2 mins read

HAB Ke-80 Kemenag Jateng, Saiful Mujab: Peranan Agama Sebagai Solusi didalam Kehidupan Umat Beragama

SEMARANG, NUJATENG.COM – Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Dr Saiful Mujab M.Ag menegaskan bahwa peringatan HAB ke-80 bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Momentum ini, menurutnya, menjadi titik refleksi sekaligus penguat semangat mewujudkan Kementerian Agama yang Berdampak.

“Peringatan HAB harus menjadi energi baru agar setiap program dan kebijakan Kemenag benar-benar menyentuh kebutuhan umat,” ujar Saiful Mujab di hadapan peserta upacara yang dihadiri jajaran ASN Kemenag, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 di halaman Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Sabtu pagi (3/1/2026) berlangsung khidmad.

Peringatan HAB ke-80 Tingkat Kanwil Kemenag Jateng dimeriahkan penampilan drum band MAN 1 Kabupaten Magelang.

Rangkaian peringatan HAB ke-80 Kemenag Jateng telah dimulai sejak 7 Desember 2025 melalui berbagai kegiatan internal, mulai dari senam bersama hingga perlombaan yang bertujuan mempererat kebersamaan dan soliditas pegawai.

Puncaknya, upacara pada Sabtu pagi menjadi simbol pengabdian dan dedikasi insan Kemenag kepada bangsa dan negara.

Saiful Mujab mengungkapkan bahwa Kemenag Jateng akan menggelar Gerak Jalan Kerukunan pada 5 Januari 2026 yang melibatkan tokoh lintas agama dan seluruh pegawai Kemenag.

Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju”, Saiful Mujab menekankan bahwa agama harus tampil sebagai solusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pesan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar agar seluruh program Kemenag berorientasi pada dampak nyata.

“Sinergi adalah kunci. Agama tidak boleh hanya hadir sebagai identitas, tetapi sebagai solusi atas berbagai persoalan sosial.

Terima kasih kepada masyarakat Jawa Tengah, para tokoh agama, ormas, dan media yang terus mendukung ikhtiar ini,” katanya.

Dalam menjaga kondusivitas kehidupan beragama di Jawa Tengah, Saiful Mujab juga mengingatkan pentingnya mitigasi konflik melalui komunikasi yang sehat dan tabayyun atau klarifikasi, terutama menjelang momentum keagamaan besar seperti bulan Ramadan.

Ia mendorong kolaborasi dengan aparat keamanan untuk deteksi dini, penguatan komunikasi antar umat, serta optimalisasi peran digital agar pesan-pesan damai tersampaikan secara luas.

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil turut memaparkan sejumlah fokus strategis Kemenag Jateng yang terus dikawal, di antaranya penguatan kerukunan umat beragama, peningkatan kualitas layanan publik, pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan mutu madrasah, penguatan pendidikan pondok pesantren, serta tata kelola kelembagaan berbasis digital.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *