Do’a Ketika Keluar Rumah agar Selalu Mendapatkan Keberkahan dalam Setiap Perjalanan

nujateng.com – Setiap langkah manusia penuh dengan kemungkinan kebaikan maupun ujian. Karena itu, Islam mengajarkan adab yang sangat indah sebelum keluar rumah, berdo’a dan bertawakal kepada Allah.
Do’a ketika keluar rumah bukan sekadar bacaan, tetapi bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah atas segala urusan yang akan dihadapi.
1. Do’a Ketika Keluar Rumah
Do’a yang diajarkan Rasulullah Saw saat keluar rumah adalah:
بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Bismillāh, tawakkaltu ‘alallāh, lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh.
Artinya:
“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
Do’a ini mengandung pengakuan bahwa manusia lemah tanpa Allah, dan seluruh urusan hanya akan berjalan baik dengan izin-Nya.
2. Do’a Perlindungan dari Kesesatan dan Kezaliman
Rasulullah Saw juga mengajarkan do’a berikut agar terjaga dalam perjalanan dan aktivitas di luar rumah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ،
أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ،
أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ،
أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ
Allāhumma innī a‘ūdzu bika an aḍilla aw uḍalla,
aw azilla aw uzalla,
aw aẓlima aw uẓlama,
aw ajhala aw yujhala ‘alayya.
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu agar aku tidak sesat atau disesatkan, tidak tergelincir atau digelincirkan, tidak menzalimi atau dizalimi, tidak berbuat bodoh atau dibodohi.”
Do’a ini menjadi perlindungan batin, agar langkah, ucapan, dan sikap kita tetap dalam bimbingan Allah.
3. Keutamaan Membiasakan Do’a Ketika Keluar Rumah
Membaca do’a ketika keluar rumah memberi banyak keutamaan:
Mendatangkan ketenangan hati
Menjaga diri dari kesalahan dan kezaliman
Menghadirkan rasa aman dan keberkahan
Menumbuhkan kesadaran bahwa Allah selalu menyertai
Setiap langkah yang diawali do’a akan terasa lebih ringan, meski jalan yang dilalui tidak selalu mudah.
Keluar rumah bukan sekadar rutinitas, tetapi awal dari banyak ujian iman dan akhlak. Dengan do’a, kita melangkah bukan dengan rasa sombong, melainkan dengan tawakal dan harap.
Semoga Allah menjaga setiap langkah kita, melindungi dari keburukan yang tampak maupun tersembunyi, serta menjadikan seluruh aktivitas kita bernilai ibadah.***
