By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Puncak Hari Santri Nasional 2025 di Semarang: Spirit Jihad Santri dan Peluncuran Gerakan Wakaf Produktif
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Puncak Hari Santri Nasional 2025 di Semarang: Spirit Jihad Santri dan Peluncuran Gerakan Wakaf Produktif
Uncategorized

Puncak Hari Santri Nasional 2025 di Semarang: Spirit Jihad Santri dan Peluncuran Gerakan Wakaf Produktif

Dwi Widiyastuti
Last updated: October 26, 2025 2:08 am
Dwi Widiyastuti
Published: October 25, 2025
Share
SHARE

SEMARANG – nujateng.com – Ribuan santri dan masyarakat tumpah ruah di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang, dalam puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang. Acara ini menjadi momentum spiritual dan kebangsaan yang mengangkat tema besar “Santri Indonesia Sehat dan Beradab, Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia.”

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua PCNU Kota Semarang, Dr. KH Anasom, M.Hum, yang menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat akan kontribusi besar para santri dalam sejarah perjuangan bangsa. “Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 adalah bukti nyata bahwa santri berada di garda depan mempertahankan kemerdekaan,” tegasnya.

Hadirkan Tokoh Nasional dan Ulama Kharismatik

Puncak peringatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:
– Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur,
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf

Dirjen Bimas Islam Kemenag RI
– Prof. Abu Rahmat,
– H. Izwar Aminuddin, Wakil Wali Kota Semarang
– KH hanif Ismail, Rois Syuriah PCNU Kota Semarang
– KH Imam Bukhori, PWI Pusat
– Prof. Erfan Soebahar, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Semarang
– KH Darodji, tokoh sepuh NU Jawa Tengah
– Perwakilan dari Kanwil Kemenag Jateng, Kemenag Kendal, Baznas Pusat, Polrestabes, Dandim, dan DPRD Kota Semarang

Acara juga dihadiri oleh Ketua Panitia HSN 2025, Farid Zamroni, serta para santri dari berbagai pondok pesantren seperti Ponpes Ashabul Kahfi dan MWC NU se-Kota Semarang.

Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI
– Prof. Abu Rahmat menekankan pentingnya optimalisasi zakat dan wakaf sebagai pilar ekonomi umat. Ia meluncurkan program Kota Wakaf dan menyerahkan secara simbolis wakaf produktif kepada nadzir. “Wakaf tidak harus menunggu kaya. Mulai dari Rp5.000 pun bisa menjadi amal jariyah,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Semarang, H. Izwar Aminuddin, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti. Ia menegaskan komitmen Pemkot Semarang dalam mendukung pesantren melalui penguatan regulasi. “Perda Pesantren sedang kami dorong bersama DPRD agar santri mendapat pengakuan setara dengan pendidikan formal,” jelasnya.

Mauidhoh Hasanah dan Sholawat Meriahkan Malam Puncak

Suasana religious menyelimuti Simpang Lima dalam acara Pengajian Akbar dan NU Bershalawat bersama KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) dari Tegalrejo dan Gus Huda dari Santri Ndalan Semarang. Ribuan jamaah larut dalam lantunan sholawat dan tausiyah yang mengangkat nilai-nilai perjuangan santri dan pentingnya menjaga akhlak serta tradisi pesantren.

KH Yusuf Chudlori dalam mauidhohnya mengingatkan bahwa pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang telah melahirkan pejuang-pejuang bangsa jauh sebelum NKRI berdiri. “Fatwa jihad KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 adalah tonggak sejarah yang tak boleh dilupakan,” ujarnya.

Santri Pilar Bangsa, Pesantren Benteng Akhlak

Peringatan Hari Santri 2025 ini juga menjadi ajakan untuk memperkuat ukhuwah nahdliyah dan menjaga warisan adab pesantren. “Ilmu tanpa adab tak akan membawa manfaat. Santri harus menjunjung tinggi akhlak, tawadhu kepada guru, dan cinta kepada ulama,” pesan KH Yusuf Muhammad Chudori.

Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar Semarang menjadi kota wakaf yang produktif, kota santri yang beradab, serta kota yang diberkahi Allah SWT.

Semarang, 25 Oktober 2025 (Kang Saif & Kang Fain)

You Might Also Like

MI NU 1 Situwangi Gelar Kelas Motivasi Bersama Dosen Telkom University Purwokerto
Malam Sunah Rasul: Doa Sebelum dan Sesudah Berhubungan Suami Istri Sesuai Tuntunan Islam
NU Kalipancur Gelar Lailatul Ijtima, Santri dan Warga Kompak Peringati Hari Santri
JKN Berkeadilan dan Berkah: Integrasi Prinsip Syariah dalam Mutu Layanan dan Kesejahteraan Nakes
RSI Sultan Agung Semarang Selenggarakan Pengobatan Gratis untuk Warga Terdampak Banjir
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?