
KERSANA – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Kersana sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengisian EMIS 4.0 pada Ahad, 2 Agustus 2026. Acara penting ini ditempatkan di MDT Babussalam Desa Kemukten, yang dikenal sebagai salah satu Madrasah Diniyah Takmiliyah dengan jumlah santri terbanyak di Kecamatan Kersana, yakni mencapai lebih dari 300 murid.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pengelola madrasah dalam tertib administrasi data digital, mengingat EMIS 4.0 merupakan basis data utama Kementerian Agama untuk pemetaan dan penyaluran program bantuan EMIS.
Di sela-sela agenda sosialisasi data tersebut, acara turut dihadiri oleh perwakilan akademisi dari Sekolah Tinggi Agama Islam Brebes (STAIB), Bapak Fathurrohman. Kehadiran beliau bertujuan untuk mensosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STAIB Tahun Akademik 2026/2027.
Dalam paparannya, STAIB memperkenalkan program unggulan baru yaitu Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) khusus untuk Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Program RPL ini menjadi angin segar bagi para guru madrasah atau praktisi pendidikan yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S1 dengan mengonversi pengalaman kerja atau pembelajaran masa lalu menjadi sks perkuliahan, sehingga masa kuliah bisa ditempuh dengan lebih singkat dan efisien.
Sebagai informasi, STAIB yang bergerak di bawah naungan Yayasan Bintang Sembilan kini terus berkembang pesat dan telah sukses menyelenggarakan berbagai program studi strata satu (S1). Beberapa jurusan yang tersedia dan bisa dipilih oleh calon mahasiswa baru antara lain:
S1 Pendidikan Agama Islam (PAI)
S1 Syariah Islam
S1 Ekonomi Islam
S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD)
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme, memberikan manfaat ganda bagi para peserta: pembenahan data madrasah yang valid sekaligus peluang peningkatan kualifikasi akademik guru Diniyah di wilayah Kecamatan Kersana.
