H Suwarso, Mantan Ketua DPAC FKDT Kecamatan Bumiayu Brebes Wafat
2 mins read

H Suwarso, Mantan Ketua DPAC FKDT Kecamatan Bumiayu Brebes Wafat

BUMIAYU – BREBES – nujateng.com – Innalilahi wa Inna ilaihi Raji’un. H Suwarso, mantan Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPAC FKDT) Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes tutup usia Jumat, 14 November 2025.

Al marhum meninggal di RS Aminah Bumiayu pada pukul 16.00 WIB.

Kabar duka tersebut dikirimkan via aplikasi What’sApp (WA) oleh Munawar salah seorang kepala MDTA di Kecamatan Bumiayu.

Menurut Munawar, H Suwarso meninggal karena sakit. Menjelang wafat H Suwarso dilarikan di Rumah Sakit Aminah Bumiayu sampai akhirnya meninggal di RS tersebut pada pukul 16.00 WIB, Jumat (14/11/2025).

“Kami seluruh komunitas guru MDT di Kecamatan Bumiayu merasakan duka yang mendalam atas kepergian H Suwarso yang pernah berkhidmah di FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Kecamatan Bumiayu. Hingga di usia yang sepuh Beliau masih menjadi guru MDT (Madrasah Diniyah Takmiliyah). Semoga semua amal ibadahnya diterima Allah SWT,” kata Munawar.

Selaku Ketua DPC FKDT Kabupaten Brebes, Akhmad Sururi juga mengungkapkan duka cita atas Wafatnya H Suwarso, yang pernah menjabat Ketua DPAC FKDT Kecamatan Bumiayu. Semoga khusnul khatimah dan ditempatkan di taman surga yang indah.

“Saya mengenal al marhum saat menjadi pengurus MWC NU Bumiayu. H Suwarso merupakan tokoh NU di Bumiayu dan penggerak di bidang pendidikan MDT. Meskipun sudah pensiun dari PNS sebagai guru, Beliau tetap aktif di Madrasah Diniyah Takmiliyah. Keterpanggilan nurani untuk menyebarkan ilmu pengetahuan agama Islam melalui pendidikan keagamaan tertanam kuat di hati,” kata Akhmad Sururi.

Sururi mengungkapkan bahwa al marhum tercatat sebagai guru MAN Babakan Slawi salah satu muridnya adalah Dr Akrom Jangka Daosat yang saat ini menjadi Kasubag TU Kemenag Kabupaten Brebes.

Selepas purna dari MAN Babakan, H Suwarso diminta melanjutkan berkhidmah di SMA Bumiayu. Selama hidupnya bersentuhan dengan dunia pendidikan.

“Dalam kehidupan pergaulan sehari hari H Suwarso memiliki kepribadian yang santun dan tawadlu. Meski Beliau memilki segudang pengalaman mengajar akan tetapi tetap menunjukkan rendah hati di hadapan siapapun. Dengan kesantunan itulah Beliau bisa diterima di manapun,” kata Akhmad Sururi.

“Sebagai guru MDT, al marhum adalah guru yang sangat sabar dalam membimbing murid-muridnya. Kesabaran dan kelembutan Beliau sangat dirasakan oleh murid-murid Beliau yang saat ini sudah banyak menjadi orang yang sukses dan berhasil,” lanjut Sururi.

“Kita berdoa untuk al marhum H Suwarso semoga amal dan perjuangannya mendapatkan balasan dari Allah SWT dan semua keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan, Al Fatihah,” pungkas Akhmad Sururi.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *