
“ Mewujudjan Madrasah Bahagia menjadi salah satu pilar Visi MI Srojut Tholibin Rengaspendawa Kec karangan Kab Brebes. Lengkapnya , Bahagia, cerdas dan religius. Tiga kata tersebut ,enjadi visi yang harus kita wujudkan bersama di Madrasah kita. Kenapa harus bahagai ? Karena sesungguhnya dengan bahagai menjadi pintu menuju pintu kesukesaan . Dengan bahagian kiita akan bersemangat belajar, Dan dengan bahia kita akan menjcinta madrasah ini dengan sepenuh hati,”kata Akhmad Sururi saat menyampaikan amanat sebagai Pembina Upacara bendera pada hari Senin, 20 Juli 2026 .
Di hadapan seluruh murid MI Sirojut Tholibin Rergasoendawa , Sururi menegaskan bahwa salah satu yang mewujudkan rasa Bahagia di hati kiat bersama Adalah saat melihat lingkungan Madrasah kita bersih, nyaman dan menyejukan. Oleh karena itu menjaga kebersihan menjadi kewajiban kita bersama. Ruang kelas, lingkungan madrasah agar selau dalam keadaan bersih. Semuanya harus membuang sampah pada tempatnya. Setiap mau pulang pastikan semua kelas dalam keadaan bersih.
Mewujudkan rasa bahagia menurut Sururi, kita mulai dari diri sendiri. Salah satunya kita mulai dengan menuliskan dibuku masing masing kalimat ” saya bahagia” . Kalimat tersebut menjadi bentuk afirmasi kepada diri sendiri untuk menyatakan bahwa diri kita berbahagia. Pernyataan tersebut sesungguhnya memiliki makna yangs sangat dasyat saat kita menulis dengan keyakinan sepenuh hati. “ Mari kita mulai besok pagi menulis kalimat “ Saya Bahagia “‘ ditulis selama 21 hari, “ ajak alumni Pondok Pesantren Lirboyo.
“ Di rumah bersama dengan orang tua kalian semua harus bahagia. Saat bermain dengan teman teman juga dengan riang gembira. Ketika berangkat ke Madrasaah bertemu dengan guru guru kalian tampakan dengan senyum yang cerah sebagai pertanda bahagia. Wajah yang ceria, muka yang cerah disertai dengan sapaan yang ramah menjadi bagian dari cara mewujudkan bahagia, ‘ lanjut Akhmad Sururi.
Mengakhiri amanat sebagai Pembina Upacara, Akhmad Sururi menegaskan kembali pentingnya memiliki sikap bahagia dan gembira. Belajar setiap hari di Madrasah selalu diiringi dengan rasa senang. Jangan bersedih dan mengeluh karena menjadikan kita kurang semangat. Bahagia dan semangat menjadi satu jiwa dan nafas mewujudkan kita cerdas.


