
nujateng.com – Muharram merupakan salah satu bulan paling mulia dalam Islam.
Bulan yang menjadi awal tahun Hijriah ini termasuk dalam empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT.
Di bulan penuh keberkahan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, memperbanyak istighfar, dzikir, sholawat, dan doa.
Bagi siapa pun yang sedang menghadapi kesulitan hidup, persoalan ekonomi, masalah keluarga, kesehatan, atau memiliki harapan yang belum terwujud, Muharram adalah waktu yang tepat untuk mengetuk pintu langit melalui doa-doa terbaik.
Berikut beberapa doa dan amalan yang dianjurkan untuk diamalkan selama bulan Muharram.
1. Membaca Surah Al-Ikhlas Sebanyak-banyaknya
Surah Al-Ikhlas merupakan surah yang sangat agung karena berisi pengakuan tentang keesaan Allah SWT.
Banyak ulama menganjurkan memperbanyak membaca surah ini sebagai bentuk dzikir dan pendekatan diri kepada Allah.
Bacaan Surah Al-Ikhlas
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
Artinya:
“Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.”
Membaca Surah Al-Ikhlas dengan penuh keyakinan dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, memohon keberkahan hidup, serta mengharap dibukakan pintu rezeki yang halal dan penuh keberkahan.
2. Dzikir Nabi Yunus: Doa Saat Menghadapi Kesulitan
Setiap manusia pasti pernah berada dalam titik terendah kehidupannya. Saat itulah doa Nabi Yunus menjadi salah satu dzikir terbaik yang dapat diamalkan.
Dzikir ini diucapkan Nabi Yunus AS ketika berada dalam perut ikan paus, dalam keadaan gelap dan penuh kesulitan. Namun Allah mengabulkan doanya dan menyelamatkannya.
Bacaan Dzikir Nabi Yunus
لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Artinya:
“Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”
Dzikir ini mengandung tiga unsur penting dalam berdoa:
– Mengakui keagungan Allah.
– Mensucikan Allah dari segala kekurangan.
– Mengakui kesalahan diri sendiri.
Ketika dibaca dengan hati yang khusyuk, dzikir ini menjadi sarana memohon pertolongan Allah di tengah berbagai kesulitan hidup.
3. Doa Memohon Ampunan dan Taubat
Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk membuka lembaran baru kehidupan.
Sebagaimana kita memasuki tahun Hijriah yang baru, kita pun diajak untuk memperbarui hubungan dengan Allah melalui taubat yang tulus.
Doa Memohon Ampunan
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Artinya:
“Ya Rabb-ku, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkaulah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Karena itu, memperbanyak istighfar dan doa pengampunan di bulan Muharram menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan agar hati menjadi lebih tenang dan hidup semakin diberkahi.
4. Perbanyak Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW
Salah satu amalan yang ringan namun memiliki pahala yang sangat besar adalah bersholawat kepada Rasulullah SAW.
Sholawat bukan hanya bentuk cinta kepada Nabi, tetapi juga menjadi sebab turunnya rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.
Bacaan Sholawat
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad.”
Semakin banyak seseorang bersholawat, semakin besar pula harapannya untuk mendapatkan syafaat Rasulullah SAW dan kemudahan dalam berbagai urusan kehidupan.
Muharram Bukan Sekadar Tahun Baru, Tetapi Momentum Perubahan Diri
Banyak orang memasuki tahun baru Islam hanya dengan ucapan dan perayaan. Padahal makna Muharram jauh lebih dalam daripada itu.
Muharram adalah momentum hijrah, memperbaiki diri, meninggalkan dosa, memperkuat hubungan dengan Allah, dan menata kembali tujuan hidup.
Jika selama ini hati dipenuhi kegelisahan, ekonomi terasa sempit, hubungan keluarga kurang harmonis, atau doa-doa terasa belum terjawab, maka jadikan Muharram sebagai titik awal untuk kembali mendekat kepada Allah.
Perbanyak doa, dzikir, istighfar, sholawat, sedekah, dan amal saleh lainnya. Sebab tidak ada satu pun doa yang sia-sia di sisi Allah.
Mungkin tidak selalu dikabulkan sesuai waktu yang kita inginkan, tetapi Allah selalu menjawab dengan cara terbaik menurut hikmah-Nya.
Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang mendapatkan keberkahan Muharram, diampuni dosa-dosanya, dilapangkan rezekinya, disehatkan jasmani dan rohaninya.
Dan dikabulkan segala hajat yang baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.***
