Like

Semangat Menyambut Ramadan Siswa TK SD SMP dan SMK Semarakkan Dukderan
Zarkasi SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang, Ikhtiar Spiritual dan Penguatan Keakraban Guru
Kerjasama Riset Stem Cell RSI Sultan Agung Semarang, ProSTEM, dan BRIN
Mengkampanyekan Konsep Nutrinomic untuk Kesehatan Masa Depan secara Mandiri
RA Nyatnyono 1: STEM(Sain,Teknologi, Engineering, Matematik) sebagai Program Pembelajaran Unggulan
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?