By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
Reading: Pendekatan Thariqah Mubasyarah: Alternatif Pembelajaran Bahasa Arab Amiyah pada Dikat Kemenhajum Jateng
Share
Font ResizerAa
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Pendekatan Thariqah Mubasyarah: Alternatif Pembelajaran Bahasa Arab Amiyah pada Dikat Kemenhajum Jateng
Berita

Pendekatan Thariqah Mubasyarah: Alternatif Pembelajaran Bahasa Arab Amiyah pada Dikat Kemenhajum Jateng

Ali Arifin
Last updated: February 15, 2026 2:49 pm
Ali Arifin
Published: February 15, 2026
Share
SHARE

Oleh: Yuyun Affandi*)

NUJATENG.COM – DONOHUDAN – BOYOLALI – Ahad pagi, Gedung haji Donohudan dipenuhi dengan berbagai acara, termasuk Pendidikan dan Pelatihan PPIH Kloter tahun 2026, yang diselenggarakan  oleh Kantor Wilayah Kementrian Haji dan Umroh jawa Tengah.

Dilaksanakan selama 10 hari , untuk memperkuat kualitas layanan pelaksanaan ibadah haji, yang menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan petugas secara mental, fisik, dan manajerial.

Sebanyak 456 peserta calon petugas haji  kloter mengikuti pelatihan, yang terdiri dari  TPHI: Ketua Kloter, TPIHI: Tim Pembimbing Ibadah Haji, TKHI: Tim Kesehatan Haji Indonesia dan paramedis.

Walaupun durasi diklat setiap hari, sejak jm 04.00 sd jm.09.00 malam, performa calon petugas haji kloter di Asrama Haji  Donohudan  hampir 95 persen, tidak ada yang loyo, mencerminkan kesiapan dan orientasi pelayanan yang kuat.

Karena mereka yakin, penyelenggaraan ibadah haji merupakan amanah besar negara yang menyangkut kehormatan bangsa dan kepercayaan umat.

Kebijakan kemenhaj tahun ini, menekankan petugas PPIH harus lebih disiplin, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada jamaah. Kesadaran dalam bertindak menjadi fondasi utama agar pelayanan berjalan dengan integritas.

Harapannya kesiapan PPIH sebagai garda terdepan pelayanan haji, guna memastikan setiap jemaah memperoleh layanan yang aman dan nyaman ( Kakanwil & Kabid kemenhaj  Jateng )

Adapun materi diklat difokuskan pada peningkatan kualitas layanan jemaah, meliputi pemahaman kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi, komunikasi pelayanan yang efektif, simulasi operasional penyelenggaraan, penguatan pengetahuan dan keterampilan teknis petugas.

Di antaranya: Building Learning commitmet, etika publikasi petugasa haji,  leadership Building service commitment. Yang menarik, kebijakan diklat tahun 2026, lebih memperkuat kondisi prima para calon petugas kloter dari aspek pisik dan lisan, sehingga pelayanan terhadap jamaah lebih maksimal, diharapakan calon petugas tidak merasa kelelahan ketika kerja, maka materi baris-berbaris sampai 8 seasen.

Dari aspek lisan / komuniasi diperkuat materi   Bahasa arab ‘Amiyah / dialek Arab Saudi, dengan harapan segala problem yang dihadapi jamaah haji kloter selama perjalanan segera teratasi , Jamaah hajipun bisa melkasanaan manasik dengan khusyuk, itulah  vissssi semua Jamaah  bisa menjalankan syariah haji dengan tenang, sehingga mendapatkan haji mabrur.

Penguatan ekstra materi kedua  dalam diklat adalah berkomunikasi dengan Bahasa arab ‘Amiyah (Bahasa  dialek lokal yang digunakan dalam percakapan sehari-hari di Arab Saudi, yang berbeda dari Bahasa Arab Fushah, khususnya dalm konteks  social dan informal).

Dialek ini sangat penting dipelajari , karena komunikasi dengan bahasa  target, merupakan salah satu faktor sukses tidaknya dalam melaksnakan tugas apapun, termasuk sebagai petugasa haji.

Secara garis besar Bahasa arab  terbagi menjadi tiga ,  pertama,Bahasa Arab Fushah /standar yang digunakan dalam Al-Qur’an, dokumen resmi, dan pendidikan. Sebaliknya, Di Arab Saudi, Bahasa Fushah digunakan dalam khutbah Jumat, pidato kenegaraan, dan buku pelajaran.

Sementara Amiyah mendominasi pasar, rumah, media sosial, dan obrolan santai. Seorang dosen akan mengajar dengan Fushah, tapi berbincang dengan mahasiswa menggunakan Amiyah ( Kabar Saudi, 2025).

Yang ketiga Bahasa arab modern , yang digunakan dalam buku-buku saint modern, Di TV, dalam Teknologi. Sedangkan Bahasa Arab Amiyah ada tiga  tipe, yaitu Amiyah Hijaz , Amiyah Teluk dan Amiyah Najed.

Namun bagi para petugas haji, cukup mempelajari Bahasa Amiyah Hijaz, yaitu bahasa Amiyah Arab Saudi yang biasa digunakan di kawasan Makkah, Madinah dan Jeddah.

Strategi pembelajaran penguasaan bahasa  asing yang efektif, dengan menggunakan direct Method: (Athariqah al-mubayarah) : merupakan salah satu pendekatan pembelajaran bahasa asing, yang menempatkan fokus pada kemampuan berbicara dan mendengarkan untuk mencapai kompetensi komunikatif.

Metode langsung ini menjadi alternatif, disamping dapat membangkitkan semangat peserta didik , juga mendapatkan Bahasa asing secara alami  seperti belajar Bahasa Ibu.

Teknisnya, Guru berinteraksi langsung dan memfasilitasi pembelajaran dengan memberikan instruksi dan menjelaskan konsep secara langsung dalam bahasa target. tanpa menggunakan ketergantungan terjemah, murid belajar mengasosiasikan makna langsung dengan kata-kata dalam bahasa, membantu mereka berpikir dan merespon dalam bahasa tersebut tanpa perlu mengonversi dari bahasa asal.

Dalam Pengembangan Keterampilan Berbicara:Metode ini menyajikan materi pelajaran langsung, dengan melibatkan murid dalam suasana belajar yang menyerupai penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, agar mampu menciptakan pengalaman yang lebih imersif.

Pengulangan kata / kalimat baru merupakan salah satu ciri metode ini, agar murid lebih menguasai (UNIDA,2025). Demonstrasi dan dramatisasi juga hal penting yang harus senantiasa continew dilakukan secara intensif dalm metode ini.

Agar tujuan pembelajaran tercapai, guru menyampaikan materi prioritas pada kebutuhan  ( Petugas Haji ) dialog sehari-hari, seperti: perkenalan, di Bandara, di pemondokan , di Pasar, di Embarkasi, di Masjid, di tempat-tempat inti manasik.

Kepada semua peserta, Selamat melaksanakan  diklat, semoga dengan adanya penekanan program pemerintah  pada materi Bahasa arab dan baris berbaris, pelayanan petugas pada jamaah haji makin prima, secara pisik maupun lisan , sehingga segenap jamaah haji mendapatkan haji Mabrur. Amiin ya rabbal alamiin. Wallahu a’lam bishshawab.

*)Prof. Dr. Hj.Yuyun Affandi,Lc.MA : Narsum PPIH Kloter th 2026 ; Alumni Umm Al-Qura Univ Makkah ;Ketua  Himpunan Daiyah dan Majlis Taklim MNU Jateng, Dosen Pascasarjana UIN Walisongo, Ketua  Pusat Pemberdayaan Perempuan Nisalbab

You Might Also Like

Azizah dan Rizal Wakili Banjarnegara Raih Juara Harapan 2 pada Internalisasi Sejarah dan Budaya Kabupaten Semarang
Semarang Berduka, KH. Hadlor Ihsan Wafat
KOMPAK, SEMANGAT, HEBAT, Keluarga Alumni Unsoed Semarang Raya, Memilih Ketua Baru di Haritage Cafe Semarang
Kanwil Kemenag Jateng Selenggarakan Peningkatkan Kualitas Manajemen MDT Angkatan ke 4
BP4 Jateng Mitra Pemerintah Diharapkan Jadi Garda Terdepan Jaga Keutuhan Rumah Tangga di Jawa Tengah
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?