Kajian Spesial Ramadan di Masjid Islamic Centre bertema Memurnikan Ibadah untuk Meraih Ridha Allah

SEMARANG – nujateng.com – Masjid Islamic Centre Jawa Tengah kembali menggelar kajian Ramadan Bakda Subuh yang dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan. Pada kesempatan tersebut, kajian disampaikan oleh Habib Hasan Al Jufri dengan tema “Kemurnian Ibadah”.
Dalam tausiyahnya, Habib Hasan Al Jufri menjelaskan bahwa tujuan utama seorang muslim dalam beribadah adalah semata-mata mengharap ridha Allah. Beliau menegaskan bahwa terdapat perbedaan antara orang yang hanya ingin masuk surga dengan orang yang justru dirindukan oleh surga.
Menurut beliau, ada beberapa golongan manusia yang disebut-sebut sebagai orang yang dirindukan oleh surga. Di antaranya adalah:
1. Ahli Al-Qur’an, yaitu orang yang senantiasa membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupannya.
2. Orang yang menjaga hatinya, sehingga tidak menyakiti atau melukai perasaan orang lain.
3. Orang yang gemar memberi makan kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
4. Orang yang berpuasa semata-mata karena Allah, bukan untuk dipuji atau dilihat oleh manusia.
Habib Hasan Al Jufri mengibaratkan bahwa surga seakan-akan “berebut” menarik orang-orang dengan sifat tersebut karena keikhlasan dan kebaikan amal mereka. Oleh karena itu, beliau mengingatkan agar setiap ibadah yang dilakukan benar-benar dilandasi niat yang murni karena Allah.
Beliau juga mencontohkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika seseorang pergi ke masjid untuk beribadah. Jika dipuji orang lain, hendaknya mengucapkan Alhamdulillah. Namun jika tidak dipuji pun tidak menjadi masalah, karena tujuan ibadah tersebut bukan untuk mendapatkan pujian manusia, melainkan hanya mengharap ridha Allah semata.
Kajian ini diharapkan dapat memotivasi para jamaah untuk terus memperbaiki niat dan memurnikan ibadah dalam setiap amal yang dilakukan. Dengan niat yang ikhlas, seorang hamba akan tetap semangat meskipun di akhir-akhir Ramadan karena tujuan utamanya adalah mencari keridaan Allah SWT.
