Geliat Pagi Ceria SDN 2 Kutabanjarnegara
BANJARNEGARA – nujateng.com – Dalam proses pendidikan di sekolah, berbagai aspek dikembangkan agar menjadi manusia unggul sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu, setiap pagi dilakukan aktivitas “pagi ceria” yang merupakan salah satu kebijakan Kemndikdasmen untuk penguatan karakter murid.
“Dalam rangka merespon regulasi dari Kemendikdasmen, sekolah kami melaksanakan program pagi ceria. Aktivitas pagi ceria terdiri dariĀ menyanyikan lagu Indonesia Raya, melaksanakan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH), dan berdoa bersama. Anak-anak berbaris di halaman lalu melakukan aktivitas bersama dipandu oleh guru. Salah satu aktivitas yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran murid adalah dengan senam. Otot dan organ tubuh digerakkan, sehingga komponen kebugaran dapat terlatih. Jika murid sehat dan bugar akan mendukung dalam prestasinya, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik,” ujar Slamet Sugiyanto Kepala SD Negeri 2 Kutabanjarnegara.
Aktivitas pagi ceria yang dilakukan rutin setiap hari adalah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Hal ini bertujuan untuk memupuk nasionalisme dan cinta NKRI. Dalam praktiknya, menyanyikan lagu Indonesia Raya dipandu dengan iringan musik sehingga murid berlatih menyanyikannya dengan benar.

“Menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap hari akan menumbuhkan kecintaan terhadap NKRI. Aktivitas ini kami lakukan bukan semata-mata hanya menjalankan regulasi, namun lebih kepada aktivitas yang penuh kesadaran dan kebermaknaan. Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, biasanya murid kami ajak untuk mendalami dan menyelami betapa besar bangsa Indonesia. Murid diajak menyukuri nikmat kemerdekaan yang diberikan Tuhan, agar mereka dimasa yang akan datang menjadi warga negara yang baik dan melakukan kebaikan dalam rangka memajukan bangsa dan negara,” ungkap Erni Suryaningsih, guru SD Negeri 2 Kutabanjarnegara.
Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan senam, murid memulai aktivitas dengan berdoa bersama. Dengan demikian sebelum aktivitas pembelajaran murid diajak untuk aktivitas olah raga, olah rasa, olah pikir, dan olah hati dalam bingkai aktivitas pagi ceria di SD Negeri 2 Kutabanjarnegara.***(Slamet Sugiyanto)
