Ketua YBWSA Prof Bambang Tri Bawono Dorong Legacy untuk Rahmatan Lil Alamin dengan Konsep Khaira Ummah dan Birrul Walidayn
3 mins read

Ketua YBWSA Prof Bambang Tri Bawono Dorong Legacy untuk Rahmatan Lil Alamin dengan Konsep Khaira Ummah dan Birrul Walidayn

Ketua Umum Pengurus YBWSA, Prof. Dr. Bambang Tri Bawono, S.H., M.H dan Dirut RSI Sultan Agung Semarang dr Agus ujianto MSI Med spB

SEMARANG – nujateng.com – Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) semakin mengukuhkan diri sebagai lokomotif peradaban yang modern dan tangguh, dengan visi besar untuk memberikan manfaat seluas-luasnya (Rahmatan Lil Alamin).

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pengurus YBWSA, Prof. Dr. Bambang Tri Bawono, S.H., M.H., yayasan ini menerapkan Tata Kelola Islami Modern yang secara fundamental didasarkan pada dua pilar utama: Birrul Walidayn (berbakti kepada orang tua) dan pencetakan generasi terbaik (Khaira Ummah).

​Kepemimpinan Prof. Bambang dikenal progresif, menghindari konsep stagnasi, dan fokus pada peningkatan akuntabilitas, efisiensi, dan produktivitas di seluruh unit usaha, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi.


Birrul Walidayn: Fondasi Spiritual Mencetak Khaira Ummah

​Konsep Birrul Walidayn ditanamkan sebagai inti filosofi pendidikan dan manajemen, diyakini sebagai kunci keberkahan yang mendorong keberanian dan prestasi tinggi.

Fondasi spiritual ini telah terbukti berhasil melahirkan:

​Generasi Pelopor Medis Digital:

Alumni Unissula yang menjadi Ketua Umum Perhimpunan Kedokteran Digital di Indonesia, memastikan kampus berada di garis depan teknologi kesehatan.

​Pakar Terapi Canggih:
Tokoh-tokoh yang lahir dari Unissula dan RSI Sultan Agung menjadi pionir dalam pengembangan terapi Stem Cell Allogenik dan Autologus, serta aktif menyumbangkan usulan hukum untuk mengisi kekosongan regulasi di Indonesia terkait Advance Therapy dan Presisi Medicine.

​Pejabat Tinggi Negara:
Alumni Unissula tersebar luas dan menduduki berbagai jabatan tinggi di instansi pemerintah pusat, memperkuat kontribusi YBWSA bagi bangsa.


RSI Sultan Agung: Medis Presisi di Tengah Tantangan Geografis

​RSI Sultan Agung (RSI-SA), meskipun berlokasi di daerah yang kerap dilanda rob dan banjir Pantura Semarang, bertekad menjadi pusat layanan kesehatan presisi bertaraf global.

RSI-SA didukung oleh peralatan alat modern dan manajemen yang luar biasa tangguh:

​Advance Therapy: Akselerasi layanan canggih seperti Rotablator untuk teknik PCI Total Oklusi, Endovaskuler Terapi (DSA), Eye Center LASIK dan refraski mata, serta pengembangan Fresh Stem Cell Autologus Minimal Manipulasi dengan jaminan kehalalan.

Ketua Umum Pengurus YBWSA, Prof. Dr. Bambang Tri Bawono, S.H., M.H dan Dirut RSI Sultan Agung Semarang dr Agus ujianto MSI Med spB

​Pusat Jantung Komprehensif:
Menjadi pusat layanan Bedah Jantung yang maju dan bersinergi dengan pemerintah melalui BPJS Kesehatan.

​Ketangguhan Logistik:
Fenomena yang sering disorot di media sosial adalah ketangguhan RSI-SA yang tetap melayani di tengah banjir, dengan mengoperasikan perahu karet dan truk khusus untuk akses pasien dan tenaga medis, bahkan menginisiasi konsep “Heritage Water Canal Kaligawe” sebagai solusi inovatif terhadap tantangan lingkungan.

Unissula Unggul di Bawah Prof. Gunarto

​Sinergi antara YBWSA dan Unissula yang dipimpin Rektor Prof. Dr. Gunarto, S.H., M.H., terus menghasilkan prestasi akademik.

Unissula menargetkan status Unggul di semua fakultas dan program studi (prodi). Buktinya, Fakultas Kedokteran (FK) yang telah berakreditasi Unggul, kini membuka Program Studi Spesialis Ilmu Penyakit Dalam (PPDS), semakin memperkuat peran Unissula dalam mencetak tenaga kesehatan berkompeten untuk Khaira Ummah.

​Dengan mengutamakan Birrul Walidayn sebagai jalan spiritual dan Khaira Ummah sebagai tujuan output, Prof. Bambang Tri Bawono memastikan seluruh unit YBWSA—dari kesehatan, pendidikan (Dikdasmen dan Unissula), hingga unit usaha ekonomi—bekerja secara modern, akuntabel, dan produktif untuk meninggalkan legacy yang Rahmatan Lil Alamin.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *