By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Berdasarkan Surah Sad Ayat 35, Inilah Rahasia Doa Nabi Sulaiman Cara Menarik Rezeki tak Terbatas
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Berdasarkan Surah Sad Ayat 35, Inilah Rahasia Doa Nabi Sulaiman Cara Menarik Rezeki tak Terbatas
Artikel

Berdasarkan Surah Sad Ayat 35, Inilah Rahasia Doa Nabi Sulaiman Cara Menarik Rezeki tak Terbatas

Tasir Alamsyah
Last updated: May 13, 2026 11:07 pm
Tasir Alamsyah
Published: May 13, 2026
Share
SHARE

nujateng.com – Dalam ajaran Islam, Nabi Sulaiman AS dikenal sebagai manusia terkaya yang pernah ada di muka bumi. Namun, kekayaan tersebut bukan datang begitu saja.

Beliau memanjatkan sebuah doa yang sangat spesifik, sebuah permohonan yang menggabungkan kerendahan hati dengan optimisme yang luar biasa.
​Doa ini diabadikan dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surah Sad ayat 35.

Bagi anda yang sedang memperjuangkan kesuksesan karier, bisnis, atau kelapangan hidup, memahami dan mengamalkan ayat ini bisa menjadi titik balik spiritual yang luar biasa.

Bacaan Surah Sad Ayat 35: Arab, Latin, dan Artinya
​Berikut adalah teks lengkap doa Nabi Sulaiman AS sebagaimana yang tertera dalam ayat tersebut:

​قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَّا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِّنْ بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
​
​Qāla rabbighfir lī wa hab lī mulkan lā yanbaghī li-aḥadin min ba‘dī, innaka antal-wahhāb.
​Terjemahan
​”Ia berkata: ‘Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku sebuah kerajaan yang tidak dimiliki oleh sesiapa pun sesudahku; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi’.”

Analisis Mendalam: Mengapa Doa Ini Sangat “Sakti”?

Artikel ini tidak hanya mengajak anda membaca, tapi memahami mindset di balik kata-kata tersebut agar doa anda lebih “mengena”:

1. Kekuatan Istighfar sebagai Pembuka Pintu Langit
​Nabi Sulaiman memulai dengan kalimat Rabbighfirli (Ampunilah aku). Beliau menyadari bahwa penghalang terbesar datangnya rezeki bukanlah kurangnya kerja keras, melainkan tumpukan dosa. Dengan beristighfar, kita sedang “membersihkan wadah” sebelum menerima karunia besar dari Allah.

2. Meminta dengan Visi Besar (Ambisinya Orang Beriman)
​Kalimat “Mulkan la yanbaghi li-ahadin min ba’di” menunjukkan bahwa Islam tidak melarang penganutnya menjadi sangat kaya atau berkuasa. Nabi Sulaiman meminta kerajaan yang tidak ada bandingannya. Ini mengajarkan kita untuk tidak ragu meminta hal-hal besar kepada Allah, karena Allah Maha Kaya.

3. Mengunci Doa dengan Nama “Al-Wahhab”
​Beliau menutup doa dengan mengakui sifat Allah Al-Wahhab (Maha Pemberi tanpa batas). Menyebut nama ini dalam doa adalah kunci agar permohonan kita dikabulkan, karena kita mengakui bahwa segala sumber keberhasilan hanyalah milik-Nya.

Tips Mengamalkan Doa Nabi Sulaiman dalam Keseharian
​Agar doa ini memberikan dampak nyata dalam kehidupan anda, cobalah langkah-langkah berikut:

Bacalah Setelah Salat Dhuha: Waktu Dhuha adalah waktu yang sangat baik untuk memohon kelancaran rezeki.

Pahami Maknanya: Saat membaca teks Latin atau Arabnya, resapi dalam hati bahwa anda sedang berbicara dengan Sang Pemilik Semesta.

Gunakan untuk Kebaikan: Niatkan kesuksesan anda untuk membantu sesama dan dakwah, persis seperti tujuan Nabi Sulaiman dalam memimpin kerajaannya.

Kesuksesan Dunia untuk Akhirat
​Surah Sad ayat 35 adalah pengingat bahwa antara spiritualitas dan kesuksesan finansial tidaklah terpisah.

Nabi Sulaiman membuktikan bahwa seseorang bisa menjadi yang terkaya di dunia namun tetap menjadi hamba yang paling bertaqwa.

Mari amalkan doa ini dengan penuh keyakinan. Karena bagi Allah, memberikan “kerajaan” atau kesuksesan kepada anda adalah hal yang sangat mudah jika Dia berkehendak.***

You Might Also Like

Mencetak Insan Berkarakter: Bedah Visi dan Misi SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara
Mengapa Harta Bisa Menjadi Musibah? Belajar dari Kisah Tragis 3 Pemuda Bani Israil
Makna Doa Ucapan Idul Fitri: Lebih dari Sekadar “Taqabbalallahu Minna wa Minkum”
Hati yang Kosong dari Syukur: Dua Pertanda Bahaya yang Mulai Menggerogoti Umat Muslim
Ta’dhim: Ilmu Tak Akan Turun pada Hati yang Sombong Mengapa Santri Dulu Utamakan Adab Sebelum Kitab?
TAGGED:Nabi Sulaiman AS
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?