
Semarang – Alhamdulillah, kegiatan Sabtu Ceria yang diselenggarakan Takmir Masjid Islamic Centre Jawa Tengah kembali berlangsung pada Sabtu pagi dengan menghadirkan Dr. KH. Multazam Ahmad, M.A. sebagai pemateri. Kajian berlangsung hangat dan diikuti jamaah dengan penuh antusias.
Dalam tausiyahnya, Dr. KH. Multazam Ahmad mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang Allah SWT karuniakan. Menurut beliau, hakikat manusia terbaik adalah mereka yang mampu menghadirkan manfaat bagi orang lain.
“Wong apik kuwi wong urip sing iso maringi manfaat karo wong liane.” Artinya, orang yang baik adalah orang yang hidupnya memberi manfaat dan kontribusi positif bagi sesama.
Beliau juga menegaskan bahwa dakwah Islam harus disampaikan dengan hikmah, penuh kelembutan, dan tidak mudah menyalahkan orang lain. Sikap saling menyalahkan justru menjauhkan umat dari semangat introspeksi dan perbaikan diri.
Menanggapi berbagai fenomena yang berkembang di masyarakat, beliau mengingatkan agar umat Islam tetap berpegang teguh kepada Al-Qur’an, As-Sunnah, dan bimbingan para ulama. Mengenai perilaku LGBT, beliau menegaskan bahwa umat Islam memiliki pedoman syariat yang jelas dan dapat mengambil pelajaran dari kisah kaum Nabi Luth ‘alaihissalam sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an.
Beliau menutup kajian dengan mengajak jamaah meneladani sifat orang-orang bertakwa sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Ali ‘Imran ayat 134:
ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي ٱلسَّرَّاءِ وَٱلضَّرَّاءِ وَٱلْكَاظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ
“Yaitu orang-orang yang berinfak baik di waktu lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, memaafkan kesalahan orang lain, dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat ihsan.”
Semoga kajian Sabtu Ceria ini menjadi wasilah bertambahnya ilmu, keimanan, dan ketakwaan, serta menginspirasi seluruh jamaah untuk menjadi pribadi yang senantiasa bersyukur, berakhlak mulia, dan membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan sesama.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada seluruh jamaah dan selalu gyub rukun di jalan-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.


