SMKN 1 Wanayasa Gelar SAJITA, Peringati Bulan Bahasa dengan Tiga Lomba Utama
BANJARNEGARA-nujateng.com- Setiap Oktober, SMKN 1 Wanayasa rutin memperingati Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda. Tahun ini, serangkaian kegiatan digelar dengan tema “SAJITA” (Satu Jiwa Tiga Bahasa) pada 29-30 Oktober 2025. Acara yang dipandu oleh OSIS, diikuti siswa kelas X dan XI, serta menampilkan tiga lomba utama yaitu Cipta Baca Puisi (Bahasa Indonesia), News Reading (Bahasa Inggris), dan Teater (Bahasa Jawa).
Rabu pagi yang cerah, 29 Oktober, Bulan Bahasa dibuka di lapangan basket SMKN 1 Wanayasa, dimulai dengan apel pembukaan oleh bapak Agus Nur Soleh, S.Pd. Selanjutnya ada laporan kegiatan dari ketua panitia penyelenggara.
“Jadikanlah kegiatan ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, belajar dari pengalaman, dan menumbuhkan rasa percaya diri. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, karena setiap langkah yang kalian ambil di panggung Bulan Bahasa adalah bagian dari proses menjadi generasi yang berbahasa santun, berkarakter, dan berbudaya,” Ucap Panca Maulana, ketua panitia acara Bulan Bahasa.
Kegiatan lomba ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Setiap kelas mengirimkan satu anak sebagai perwakilan kelas,total ada 19 peserta lomba. Pertama lomba cipta baca puisi yang bertempat di lapangan basket dan ditonton oleh seluruh siswa. Setiap peserta maju satu per satu sesuai nomor urut untuk membacakan puisi buatan mereka, dengan pakaian yang selaras dengan tema puisi yaitu “Pahlawan”. Kepercayaan diri dan penghayatan dari setiap penampilan menimbulkan antusiasme serta tepuk tangan meriah dari para penonton.
Pada waktu yang bersamaan ada lomba news reading yang bertempat di aula SMKN 1 Wanayasa, hanya ada juri dan peserta yang ada di ruangan tersebut. Peserta lomba membaca berita berbahasa Inggris sudah disediakan oleh panitia, dengan tema yang diambil melalui undian dari tiga pilihan yaitu: cuaca, lingkungan, dan pendidikan. Kejelasan pengucapan, kelancaran membaca, pelafalan kata, dan penampilan peserta menjadi faktor utama yang dinilai oleh juri.
Selanjutnya, pada Kamis, 30 Oktober, yaitu terdapat lomba teater dengan tema cerita rakyat Para peserta menggunakan Bahasa Jawa dialek Jogja dan Solo. Masing-masing kelas membawakan cerita mulai dari Timun Mas, Roro Jonggrang, Malin kundang, dan masih banyak lagi. Penampilan peserta dilaksanakan di lapangan basket sampai setelah istirahat makan siang (setelah dzuhur), lalu dilanjutkan di aula SMKN 1 Wanayasa karena mengantisipasi cuaca yang terlihat mendung. Kekompakan kelas dan kreativitas diuji di sini, properti menarik juga hasil kreativitas masing-masing kelas, akting dan pengisi suara pemeran pun harus kompak. Acara berlangsung dengan lancar dan antusias dari seluruh penonton.
Zwevania Mauren Cristin,
SMK Negeri 1 Wanayasa.
