By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: PPFF Semarang Jadi Destinasi Studi Tiru Banyak Pesantren: Ponpes Nurul Qur’an Boyolali Studi Tiru Manajemen dan Kurikulum PPFF
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » PPFF Semarang Jadi Destinasi Studi Tiru Banyak Pesantren: Ponpes Nurul Qur’an Boyolali Studi Tiru Manajemen dan Kurikulum PPFF
PPFF

PPFF Semarang Jadi Destinasi Studi Tiru Banyak Pesantren: Ponpes Nurul Qur’an Boyolali Studi Tiru Manajemen dan Kurikulum PPFF

Dwi Widiyastuti
Last updated: July 22, 2026 2:45 pm
Dwi Widiyastuti
Published: July 22, 2026
Share
SHARE
PPFF menerima kunjungan silaturahmi dan studi tiru dari jajaran pengurus Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qur’an Simo, Boyolali, (22/7/2026).

 

SEMARANG, Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang kembali menjadi destinasi studi tiru bagi lembaga pendidikan Islam. Pada Rabu (22/7/2026), PPFF menerima kunjungan silaturahmi dan studi tiru dari jajaran pengurus Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qur’an Simo, Boyolali.

 

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Ponpes Nurul Qur’an Simo, Ustadz Darmadji, M.Pd.I., membawa 20 peserta yang terdiri dari pengurus yayasan serta para pendidik unit MTs dan MA. Kedatangan rombongan disambut hangat penuh keakraban oleh Pendiri dan Pengasuh PPFF, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., M.A. bersama Ibu Nyai Hj. Fenty Hidayah, S.Pd.I. di Ndalem Pengasuh.

 

Diskusi interaktif bersama Pendiri dan Pengasuh PPFF, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., M.A. dan Ibu Nyai Hj. Fenty Hidayah, S.Pd.I. di Ndalem Pengasuh.

 

Mengawali kegiatan, seluruh rombongan diajak berdiskusi interaktif sekaligus menikmati santap siang bersama di Ndalem Pengasuh. Dalam kesempatan tersebut, Kyai Fadlolan Musyaffa’, memaparkan prinsip dasar pengelolaan PPFF sebagai Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf. Kyai Fadlolan menyoroti pentingnya meluruskan stigma publik terhadap fungsi pesantren serta pentingnya membangun kesadaran mental para santri sejak dini.

 

“Selama ini ada narasi buruk yang salah, seolah pesantren itu tempat ‘bengkel’ orang-orang jelek atau tempat ‘pembuangan’ anak nakal. Stigma ini harus kita ubah! Pesantren adalah tempat terbaik untuk menata generasi masa depan. Mindset anak-anak juga harus diubah; mereka mondok bukan karena ‘dibuang’ orang tua, melainkan dikirim sebagai delegasi terbaik keluarga untuk menjadi calon-calon ulama dan pemimpin masa depan. Ketika niat dan pemahamannya sudah lurus, spirit belajar mereka akan jauh berbeda,” dawuh Kyai Fadlolan.

 

Peninjauan lapangan (hospitality tour) ke Kampus 3 PPFF, Kampus 2 PPFF, Pengolahan Sampah Pesantren, dan Kawasan Kampus Utama

 

Usai diskusi interaktif, agenda dilanjutkan dengan peninjauan lapangan (hospitality tour). Rombongan diajak melihat dari dekat berbagai sarana prasarana serta fasilitas unggulan yang menjadi pilar kemandirian PPFF, di antaranya:
* Kampus 3 PPFF: Meninjau area Greenhouse, fasilitas Urban Farming, peternakan, perikanan, hingga Laboratorium SMK Agribisnis & Agriteknologi.
* Kampus 2 PPFF: Mengamati minimarket, cafe, bookshop, pengelolaan Greenhouse serta sistem budidaya tanaman bawang, cabau dan sayur.
* Pengolahan Sampah Pesantren: Mempelajari sistem pengelolaan dan pemilahan sampah mandiri berwawasan lingkungan khas PPFF.
* Kawasan Kampus Utama: Melihat kedisiplinan dan aktivitas belajar santri di lingkungan gedung utama pesantren yang bersih dan rapi.

 

Pengasuh Ponpes Nurul Qur’an Boyolali, Ustadz Darmadji, M.Pd.I., menyampaikan rasa kagum dan apresiasinya atas penyambutan serta keterbukaan PPFF dalam membagikan ilmu tata kelola.

 

“Kami sangat bersyukur dapat silaturahmi dan berguru langsung ke PPFF. Di bawah bimbingan Kyai Fadlolan dan Ibu Nyai Fenty, PPFF terbukti sukses mengelola pesantren menjadi ekosistem yang sangat baik dan maju. Banyak ilmu serta ide segar yang siap kami terapkan untuk memajukan unit MTs dan MA di tempat kami,” ungkap Ustadz Darmadji.

 

Kegiatan studi tiru ini ditutup dengan foto bersama di halaman utama PPFF. Harapannya, silaturahmi ini mempererat ukhuwah antarpesantren serta membawa keberkahan dan kemajuan bagi pendidikan Islam di Indonesia.

You Might Also Like

Jurnalis Senior Ali Arifin Tutup Usia, PPFF Semarang Sampaikan Belasungkawa Mendalam*
Super Kilat, PPFF Bangun Gedung Asrama Tahfidh 60x12m² Setelah Rampungkan Bangunan Sahah Tahfidh
Bahas Masa Depan Media Pesantren, 100 Utusan Pesantren se-Jateng Serbu PPFF Semarang
Seru dan Kreatif! Tim Media PPFF Latihan Menjadi Jurnalis Profesional
Di Balik Pakan dan Kandang, Ada Pelajaran tentang Masa Depan
TAGGED:Fadlolan Musyaffa'PPFFppff semarangYai Fadlolan
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?